Translate

Selasa, 28 April 2009

DIDIKKAN.UNTUK ORANG-ORANG YANG INGIN SEMPURNA


pembelajaran Tafsir:
Oleh. Saif Riza ABabil. SS.S.Hum

1.Al Fatihah 1 : Kenanglah jasa kebaikan dan pengorbanan orang lain kepada kita niscaya akan menimbulkan rasa hutang budi, kelembutan hati dan kasih sayang kepadanya.

2.Al Fatihah 2 : Bila kita dipuji segeralah ingat aib, dosa, maksiat dan kekurangan yang kita miliki agar kita tidak terkecoh, segeralah memuji Allah yang menutupinya.

3.Al Fatihah 3 : Tak usah ragu untuk mengasihi dan menyayangi sesama karena semua itu akan kembali pada diri kita, minimal kepuasan bathin bila ikhlas melakukannya.

4.Al Fatihah 4 : Ingatlah hidup hanya mampir. Akan datang saatnya kita meninggalkan apapun yang kita miliki dan cintai. Semakin siap, semakin bermakna hidup ini.

5.Al Fatihah 5 : Sungguh cemas dan berbahaya bila hidup di belantara dunia tak ada yang memandu, tapi sungguh tenang dan selamat bila selalu dibimbing Allah Pemilik Semesta.

6.Al Fatihah 7 : Orang yang diberi nikmat bukanlah yang bergelimang duniawi, tapi orang yang diberi kemampuan mengenal Allah, menapaki jalan yang diridhoi Allah dan ikhlas hatinya.

7.Al Baqarah 1-7 : Kekuatan keyakinan/keimanan bagai akar yang kokoh menghujam. Membuat pohon kehidupan akan tahan hempasan badai masalah dan tetap berbuah manfaat.

8.Al Baqarah 1-7 (b) : Iman yang lemah bagai akar yang rapuh akan membuat pohon kehidupan selalu goyah dan mudah roboh. Serta sulit berbuah manfaat bagi sesama.

9.Al Baqarah 1-7 (c) : Waspadalah bila kita sulit / tak suka menerima nasihat/peringatan . Ternyata Allah menggolongkan menjadi kaum yang ingkar tertutup hatinya. Naudzubillah.

10.Al Baqarah 8-13 : Hati-hati lah jangan sampai kita menganggap orang lain bodoh. Padahal kita bodoh dalam pandangan Allah. Jangan sampai merasa benar padahal salah. Itulah penyakit hati.

11.Al Baqarah 14-18 : hati-hati jangan sampai diri kita termasuk kaum munafik. Berkata tentang kebenaran tetapi hati mendustakan, kehidupan bagai dalam kegelapan, bisu, buta, tuli, hina.

12.Al Baqarah 19-22 : Lemah iman dan tak beriman amat takut akan kematian. Tutup mata dan telinga akan kebenaran. Kokoh iman tak takut kematian bahkan rindu jumpa Allah.

13.Al Baqarah 23-25 : Allah menantang kita untuk membuat ayat Qur’an. Kita tak pernah sanggup. Agar kita mantap, puas, sukses dan bahagia dengan bimbingan Al Qur’an.

14.Al Baqarah 26 : Perumpamaan nyamuk yang mencari makan, saat mencari dan setelah makan jiwanya selalu terancam. Kita harus bersyukur. Carilah rezeki dengan halal jangan lalai ibadah dan sedekah.

15.Al Baqarah 31 : Tiada satupun pengetahuan kecuali milik Allah. Tak satupun yang kita tau kecuali dengan ijin Allah. Semua itu untuk mengenal, mendekat, dan taat kepada Sang Pemberi.

16.Al Baqarah 33 : Allah Maha tau segala rahasia langit dan bumi. Allah mengetahui yang lahir dan tersembunyi. Karena segalanya adalah ciptaanNYA, segalanya adalah milikNya dan dalam genggamanNya.

17.Al Baqarah 35 : Apapun perintah yang Allah sukai, pastilah yang terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat kita. Tapi nafsu selalu menipu menampakkan indah sesuatu yang busuk.

18.Al Baqarah 36 : Hati-hati tabiat penasaran dan nafsu kita. Walau Allah memberi kenikmatan syurga bagi adam hawa namun tetap tergelincir oleh buah terlarang yang tak berharga.

19.Al Baqarah 37 : Maha Suci Allah, Dia menyaksikan dosa-dosa hamba-hambaNya. Dia yang menuntun dengan kalimat taubat. Dia pula yang memberi ampunan, Maha Agung kasih sayang Allah.

20.Al Baqarah 38 : Semua orang rindu rasa aman, bahagia, dan bebas dari kecemasan. Ternyata kuncinya adalah mengikuti petunjuk dari Yang Maha Tau Segalanya, tak bisa mengarang sendiri.

21.Al Baqarah 40 : Dua kunci menjadi orang yang dijamin dengan janji Allah yang pasti ditepati. Selalu mengingat-ngingat nikmat yang dianugerahkan Allah. Dan menepati janji kepada Allah.

22.Al Baqarah 44 : Hati-hatilah menyuruh orang lain tapi tak menyuruh diri. Selain akan menjatuhkan harga diri dan wibawa, Allah menggolongkan seperti orang yang tak berpikir.

23.Al Baqarah 45-46 : Ingat kunci pertolongan Allah adalah pada SABAR dan SHOLAT. Akan ringan bagi yang KHUSYU yaitu yang yakin akan pertemuan dengan Allah dan yakin kembali pada NYA.

24.Al Baqarah 48 : Allah memerintahkan kita menjaga diri karena syareatnya diri kita yang paling bertanggung jawab, tak ada yang membahayakan dan mencelakakan diri selain kelakuan sendiri.

25.Al Baqarah 57 : Maha Suci Allah yang tidak pernah mendzalimi hamba-hambaNya. Sesungguhnya penderitaan dan malapetaka adalah buah dari perbuatan kita, mendzalimi diri sendiri.

26.Al Baqarah 58 : Tiap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas adalah bagian dari syukur. Dan syukur akan mengundang karunia Allah lainnya. Perbanyaklah kebaikan dengan ikhlas.

27.Al Baqarah 59 : Fasik adalah tahu perintah Allah tapi tidak mau mengerjakannya bahkan melakukan yang tidak diperintahkan. Semua itu mengundang petaka bagi diri sendiri.

28.Al Baqarah 61 : Berhati-hatilah terhadap keinginan. Diperbudak keinginan akan menjerumuskan hidup dalam petaka. Kendalikan keinginan niscaya akan selamat dan bahagia.

29.Al Baqarah 62 : Kekuatan keimanan seorang mukmin yang gemar beramal sholeh, tidak diperdaya kekhawatiran dan kesedihan, karena yakin akan janji dan jaminan Allah.

30.Al Baqarah 74 : Sesungguhnya ada batu yang masih bercelah dan mengalirkan air karena takut pada Allah, tapi ada hati yang lebih keras membatu yang tak pernah tergetar pada Allah.

31.Al Baqarah 76-77 : Manusia bermuka dua adalah kaum munafik, di depan tampak beriman, di belakang dusta. Allah Maha Tahu yang Nampak dan yang tersembunyi.

32.Al Baqarah 78-79 : Allah amat murka pada yang sok tahu dan berbohong yang berkata ini dari Allah padahal bukan. Hati-hatilah jangan sampai mengada-ada atas nama Allah!

33.Al Baqarah 83-86 : Para pengingkar janji digolongkan kepada orang yang membeli kehidupan dunia dengan menjual kehidupan akhirat, mengutamakan yang akan sirna daripada yang kekal.

34.Al Baqarah 86 : Segala perbuatan mempermainkan agama/janji Allah, pastilah akan berbuah kehinaan, malapetaka, dan Allah tidak akan memberikan pertolonganNya.

35.Al Baqarah 87-91 : Waspada! Kedengkian betul-betul membutakan hati, tak bisa melihat dan mengakui kebenaran dari pihak lain, sehingga hidup dalam kegelapan dan kesesatan.

36.Al Baqarah 87-91(b) : Allah membagikan nikmat sesuka Allah kepada siapa saja yang Dia kehendaki, kedengkian kita hanya menjadi bencana bagi diri sendiri.

37.Al Baqarah 91 : Janganlah kebangsaan menghalangi mencari kebenaran, karena tiap bangsa adalah ciptaan Allah dan Allah memberi kebenaran lewat siapapun yang dia kehendaki.

38.Al Baqarah 94-95 : Alat ukur kecintaan kepada Allah adalah ingat mati. Pecinta Allah tak gentar bahkan rindu, tapi pecinta dunia amat takut dan tak ingin mati.

39.Al Baqarah 96 : Para pecinta dunia sangat tamak dan berharap berumur panjang karena keserakahannya. Para Pecinta Allah ingin umur panjang yang berkah untuk beramal shalih.

40.Sihir memang ada. Sihir adalah perbuatan syirik yang amat jahat dan hanya bisa terjadi atas izin Allah. Maka berlindunglah selalu kepada Allah.

41.Ciri kedengkian adalah tidak rela melihat orang lain senang, padahal Allah membagikan nikmat kepada siapa yang dikehendaki tak terhalang oleh kedengkian.

42.Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kewajiban kita adalah berbaik sangka kepadaNya dan mentaatiNya dengan ikhlas .

43.Sikap kepada pendengki adalah memaafkan dan membiarkan sampai Allah menentukan keputusanNya, jangan biarkan kedengkian orang lain mencuri waktu, hati, dan kemuliaan kita.

44.Al Baqarah 115 : Dan milik Allah timur dan barat kemanapun menghadap disitulah Allah, tiada tempat dimanapun kecuali Allah, mutlak dalam kekuasaan Allah.

45.Al Baqarah 117 : Tiada yang mustahil bagi Allah, “kun fayakun” bila Dia menghendaki sesuatu pasti akan terjadi. Maka jangan pernah putus asa dari pertolonganNya.

46.Al Baqarah 119 : Nabi Muhammad diutus sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, maka hendaknya dakwah Islam dapat membawa kebahagiaan dan mengingatkan dengan bijak.

47.Al Baqarah 125 : Nabi Ibrahim AS mengajari kita untuk membuat suatu yang monumental dan bermanfaat terus menerus seperti Ka’ bah. Maka tanamlah kebaikan yang langgeng manfaatnya.

48.Al Baqarah 127 : Agar hati ikhlas, kuncinya fokuskanlah fikiran kita agar apapun yang kita lakukan diterima Allah, saat awal, ketika, dan setelah beramal.

49.Al Baqarah 128 : Doa Nabi Ibrahim as untuk anak cucunya adalah isyarat bahwa tanggung jawab dan sukses orangtua adalah ketika diri dan keturunannya tunduk patuh kepada Allah.

50.Al Baqarah 130 : Masuk hutan tanpa peta, penunjuk arah adalah kebodohan, akan tersesat, dan sengsara sepanjang jalan, agama adalah petunjuk, kehidupan tanpa agama adalah kebodohan.

51.Al Baqarah 134 : Allah Maha Adil. Tak ada yang tertukar setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya dan seseorang tak akan memikul tanggung jawab yang tak dilakukannya.

52.Al Baqarah 143 : Allah memberi perintah dan larangan bukan karena Allah membutuhkan sesuatu dari hamba-hambaNya, melainkan sebagai ujian ketaatan dan keikhlasan bagi hamba-hambaNya.

53.Al Baqarah 154 : Ada orang masih hidup tapi dianggap mati karena sia-sia dan mendustakan kebenaran, tapi ada yang telah wafat tapi tetap hidup di sisi Allah, yaitu para Syuhada.

54.Al Baqarah 155 a : Hidup adalah perpindahan dari satu masalah ke masalah lain. Allah menguji kita agar semakin matang dan dekat denganNya bila kita menyikapi dengan tepat.

55.Al Baqarah 155 b : Yang paling menggelisahkan dalam hidup ini adalah takut kehilangan sesuatu : kedudukan, harta, jiwa, popularitas, dll padahal itu semua titipan Allah.

56.Al Baqarah 159 – 161 : Allah mengampuni manusia yang terlaknat sekalipun, kuncinya tobat sebelum ajal tiba dan segera mengadakan perbaikan serta mau menyampaikan kebenaran.


57.Al Baqarah 165 : Manusia akan diperbudak oleh yang dicintainya. Sebaik-baik kecintaan adalah kepada Allah, akan jadi mulia. Seburuk-buruk kecintaan adalah kepada selain Allah.

58.Al Baqarah 172 : Makan yang halal dan thoyib itu nikmat, yang lebih nikmat adalah mensyukuri yang ada dengan cara banyak memberi makan saudara kita yang lapar dengan hati ikhlas.

59.Al Baqarah 173 a : Allah mengharamkan bangkai, darah, babi dan yang disembelih tak atas nama Allah, untuk menguji keimanan, memilih ketaatan atau hanya memuaskan nafsu?

60.Al Baqarah 173 b : Dalam hidup ini aka nada ujian, situasi yang darurat, seperti bolehnya memakan yang diharamkan, TAPI bukan karena ingin menikmati atau menjadi berlebih-lebihan.

61.Al Baqarah 178-179 : Hukuman karena nafsu amarah akan cenderung dzolim dan mengundang kedendaman. Hukuman dengan dasar keadilan akan menimbulkan ketenangan dan hikmah.

62.Al Baqarah 180 : Perintah berwasiat adalah kearifan bertanggung jawab terhadap orang yang kita tinggalkan. Sebaik-baik peninggalan adalah mewariskan nama baik dan anak-anak yang soleh.

63.Al Baqarah 182 : Wasiat yang tak adil ibarat menyimpan bom waktu, yang akan meledak merusak kekeluargaan. Kasih sayang tak boleh membuat kita bersikap tidak adil.

64.Al Baqarah 183 : Puasa adalah KEMAMPUAN MENGENDALIKAN DIRI. Hidup terkendali akan terasa nikmat dan mudah mencapai tujuan tapi hidup tak terkendali pasti akan nelangsa dan celaka.

65.Al Baqarah 186 : Allah Maha Dekat, lebih dekat dari siapapun terdekat, tapi dekatnya Allah buka dengan jarak karena Dia tak serupa apapun. Kian kuat iman kian dekat.

66.Al Baqarah 187 : Allah menghalalkan ‘bercampur’ di malam-malam bulan Ramadhan. Allah Maha Mengerti keadaan hamba-hambaNya dan pasti semua aturanNya adalah untuk kebaikan kita.

67.Al Baqarah 188 : Mengambil dengan cara yang tak halal bagai mengambil air limbah, banyak tapi kotor, racun. Rizki halal bagai mata air yang jernih segar, menyehatkan.

68.Al Baqarah 194 : Islam mengizinkan membalas dengan tindakan serupa dan seimbang sebagai keadilan, tapi bila membalas dengan sikap yang lebih baik adalah lebih disukai Allah.

69.Al Baqarah 195 : Terlarang berbuat sesuatu yang menjatuhkan diri dalam kebinasaan karena diri ini adalah amanah Allah, berbuat yang merusak diri adalah mengkhianati amanah itu.

70.Al Baqarah 196 : Ibadah haji penuh pengorbanan harta, waktu, tenaga, pikiran tapi terasa nikmat. Ternyata apapun bila karena Allah akan terasa ringan dan nikmat.

71.Al Baqarah 197 : 3 larangan utama selama dijamu Allah dalam berhaji, RAFATS (berpikir kotor dan mesum), FASIK (tau tapi sengaja melanggar), JIDAL (berbantah-bantahan).

72.Al Baqarah 201 : Allah mengajarkan kita doa sapujagad sebagai TARGET HIDUP kita :
1. Kebaikan hidup dunia 2. Kebaikan akhirat 3. Dilindingi dari api neraka.Amin

73.Al Baqarah 204 : Ternyata ada manusia yang amat manis dimulut dan menarik tapi busuk di hati, yaitu kaum munafik. Waspadalah dengan selalu dekat dan berlindung kepada Allah.

74.Al Baqarah 205 : Ciri-ciri munafik lainnya adalah amat mudah merusak alam, tumbuhan, hewan, tak memiliki belas kasih dan tanggung jawab. Naudzubillah!

75.Al Baqarah 208 : Tak akan sempurna kenikmatan bila hanya paham sebagian. Begitu pula indah dan nikmatnya ISLAM tak terasa bagi yang tak masuk secara KAAFAH (total).

76.Al Baqarah 212 : Di antara tanda keingkaran (kekafiran): memandanga indah kehidupan dunia sehingga melupakan akhirat dan menganggap rendah/hina orang beriman.

77.Al Baqarah 213 a : Allah mengutus nabi-nabi sebagai PEMBERI KABAR GEMBIRA dan PEMEBERI PERINGATAN. Kata kuncinya : jadikan dakwah membawa kabar gembira sebagai langkah awal.

78.Al Baqarah 216 : Boleh jadi kita benci sesuatu tapi baik bagi Allah dan boleh jadi kita suka sesuatu tapi buruk bagi Allah. Allah Maha Tahu dan kita tidak tahu.

79.Al Baqarah 221 : Memilih jodoh hanya karena menarik tak menjadi jaminan kebahagiaan. Pilihlah yang paling kokoh imannya, yang terbukti dari ketaatan, akhlaq, dan kemanfaatan.

80.Al Baqarah 222 : Sesungguhnya Allah amat mencintai hambaNya yang banyak bertobat dan mensucikan diri, yaitu menyesali dosa-dosa, memohon ampunan dan menjauhi maksiat.

81.Al Baqarah 233a : Anjuran menyusui selama 2 tahun adalah ilmu Allah yang pasti terbaik untuk semua pihak, lahir maupun bathin, dan kesempurnaannya ada pada keikhlasan.

82.Al Baqarah 235 : Yakinilah Allah Maha Tahu segala lintasan dan isi hati kita. Maka MALUlah bila terlintas hal yang buruk atau berniat yang dilarang Allah.

83.Al Baqarah 237 : Sesungguhnya MEMAAFKAN itu lebih dekat kepada TAQWA. Dimaafkan itu nikmat tapi memaafkan jauh lebih nikmat, apalagi memberi maaf sebelum diminta.

84.Al Baqarah 238 : Khusyu’ dalam SHALAT akan tampak pula dalam keseharian. Khusyu’ artinya paham dan penuh perhatian kepada apa yang dilakukan, sungguh-sungguh, tenang, dan fokus.

85.Al Baqarah 245 : Barangsiapa yang memberikan pinjaman kepada Allah Pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran dengan banyak. Inilah janji Allah yang pasti benar.

86.Al Baqarah 250 : Doa menghadapi ancaman besar, “Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkan pendirian kami dan tolonglah dari kaum yang ingkar.

87.Al Baqarag 251 : Tabiat manusia pada umumnya mudah berbuat kerusakan. Allah lah yang menolak keganasan satu sama lainnya, maka cukuplah Allah sebagai Pelindung.

88.Al Baqarah 253 : Allah lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lain dari para RasulNYA. Jadi kemuliaan adalah hak ALLAH yang diberikan kepada yang dikehendaki.

89.Al Baqarah 254 : Kita berpacu dengan kesempatan. JANGAN TUNDA berbuat KEBAIKAN. Bila ajal datang maka kesempatan telah sirna dan tak akan pernah kembali lagi.

90.Al Baqarah 256 : Tak ada paksaan memasuki ISLAM. Tugas kita sebagai ummat Islam adalah menjadi bukti muslim yang baik dan membantu siapapun mendapat manfaat dari Islam.

91.Al Baqarah 257 : Kegelapan membuat segala tak pasti, cemas dan ragu. IMAN adalah CAHAYA, hidup kan mantap, nikmat kan jelas dan bahaya kan nampak agar dihindari.

92.Al Baqarah 260 : Nabi IBRAHIM AS makin yakin bukti kebesaran ALLAH. Maka untuk MEYAKINKAN keindahan Islam, kuncinya adalah berilah BUKTI dengan menjadi pribadi indah.

93.Al Baqarah 261 : Jaminan ALLAH terhadap yang bersedekah adalah seperti tanam 7 bulir yang tiap bulirnya keluar 100 biji. ALLAH benar-benar melipatgandakan rizki ahli sedekah.

94.Al Baqarah 262 : WASPADAlah terhadap penghapus keutamaan sedekah yaitu 1. MENYEBUT2 PEMBERIAN (riya/pamer) 2.MENYAKITI PERASAAN YANG DIBERIKAN SEDEKAH.

95.Al Baqarah 263 : PERKATAAN YANG BAIK dan PEMBERIAN MAAF lebih baik drpd SEDEKAH yang disertai sesuatu yg MENYAKITKAN perasaan. Sedekahlah dg sikap TERMULIA.

96.Al Baqarah 264 : Bagai batu licin ada tanah ditimpa hujan lebat maka jadilah bersih tak bersisa. Itulah tamsil bagi yang PAMER sedekah&menyakiti yang diberi.

97.Al Baqarah 265 : Bagai kebun yang disiram hujan, buahnya berlipat ganda, gerimispun tetap berbuah. Itulah permisalan DERMAWAN yang IKHLAS karena ALLAH semata.

98.Al Baqarah 267 : Allah menyuruh kita memberikan yang baik yang kitapun menyukainya, jangan memberikan yang buruk yang kitapun memicingkan mata tak menyukainya.

99.Al Baqarah 268 : Syaitan menakut2i dengan kemiskinan dan mengajak kikir. ALLAH menjanjikan ampunan dan kurnia melimpah dengan menjadi dermawan. Mau ikut mana?

100.Al Baqarah 269 : Manusia paling beruntung adalah yang dikaruniai HIKMAH, kepahaman tentang ALLAH, RASUL, Kebenaran Al Quran dan Hadis, serta makna dibalik tiap kejadian.

101.Al Baqarah 271 a: Menampakkan sedekah itu BAIK (dengan niat untuk dicontoh), MENYEMBUNYIKANnya itu LEBIH BAIK, lebih terpelihara dari riya. ALLAH Maha Menyaksikan.

102.Al Baqarah 271 b: ALLAH berjanji akan hapus dosa AHLI SEDEKAH yang ikhlas, yang yakin dan puas hanya ALLAH yang Maha Mengetahui apapun yang dikerjakan.

103.Al Baqarah 272 : Bukan kewajibanmu member mereka Hidayah. ALLAHlah yang memberi petunjuk. Tugas kita hanya menjadi bukti indahnya Islam dan memberi manfaat sebesar-besarnya.

104.Al Baqarah 280 : MENAGIH hutang dengan cara yang baik adalah kebaikan. MENANGGUHKAN sampai lapang lebih baik. MENGIKHLASKAN bila tak mampu adalah yang PALING ALLAH SUKAI.

105.Al Baqarah 281 : JAMINAN ALLAH; tak ada yang tertukar semuanya sempurna. Tiap amal akan kembali kepada pelakunya. ALLAH TAK BERBUAT ZOLIM merugikan hambaNya.

106.Al Baqarah 283 : Bila kita DIPERCAYA walaupun tak tertulis dan tak ada saksi, hendaklah kita SEMPURNAKAN JANJI dan AMANAT, ingat, ALLAH MAHA MENYAKSIKAN!

107.Al Baqarah 284 : Milik Allah segala yang di langit dan di bumi. Allah Maha Tahu yang tampak atau sembunyi di hati. Allah Maha Sempurna, Pembuat Perhitungan.

108.Al Baqarah 285 : CIRI MU’MIN : iman kepada ALLAH, malaikat-malaikatNYA, kitab-kitabNYA, Rasul-rasulNYA, tanpa membedakan satu dari yang lain & SAMI’NA WA ATHA’NA (kami dengar dan taat).

109.Al Baqarah 286 : Allah tak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya, Allah Maha Tahu keadaan kita lebih daripada kita sendiri. Berbaik sangka dan ikhtiarlah.

110.Al Baqarah 286b : Setiap orang mendapat pahala dari kebajikannya yang ia lakukan dan mendapat siksa dari kejahatan yang ia lakukan. Cukuplah HANYA KEBAIKAN yang kita LAKUKAN.

111.Ali Imran 4 : Al Furqon adalah pembeda yang haq dan bathil. Manusia beruntung adalah yang dapat membedakan dengan jelas yang benar dan salah, Langkah Mantap, hati tentram.

112.Ali Imran 5 : Sesungguhnya bagi Allah tak ada satupun yang tersembunyi. Jadilah selalu merasa DILIHAT, DISAKSIKAN ALLAH niscaya akhlaq akan terpelihara dan mulia.

113.Ali Imran 6 : Allah yang membentuk diri kita. Semua adil yang terbaik dalam pandanganNYA. Buruk dan cacat hanyalah pandangan nafsu kita saja. Semuanya ada hikmahnya.

114.Ali Imran 8 : Doa hidayah Ya Robbana, jangan jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah KAU beri hidayah, karuniakan rahmatMU. ENGKAUlah Pemberi Karunia.

115.Ali Imran 14: Allah MENGUJI dengan menjadikan indah dalam pandangan manusia : wanita, anak-anak, harta benda, kendaraan, tanah dll. Ingat hanya di sisi ALLAH sebaik-sebaik karunia.

116.Ali Imran 17 : Inilah diantara ciri-ciri ahli SURGA, orang yang SABAR, TUNDUK, Taat, Menafkahkan harta di jalan ALLAH dan yang memohon ampunan di waktu Sahur(Tahajjud).

117.Ali Imran 19 : Sesungguhnya agama disisi ALLAH hanyalah ISLAM = penyerahan diri sepenuhnya kepada ALLAH dan membawa rahmat bagi seisi alam, semestinya begitulah sikap sebagai muslim.

118.Ali Imran 20 : Kewajiban kita hanya MENYAMPAIKAN bukan memaksa, awali dengan diri menjadi BUKTI indahnya ISLAM lalu beri manfaat dari Islam dan pasrahkan kepada ALLAH.

119.Ali Imran 26a : Ya Allah Pemilik segala kekuasaan, Engkau beri Kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, Engkau ambil kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki.

120.Ali Imran 26b : Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki, Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki, hanya di tanganMu segala kebajikan, Allah Maha Kuasa.

121.Ali Imran 27 : Yakinlah bahwa hanya ALLAH yang menggilirkan siang dan malam, yang menghidupkan dan mematikan. ALLAH membagi rejeki kepada siapa yang IA kehendaki tanpa batas.

122.Ali Imran 28 : ALLAH melarang kita meninggalkan orang-orang beriman dan lebih memilih teman akrab, pemimpin, pelindung atau penolong dari orang-orang yang ingkar pada ALLAH.

123.Ali Imran 29 : Katakanlah jika kamu menyembunyikan atau menampakkan apa yang ada di hatimu, PASTI ALLAH tahu. Maka pastikan, jagalah kesucian HATI kita.

124.Ali Imran 30 : Akan dating HARI PENYESALAN, yang tiap orang ingin jauhi, hari ketika tiap perbuatan baik maupun buruk kembali kepada pelakunya dan mendapat balasannya.

125.Ali Imran 31-32 : TIADA KEBAHAGIAAN SEJATI TANPA CINTA KEPADA ALLAH, Bukti cinta kepada ALLAH adalah kesungguhan kita untuk KENAL dan TAAT pada ALLAH dan RASULNYA.

126.Ali Imran 35 : Janin adalah ciptaan ALLAH, niatkanlah memiliki keturunan menjadi hamba yang saleh dan senang berkhidmat kepada ummat, agar selalu bahagia dan bermanfaat.

127.Ali Imran 36 : Sangat wajar bila kita ingin anak laki-laki/perempuan, tapi tak wajar bila kecewa karena tak sesuai harapan, karena ALAH Maha Tahu yang terbaik bagi hambaNya.

128.Ali Imran 38 : Anak soleh adalah rizki yang tak ternilai, membawa manfaat dunia akhirat, raihlah dengan keteladanan dan kasih sayang orang tua, doakanlah terus dengan doa di ayat ini.

129.Ali Imran 40 : Istri Nabi Zakariya sudah tua dan mandul, namun akhirnya mengandung. Segalanya mudah bagi ALLAH. Janganlah berputus asa. Luruskan niat & sempurnakan ikhtiar.

130.Ali Imran 57 : Segala perbuatan baik, benar-benar akan kembali kepada pembuatnya dan disempurnakan ganjarannya, maka fokuslah dalam hidup ini untuk selalu berbuat kebaikan dengan ikhlas.

131.Ali Imran 59 : Penciptaan Adam AS tanpa Ayah, Ibu, Isa AS tanpa Ayah adalah mudah bagi Allah, kun fayakun! Maka janganlah berputus asa terhadap pertolonganNYA!OPTIMIS!

132.Ali Imran 60 : ALLAH MELARANG MENJADI MANUSIA RAGU, bila ragu kuncinya adalah STOP sejenak dan segera cari info yang BAL (Benar, Akurat, Lengkap) dan kerjakan dengan YAKIN.

133.Ali Imran 66 : Masih dianggap wajar berbantah-bantahan terhadap hal yang diketahui, tapi suatu kebodohan jika berbantah-bantahan terhadap yang tak diketahui/dipahami. Pahamilah.

134.Ali Imran 72 : Mencampuradukan yang hak dan bathil seperti mencampur susu dengan kotoran. Mari istiqomah dalam kebaikan karena kebaikan itu pula yang akan kembali kepada kita.

135.Ali Imran 73 : Sesungguhnya karunia itu hanya dari Allah. Sedangkan makhluk hanya cara bagi siapa yang dikehendakiNya. Maka cukuplah Allah tempat bergantung segala urusan.

136.Ali Imran 75 : Sikap yang baik adalah mengembalikan titipan/hutang utuh pada waktunya, sikap yang buruk adalah mengembalikan sesudah ditagih-tagih, karena ada niat jelek.

137.Ali Imran 77 : Waspada jangan mudah berjanji dan bersumpah, karena bila tak ditepati, akan mengundang kemurkaan Allah. Hilang kepercayaan sesama. Pastikan TEPATI JANJI.

138.Ali Imran 78 : Ada yang lisannya seperti yang membaca kebenaran sambil menambah-nambah seakan datang dari Allah, padahal berdusta, maka berlindunglah kepada Allah berlindunglah kepada Allah dari orang yang manis mulut.

139.Ali Imran 79 : Para Nabi tak mengajarkan untuk dikultuskan. Apalagi diri kita. Tak perlu ingin dihormati orang lain. Tapi inginkanlah selalu bisa MENGHORMATI yang lain.

140.Ali Imran 83 : RELA atau TERPAKSA segalanya pasti kembali kepada Allah, yang Maha Pencipta, lalu mengapa kita sombong, lalai dan mencari jalan selain agama ALLAH ?

141.Ali Imran 84 : Tak boleh membeda-bedakan para nabi. Semua diberi karunia beragam. Ambillah hikmah dan pelajaran dari tiap nabi, dan cukupkan nabi Muhammad sebagai penyempurna.

142.Ali Imran 91 : Orang yang mengingkari Allah sampai akhir hayatnya, takkan diterima walau menebus diri dengan emas sepenuh, segala amal kebaikan harus didasari keimanan.

143.Ali Imran 103 : HANYA ALLAH yang mempersatukan hati, dari awalnya bermusuhan menjadi bersaudara, menyelamatkan kita dari kesesatan. Maka tetap berpegang teguhlah kepada agama ALLAH.

144.Ali Imran 104 : Salah satu ciri KEBERUNTUNGAN dalam hidup adalah bila kita menjadi bagian dari golongan orang yang mampu menyeru kepada yang baik dan menolak yang mungkar.

145.Ali Imran 105 : Hati-hatilah, berselisih dan bercerai-berai sesudah mendapat petunjuk kebenaran yang jelas, jauh lebih dibenci Allah dibanding yang berselisih karena kebodohan.

146.Ali Imran 110 : Sesungguhnya kita dilahirkan menjadi UMMAT TERBAIK bila : BERIMAN teguh, selalu MENGAJAK kepada KEBENARAN dan berani untuk MENCEGAH KEMUNGKARAN.

147.Ali Imran 111 : Yakinlah penghinaan dan celaan manusia tak akan membawa mudharat sama sekali tanpa ijin Allah. Takutlah akan celaan penghinaan Allah kepada kita.

148.Ali Imran 112 : KEHINAAN akan menimpa dimana saja bila kita mengingkari janji baik kepada Allah, jua kepada sesama, PASTIKAN PANTANG KHIANATI JANJI apapun yang terjadi.

149.Ali Imran 118 : HATI-HATI dalam memilih teman akrab. Bila tak punya iman, sering memudharatkan. Senang menyusahkan. Mulut menyebarkan kebencian, hatinya lebih benci lagi.

150.Ali Imran 120 : PENDENGKI itu senang saat kita susah dan susah saat kita senang. Hadapi mereka dengan kesabaran dan ketakwaan niscaya tak akan membahayakan sedikitpun jua.

151.Ali Imran 122 : Semakin bersandar kepada selain Allah, semakin gelisah dan jauh dari pertolongan Allah. Ketenangan dan kemenangan hanya bila hati bulat bertawakkal kepada Allah.

152.Ali Imran 178 : Hati2lah terhadap kelapangan dan kemudahan yang membuat kian lalai dan maksiat kepada Allah. Semua itu menjadi tanda kemurkaan Allah, bukannya nikmat.

153.Ali Imran 180 : Janganlah menyangka kebakhilan itu baik, bahkan kekikiran itulah sumber malapetaka dunia akhiratnya. Keselamatan dan kebahagiaan hanya bagi DERMAWAN.

154.Ali Imran 185 : Tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, hidup di dunia hanya MAMPIR, segala yang ada hanya TITIPAN dan kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang menipu.

155.Ali Imran 186 : Kita pasti diuji atas harta dan diri dan akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hati, namun jika BERSABAR dan BERTAQWA, niscaya akan mendapat keutamaan.

156.Ali Imran 188 : waspada SENANG MEMBANGGA-BANGGAKAN YANG TELAH DIKERJAKAN dan SENANG DIPUJI TERHADAP SESUATU YANG BELUM DIKERJAKAN, benar-benar akan mengundang murka Allah.

157.Ali Imran 190-191 : CIRI yang Berakal : ingat terus menerus dan kagum kepada perbuatan Allah dalam segala situasi. Semakin lupa kepada Allah sesungguhnya makin kurang berakal.

158.Ali Imran 197 : Janganlah terkecoh melihat orang yang ingkar tapi tampak sukses duniawi. Sesungguhnya dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu. Taat pada Allah adalah sebaik-baik rizki.

159.Ali Imran 200 : Allah menyurh kita BERSABAR DAN MENGUATKAN KESABARAN serta SELALU SIAGA dalam menhadapi hidup ini agar beruntung mendapat pertolongan Allah.

160.AnNisa 1 : Gigihlah untuk menyambungkan dan memelihara hubungan silaturahmi. Kuncinya JANGAN MENYINGGUNG dan JANGAN MUDAH TERSINGGUNG, insyaAllah aman dan nyaman.

161.AnNisa 3 : ISLAM mengijinkan poligami dengan syarat-syarat tertentu karena bukan hal mudah dan agar tak mudharat, dibatasi 4, karena sebelum masa Rasul terbiasa lebih dari itu.

162.AnNisa 4 : Mas kawin adalah penghormatan dari pihak pria. Wajib ikhlas dan menjadi hak wanita istrinya. Namun kedermawanan istri akan menambah berkah dan indah.

163.An Nisa 7 : warisan orang tua adalah bonus dari karunia Allah dengan aturan yang adil menurut Alloh. Hati-hati lah, ketamakan akan merusak aturan Alloh dan memutuskan silaturahmi.

164.An Nisa 9 : Meninggalkan keturunan yang lemah adalah perbuatan yang dilarang Islam. Maka mampukan diri untuk meninggalkan keturunan yang memiliki kekuatan lahir bathin.

165.An Nisa 11-12 : Ini adalah ayat-ayat tentang pembagian waris. Harus diimani dengan benar. Alloh Maha Tahu keadaan makhluk yang diciptakanNya dan Maha Tahu yang terbaik.

166.An Nisa 17 : Orang yang berbuat dosa karena kejahilan (kebodohan) dan bersegera bertobat, niscaya Alloh mengampuninya. Alloh Maha Tahu dan Maha Bijaksana.

167.An Nisa 18 : TAUBAT yang tidak diterima adalah taubat orang yang berbuat kejahatan sampai saat ajal tiba barulah bertobat, dan yang mati dalam keingkaran kepada Alloh.

168.An Nisa 32 : DILARANG IRI terhadap orang lain karena ALLOH membagikan rizki kepada siapa yang dikehendaki. Iri dengki tak mengubah rizki orang selain menyengsarakan diri.

169.An Nisa 32b : ALLOH yang membagikan rizki. Pria dan wanita mendapat dari apa yang diusahakannya. Selalu iringi dengan doa karena ALLOH Maha Menhetahui segala sesuatu.

170.An Nisa 34 : Kaum laki-laki adalah pemimpin kaum perempuan, bukan untuk menguasai, namun pelayan kaumnya menjadi tauladan penuh tanggung jawab.

171.An Nisa 35 : Bila ada sengketa suami istri kirimlah hakam dari kedua pihak, bila keduanya berniat baik dan tulus, ALLOH akan memberi taufik memperbaiki keluarga tersebut.

172.An Nisa 36 : Inilah urutan prioritas dalam berbuat baik : orang tua, karib kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan jauh, teman sejawat, ibnu sabil.

173.An Nisa 37 : ALLOH TAK MENYUKAI orang sombong dan membangga-banggakan diri. Ciri-cirinya KIKIR dan menyuruh yang lain kikir, tak bersyukur dengan menyembunyikan karunia ALLAH.

174.An Nisa 40 : ALLOH TAK MENZOLIMI hambaNYA walau sebesar zarrah/atom. Kita sengsara buah dari kezoliman sendiri. Kebaikan sekecil apapun dilipat gandakan ganjarannya.

175.An Nisa 46 : MENDENGAR berarti hanya pekerjaan telinga. MENDENGARKAN adalah pekerjaan akal dan hati. Mendengar kebenaran tanpa hati tak mendengarkan apa-apa, tak manfaat.

176.An Nisa 48 : Alloh tak mengampuni dosa syirik, menyembah dan mengabdikan diri kepada (Tuhan) selain ALLOH, berupa benda, harta, pangkat, jabatan, popularitas, nafsu.

177.An Nisa 58 : Alloh menyuruh kita menyampaikan amanat kepada yang berhak dan selalu berlaku adil dalam situasi apapun. Itulah yang membuat kita menjadi bahagia dan mulia.

178.An Nisa 59 : Bagai ragu di hutan, segeralah baca peta atau tanya kepada ahlinya. Begitu pula bila kita ragu atau bermasalah kembalikanlah kepada Al Qur’an dan Sunnah Nabi.


179.An Nisa 61 : Diantara ciri munafikin, selain perkataan dan perbuatannya berbeda, hati mendustakan kebenaran mereka selalu berupaya menghalangi orang untuk mengenal kebenaran.

180.An Nisa 65 : Salah satu tanda keimanan adalah merujuk kepada sunnah/contoh Rosul dalam menyelesaikan perkara, tak keberatan dan ridho, yakin yang terbaik adalah Rosul.

181.An Nisa 74 : Orang yang menukar kehidupan dunia dengan akhirat akan lebih ringan menghadapi cobaan hidup. Orang yang amat cinta dunia akan berat menghadapi hidup ini.

182.Al Maidah 76 : Mengapa harus mengabdikan diri kepada selain Alloh karena pasti selain Alloh tak akan bisa membawa mudharat atau manfaat sedikitpun tanpa seizinNya.

183.Al Maidah 82 – 83 : Yang keras memusuhi adalah Yahudi dan musyrikin yang paling dekat dengan Mu’min adalah nasrani yang berlinangan air mata atas kebenaran dan ingin jadi saksi Al Qur’an.

184.Al Maidah 87 : JANGAN MENGHARAMKAN apa yang dihalalkan Alloh dan jangan melampaui batas, segalanya harus terukur proporsional, Alloh tak suka yang berlebihan dalam segala hal.

185.Al Maidah 91 : Minuman keras dan judi adalah sarana syetan untuk menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara manusia dan untuk menghalangi dari mengingat Alloh dan Sholat.

186.Al Maidah 92 : TUGAS ROSUL adalah menyampaikan kebenaran dengan terang, begitupun kita dalam berdakwah, menjadi teladan, bukti dan dapat menyampaikan Islam dengan jernih dan terang.

187.Al Maidah 94 : ALLOH MENGUJI DENGAN LARANGAN sama sekali bukan untuk Alloh tapi pasti untuk kebaikan kita sendiri dan bila kita langgar maka celaka dan rugi kita sendiri.

188.Al Maidah 99 : INGATLAH SELALU bahwa Alloh Maha Tahu atas yang dinyatakan dan disembunyikan maka pastikan tidak mencari ridlo manusia dengan menepis ridlo Alloh SWT.
189.Al Maidah 100 : YG BURUK dan MENCELAKAKAN SERING tampak baik dan menarik hati karena NAFSU maka waspadalah dan dekatlah pada Alloh agar pikiran jernih, jelas baik dan buruk.

190.Al Maidah 110 : Perintah syukur kepada Nabi Isa, sebuah nikmat hanya akan dinikmati bila disyukuri, sebaliknya nikmat tak akan ternikmati bagi yang tak tau bersyukur.

191.Al Maidah 118 : Doa Nabi Isa ‘Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hambaMu, jika engkau mengampuni mereka, sesungguhnya engkau Maha perkasa lagi Maha bijaksana.’

192.Al An’am 2 : HANYA ALLAH yang menentukan kematian/ajal kita dan hanya Dia yang tahu waktunya, maka slalu waspada, siap pulang dengan niat dan amal baik setiap saat.

193.Al An’am 3 : SADARI bahwa ALLOH BENAR-BENAR mengetahui segala yang dirahasiakan maupun yang terang-terangan, menyaksikan segala yang kita kerjakan, jaga diri, ALLAH akan menjaga kita.

194.Al An’am 8 : Kita dianjurkan untuk melakukan perjalanan karena banyak pelajaran & hikmah, sejarah peradaban yang taat & maksiat kepada Alloh, menambah yakin kepada janji Alloh.

195.Al An’am 13 : Milik Alloh segala yang ada pada siang dan malam, seluruhnya dalam kekuasaanNYA maka cukuplah Alloh sebagai pelindung kita, tak ada yang menimpa tanpa izinNya.

196.Al An’am 17 : Lari ke manapun, meminta pertolongan siapapun pasti sia-sia bila Alloh tak menolong, maka cukup hanya kepada Alloh kita bergantung, akan dating pertolonganNYA.

197.Al An’am 18 : ALLOH PENGUASA SETIAP HAMBANYA, siapapun kita harapkan dan siapapun yang kita takuti dalam genggaman Alloh cukuplak berharap dan berlindung kepada Alloh.

198.Al An’am 21 : TERMASUK MANUSIA ZALIM, orang yang dusta, mengada-ada dan mengatasnamakan Alloh sepanjang hayat tak akan beruntung, jujur itu lega, nikmat dan terhormat.

199.Al An’am 25 : MANUSIA MALANG, adalah yang bermata tapi tidak melihat kebenaran, bertelinga tapi tak mau dengar, tertutup hati untuk kebenaran tak ada arti hidup dalam SESAT.

200.Al An’am 29 : CIRI PENCINTA DUNIA sangat sibuk lahir bathinnya dengan duniawi belaka, tak peduli akherat, bousnya didunia pasti tak tenang, akherat celaka.

201.Al An’am 38 : Semua binatang di bumi, juga burung-burung yang terbang adalah umat seperti kita. Mereka bertasbih dengan cara mereka ingat dan takjub kepada ALLAH penciptanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar