Translate

Jumat, 01 Mei 2009

Apakah Anda Termasuk MunafiQ?



Karakter/Sifat Ciri-Ciri Orang Munafik . Berbohong, Ingkar Janji Dan Berkhianat

Saif Riza. SS.S.Hum

Mungkin kita sering mendengar kata munafik di dalam kehidupan sehari-hari kita. Kata munafik atau muna mungkin kita anggap tidak begitu kasar di telinga kita karena kata itu jarang kita dipublikasikan di media massa. Namun sebenarnya munafik adalah suatu sifat seseorang yang sangat buruk yang bisa menyebabkan orang itu dikucilkan dalam masyarakat.

Apakah anda termasuk orang yang munafik?

Mungkin anda dengan tegas mengatakan kita adalah bukan orang munafik karena kurangnya pemahaman kita mengenai apa itu sifat munafik yang sesungguhnya. Yuk mari kita lanjutkan pembahasan topik ini bersama-sama.

Hadits Nabi Muhammad SAW Tentang Orang-Orang Munafik / Muna :
“Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya”.(Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).

Ciri-Ciri / Sifat-Sifat Munafik Manusia :
1. Apabila berkata maka dia akan berkata bohong / dusta.
2. Jika membuat suatu janji atau kesepakatan dia akan mengingkari janjinya.
3. Bila diberi kepercayaan / amanat maka dia akan mengkhianatinya.

Untuk disebut sebagai orang munafik sejati sepertinya harus memenuhi semua ketiga persyaratan di atas yaitu pembohong, penghianat dan pengingkar janji. Jika baru sebatas satu atau dua ciri saja mungkin belum menjadi munafik tapi baru camuna / calon munafik.

1. Berbohong

Bohong adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar kepada orang lain atau mengatakan apa yang belum tahu dan belum mengerti malah mengada-ngada. Jadi apabila kita tidak jujur kepada orang lain maka kita bisa menjadi orang yang munafik. Contoh bohong dalam kehidupan keseharian kita yaitu seperti menerima telepon tidak jwab yang sebenarnya… malah negjain orang ini dosa yang tak teras pda hal kalau di sadari ini dalah penghalang anda masuk surga, dan mengatakan bahwa orang yang dituju tidak ada tetapi pada kenyataannya orang itu ada. Contoh lainnya seperti ada anak ditanya dari mana oleh orang tuanya dan anak kecil itu mengatakan tempat yang tidak yang tdai benar dan banyk alas an demi menyelamatkan diri dari kemarahan ortu, ini akan menyebabkan Tuhan marah tentunya dipersiapkan banyak musibah..

2. Ingkar Janji

Seseorang terkadang suka membuat suatu perjanjian atau kesepakatan dengan orang lain. Apabila orang itu tidak mengikuti janji yang telah disepakati maka orang itu berarti telah ingkat janji. Contohnya banyka sekali contohnya, apalagi janji yang dibarengan dengan sumpah saksi Allah memakai Nama Allah,ini bukan hanya bahaya dimasa depan dunia dan akhirat, apapun resikonya kita harus pertangung jawab sebelum mati, sebab orang pengingkar janji termasuk dosa besar.

3. Berhianat

Khianat mungkin yang paling berat kelasnya dibandingkan dengan sifat tukang bohong dan tukang ingkar janji. Khianat hukumannya bisa dijauhi atau dikucilkan serta tidak akan mendapatkan kepercayaan orang lagi bahkan bisa dihukum penjara dan denda secara pidana. Contoh berkhianat yaitu seperti oknum anggota TNI yang menjadi mata-mata bagi pihak asing atau teroris. Contoh lainnya yaitu seperti seorang pegawai yang dipercaya sebagai pejabat pajak, namun dalam pekerjaannya orang itu menyalahgunakan jabatan yang digunakan dengan cara menilep uang setoran pajak. Sebuah kepercayaan maka jaga jangan dikhianati.

Bersyukurlah dan mintalah perlindungan pada Allah Swt, Limpahan puji kehadirat Allah Jalla wa ‘ala, yang telah menerbitkan cahaya iman dan hidayah dan Islam didalam jiwa kita, itulah kenikmatan dan kasih sayang yang melebihi dari segenap kasih sayang, itulah salah satu cinta Allah kepadamu, kepada kita semua muslimin muslimat yang selalu berbuat dosa dan kemunkaran.

Dan Dia Allah tidak mencabut kalimat Laa ilaaha illallah dari dalam diri kita, sedemikian tumpukan dosa dan kesalahan mengotori hati kita dan mengotori iman kita, namun Dia Allah tetap membiarkan kalimat Laa ilaaha illallah dalam diri kita, ini menunjukkan cintanya Allah kepada diri kita, maka pahamilah, pahamilah cinta-Nya kepadamu yang tidak mencabut iman kita dengan dosa-dosa kita kepada Allah, menunjukkan luasnya mahabballah SWT sangat tersedia bagi para pendosa, agar mereka malu dan merasa terharu atas cintanya Allah kepadanya. Penuhilah janji-janji anda dan jagalah amanah-amanah anda agar anda beruntung, yang semprun agar tetap sempurna yang kaya tak jatuh miskin dll. Kesalahan anda pada orang, pada mahluk yang lain apa lagi pada Allah akan menjadikan gumpalan-gumpalan dosa yang membentuk istana malapetaka.
Betapa besarnya kecintaan Allah SWT kepada kita dengan iman ini, dan tentunya cintanya akan lebih indah dan akan lebih besar ketika kita memupuk iman kita dan menjawab cintanya Allah dengan cinta kita pula kepada Allah. Ingat takdir yang baik karna banyaknya kita bersabar dalam berbuat baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar