Translate

Kamis, 11 Agustus 2016

LOWONGAN KERJA UNTUK JAWA TIMUR TAUN 2020

info kerja yang syarat-syaratnya beda dengan perusahaan manapun mungkin ini pertama perusahaan yang pertama di Indonesia AYO BEKERJA UNTUK ALLAH: DIBUKAN SAMPAI BULAN ROJAB 1441 H Penting Untuk Para Mental Tangguh Info ini Sampai di Benak Hatinya, Bagi Siswa Lulusan D1/D2/D3 dan Serjana.MANAJEMEN/ MARKETING EKONOMI, PERAWAT, BHS INDONESIA DAN REFRAFSI/ ASRO Progam ini Untuk menuju Ummat dan Bangsa yang Hebat sejahtera Dunia dan Akhirat, bismillahirrohamniirrohim. al hamdulillah jam 3 tadi sore kami dapt info kerja yang lengkap dengan syarat-syaratnya. semuga manfaat dan berkah refraksi kesehatan mata center jatim SAKINA FOUNDATION ( PT.SAHABAT KELUARGA INDONESIA ) . MENERIMA MITRA DAN KARYAWAN WANITA/PEREMPUAN MUSLIMAH, AWAL HANYA 4 MUSLIMAH ATAU MUSLIM SHOLEHAH SHOLEH. ( syarat-syarat BERBUSANA SYAR IYAH) SYARAT-SYARAT untuk perempuan. 1. MUSLIMAH YANG BERKAHLAK, JUJUR, AMANAH DAN DISIPLIN 2. SIAP BERPAKAIAN SESUAI SYARIAT ALLAH SWT 3. SIAP IKUTI ATURAN ALLAH DAN ATURAN PERUSAHAAN 4. SIAP DITRAINING HINGGA PINTAR DAN PROFESIONAL 5. SIAP MENGEGOOLKAN PROGRAM-PROGRAM SOSIAL DAN DAHWAH PERUSAHAAN 6. SIAP MENTAL YANG TIDAK PUTUS ASA 7. SIAP FOKUS DALAM MARKETTING TIDAK KERJA YG LAIN 8. PUNYA JIWA SOSIAL, DAKWAH DAN BERJIWA SUKSES 9. PUNYA IJAZAH TERKAHIR D1/D2/D3 MAKSIMAL S1 10. PUNYA KTP/SIM, KK KETERANGAN SEHAT DOKTER, SKCK ( BISA MENYUSUL SETELAH INTERVIEW DIBAWA ) 11. PUNYA KENDARAAN RODA DUA SENDIRI 12.FOTO 3X4 3 LEMBAR DLL 13. LAMARAN FASILITAS: 1. PENUHI TERGET SELAMA UJI COBA 6 BUAN TETAP DI GAJI 2. SEALAM DILAPANGAN BUAT JADWL DAN PRESENTASI DI BERI KARTU CARD ASISTEN REFRAKSI 3. DAPAT BONOS BILA TIAP HARI MASUK KERJA DISPLIN DAN PENUHI TARGET 4. PENDAPATKAN PEMBEKALAN DAN PELATIHAN SOSIALISASI PRESENTASI REFRAKSI KESEHATAN MATA ( MATERI D3 ) HINGGA BISA, PINTAR DAN PROFESIONAL. SEBAGAI ASITEN DAN DUTA 5. BAGI YANG HAFAL QUR AN 30 JUZ GAJINYA TENTUKAN SENDIRI no Hp penerimaan mitra dan karyawan baru 2020. NOMOR KANTOR CENTRAL 082337118969 YA ALLAH SUDAH KAMI SAMPAIKAN

Minggu, 29 Maret 2015

kesuksesan itu 100% bukan dari kita

oleh :
saif riza. jangan sombong kita bukanlah siapa-siap dan bukan apa-apa. “ Apakah manusia mengira dia cukup mengatakan, “Kami telah beriman”, sedangkan mereka tidak di uji “ ( Qs. al Ankabut : 2 ) Ujian Iman sangat banyak macamnya tergantung dari kualitas orang tersebut, Ujian yang Allah berikan kepada orang yang tingkat ke-imanan-nya diatas rata-rata ( para nabi dan rasul ) jelas beda dengan ujian iman yang orang awam rasakan. Setiap yang ingin naik kelas pasti harus melewati yang namanya ujian , makin berat ujian yang di berikan makin tinggi kelas orang tersebut. Kita bisa lihat cobaan yang menimpa Nabi Ayyub as, dimana Nabi Ayyub as dikenal sebagai orang yang amat sangat sabar terhadap segala macam musibah dan cobaan yang menimpa dirinya. Allah swt telah memberikan ijin kepada Iblis untuk menggoda dan berbuat apa saja terhadap nabi Ayyub as. tapi Nabi Ayyub as dapat melewati itu semua dengan sempurna. Begitu pun dengan Rasulullah saw, dalam tarikh kehidupan beliau ada masa dimana dikenal dengan ” Tahun kesedihan “ , Rasulullah saw mendapatkan cobaan yang teramat berat, dimana beliau harus kehilangan orang-orang yang sangat beliau sayangi, orang-orang yang selalu terdepan dalam menolong dakwah beliau, orang-orang yang selalu ada dan menghibur mana kalau beliau menghadapi tantangan dalam berdakwah, orang-orang yang selalu ada dan siap untuk mengusap air matanya , menguatkan punggungnya , dan membenarkannya manakala tak satu pun orang yang melihatnya. Kehilangan Khadijah dan paman beliau merupakan pukulan yang sangat menyakitkan, meluluh lantah kan cita-cita dan harapan,. Tapi beliau saw adalah seorang nabi dan rasul, seorang kekasih dari yang Maha Kasih ( Allah swt ) yang Allah swt hadirkan untuk di jadikan contoh bagi generasi pada masanya dan sesudahnya. Beliau dapat melewati ini dengan sempurna sehingga Allah swt hadiahkan sesuatu yang sangat istimewa untuk beliau dan juga untuk seluruh umatnya. Allah swt undang secara khusus Nabi saw untuk berjumpa dengan-Nya dimana malaikat Jibril sekalipun tak dapat untuk mendampinginya.. Allah undang Rasulullah saw untuk hadir ke singgasana tertinggi dari semesta ini lewat Isra dan Mikraj hingga sampai ke Sidhratul Muntaha, menyaksikan pohon nasib semesta. Lauh Mahfudz yang agung dan berubah-ubah warna daunnya setiap seperjuta detik. Dan yang lebih utama Allah saw memberikan hadia SHOLAT 5 WAKTU, untuk Rasulullah saw dan umatnya. Hadiah sebagai bayaran dari pencapaian kesabaran dalam melewati ujian. Sekarang Allah swt juga uji kita disetiap saat dan keadaan , tapi ujian yang Allah swt berikan tentu berbeda dengan yang para Nabi dan sahabat nabi terima. Tapi sayangnya banyak dari kita atau mungkin sebagian besar dari kita jatuh berguguran dalam menghadapi ujian yang menentukan sukses tidaknya kita di mata Allah swt dan Rasul-Nya. Ujian untuk mengukur sejauh mana rasa cinta kita terhadap Islam dan semua ajarannya. Ujian pertama di mulai ketika kita bangun dari tidur, apa yang pertama kali kita ingat ketika bangun dari tidur ???? Jika kita bangun dari tidur merasa di lihat dan di awasi oleh Allah swt , dan berdoa, “ Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami ( tidur ) dan kepada-Nya lah kami kembali ”. Maka dia sudah sukses saat itu. TAPI jika baru terjaga langsung ingat pekerjaan, makanan dan minuman atau anak istri, berarti dia telah gagal disisi Allah swt. begitu juga bila kita berada di sawah, ladang kita ingat ini milik Allah , bahwa Allah swt yang menumbuhkan , yang memelihara, semua datang dan diatur dari Allah swt, maka ia lulus dalam ujian tetapi mana kala ada di sawah , dan ladang lantas ia mengatakan , “ ini hasil usaha saya, saya yang memeliharanya dengan memberi pupuk dan mengatur airnya dengan pompa mesin. Jika saya tidak memberi air , tanamannya pasti akan mati”. Maka dia GAGAL dalam ujian iman, meskipun sawah ladangnya beribu-ribu hektar. Orang yang mendengar dan melihat kehebatan-kehebatan kerajaan dunia, lalu teringat kepada Allah swt, bahwa semua ini diatur oleh Allah swt maka dia telah sukses. Sebaliknya , bila ia takjub melihat dan mendengar kehebatan-kehebatan makhluk dan ia sibuk membicarakannya, maka ia telah gagal dalam ujian iman. Mana kehebatan Raja Rum dan Persia, Brawijaya, Majapahit, Jenghis Khan, Hitler panglima Nazi Jerman, dan Napoleon Bonaparte atau yang lebih klasik lagi Namrudz dan Fir’aun??? Atau masih mungkin masih ada Namrudz millennium atau Fir’aun di abad 21 ini ??? Orang-orang yang begitu melihat dan mendengar kehebatan makhluk dalam keadaan dan suasana apa saja langsung teringat kepada Allah swt , maka ia telah sukses dalam ujian iman. Allah swt pergilirkan siang dan malam, Dia pergilirkan kekuasaan antara bangsa-bangsa dan timbul tenggelamnya suatu umat adalah menurut hukum Allah swt. Orang yang merasa tidak di pelihara, diawasi, dan dilihat oleh Allah swt maka ia bukan hamba-Nya. Dan ujian iman yang terberat dan terakhir kelak pada saat kita SAKARATUL MAUT dimanaitu merupakan ujian yang sebenar-benarnya ujian dan merupakan puncaknya ujian karena sakaratul maut merupakan kunci yang menentukan kehidupan kita selanjutnya apakah sukses atau tidaknya. Semoga Allah selalu menjaga dan memberikan kekuatan kita agar bisa melewati ujian demi ujian dalam hidup ini hingga kelak pada puncaknya bertemu dengan-Nya. ya Allah biha ya Allah biha ya Allah bi khusnul khotimah ya Allah biha ya Allah biha ya Allah bi khusnul khotimah

Sabtu, 02 Agustus 2014

Membangun Mental Marketing Hebat dan Dahsyat

Catatan sebuah perjalanan: Oleh Saif Rizal.S.Hum
Taati Allah dan Rasulullah: Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu: Nabi, para shiddiqqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. An Nisaa'(4):69) Seorang wirausahawan/Penjual/Marketing itu seperti sebatang pohon singkong yang disimpan atau ditanam, di manapun dia akan tumbuh. Bagi seorang pengusaha, setiap saat dan tempat adalah peluang. Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya sebaik-baik penghasilan ialah penghasilan para pedagang yang mana apabila berbicara tidak bohong, apabila diberi amanah tidak khianat, apabila berjanji tidak mengingkarinya, apabila membeli tidak mencela, apabila menjual tidak berlebihan (dalam menaikkan harga), apabila berhutang tidak menunda-nunda pelunasan dan apabila menagih hutang tidak memperberat orang yang sedang kesulitan.” (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam Syu’abul Iman, Bab Hifzhu al-Lisan IV/221). Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi saw bersabda, “Pedagang yang senantiasa jujur lagi amanah akan bersama para nabi, orang-orang yang selalu jujur dan orang-orang yang mati syahid.” (HR Tirmidzi, Kitab al-Buyu’ Bab Ma Ja-a Fit Tijaroti no 1130). Manfaat Besar Berdagang 1. Menjadi amal saleh/bekal dunia akhirat. 2. Memiliki fleksibilitas waktu kerja. 3. Dapat mengatur sendiri besar kecilnya pendapatan (uang). 4. Lebih termotivasi dalam bekerja. 5. Berdampak jangka panjang (dapat dilanjutkan beberapa generasi/diwariskan). 6. Sumber penghasilan 7. Jalan silaturahim (relasi dan pelanggan). 8. Teruji kesabaran, ketangguhan, kegigihan, kesungguhan, kejujuran dan rasa syukur. 9. Hobi/kesenangan yang menghasilkan manfaat/uang. 10. Menjadi jalan manfaat bagi umat. 11. Sarana membangun kepercayaan diri dan dipercaya orang lain. 12. Sarana memperkokoh keyakinan. Membangun Mental dengan 7B 1. Beriman a. Yakin akan janji dan jaminan Allah Swt. Bila niat benar dan cara benar dalam berusaha. b. Yakin bahwa ada ‘potensi emas’ dalam diri yang harus digali. 2. Bermimpi a. Kekuatan semangat bagi seorang pebisnis adalah ‘mimpinya’. b. Bermimpi bisnis untuk 2AT. Yakni bertambah taat kepada Allah SWT dan Bertambah manfaat bagi sesama 3. Berani a. Berani memulai. b. Berani mengambil resiko. c. Berani berubah. 4. Berkreasi dengan ‘UU’ a. Unggul (unggul kualitas, unggul harga, unggul daya tahan, unggul dalam pelayanan). b. Unik (berbeda dengan yang lain). 5. Bekerja a. Menikmati setiap langkah dalam usahanya. b. Ulet, gigih, tangguh, dan pantang menyerah. 6. Berhitung a. Berhitung dalam perencanaan. b. Berhitung nilai manfaat/keuntungan bagi orang lain. c. Berhitung nilai manfaat/keuntungan bagi diri. 7. Berakhlak mulia a. Penyayang (menyayangi relasi dan pelanggan, jujur, amanah, tepat janji dan tidak sedikitpun terpikir untuk menzalimi relasi dan pelanggannya). b. Sabar dan syukur dengan perilaku relasi dan pelanggan. c. Tulus dalam melayani karena yakin ada takdir Allah dalam setiap transaksinya. Contoh Kasus Siapa saja yang diuntungkan oleh penjual cendol: 1. Pembeli. 2. Pembeli yang berniat sedekah. 3. Petani kelapa, yang angkut kelapa ke pasar, penjual kelapa. 4. Petani aren, pembuat gula aren, yang angkut gula aren, penjual gula aren. 5. Tukang parkir, petugas pasar, petugas kebersihan pasar. 6. Pedagang plastik, gelas, sedotan, sendok. 7. Pengrajin gerobak cendol. 8. Penjual cendol, istrinya, anaknya, mertuanya (kebetulan ikut di menantu). 9. Fakir miskin, anak yatim (penjual cendol istiqomah sedekah). Subhanallah, jika pedagang cendol tersebut berniat berjualan untuk memberi manfaat kepada umat karena Allah semata, insyaAllah akan terjamin rezekinya. “Siapa yang melepaskan suatu beban/kesulitan dari seorang muslim di dunia, Allah pasti akan melepaskan dari dirinya suatu beban/kesulitan di antara beban-beban di akhirat. Siapa saja yang menutupi aib seorang muslim di dunia, Allah pasti akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya.” (an-Nasa’i, ath-Thabrani dan al-Baihaqi). Waallahu a’lam Jadilah manusia yang Mental yang hebat dan kuat karena akan menjadikan manusia yang super hebat dimanapun berada dan dalam keadaan seperti apapun, tapi pekerja yang bagus, hebat dan keras akan mampu mudah cepat kropos dan mudah goyah bahkan mampu merusak system yang terbaik bila pembangunan mental belum benar dan bagus. Mental yang bagus adalah manusia yang selalu bertambah nilai keimanan dan keilmuannya. Dan ini hanya bisa didapat oleh manusia yang selalu mendapat hidayah dan taufiq dari Allah Swt.

Kamis, 31 Juli 2014

Meraih Sukses Bersama Allah

Membuka kembali memori yang hilang Meraih Sukses Bersama Allah Oleh Saif Rizal.S.Hum .Bahasa ini sudah saya tulis 12 tahun yang lalu, dan hampir sempat menjadi buku bacaan yang akan diterbitkan, namun melihat belum ada bukti pada penulis sendiri, malah penulis berkelut dengan pendidikan, bahkan pegang jabatan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah di bermacam sekolah, akhirnya tulisan ini menjadi sebatang kara dalam komputer usang, penulis memutuskan untuk meninggalkan sertivikasi, bahkan PNS yang sedang ada didepan, dalam keadaan membingungkan antara hati dan keinginan akhirnya penulis memutuskan menjadi pengusaha tak bermodal ditahun 2007 untuk membuktikan sesuatu. membutuhkan perjalan panjang yang melelahkan dan membutuhkan kesabaran. Meraih sukses sangat mungkin dan mudah untuk kita raih,,!! Bagaimana caranya? Caranya, jadikanlah Allah sebagai mitra sukses sejak melangkah dari awal perjalanan. Bukankah selama ini kita enggan menjadikan-Nya sebagai mitra sukses? Bahkan, kita terlalu percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki, ilmu dan pengalaman dikira adalah karya kita, kita tidak sadar yang dulunya tidak ada lalu di adakan. Kalaupun bermitra, kita akan mencari orang yang memiliki kekayaan yang banyak. Padahal, segala kekayaan berada di dalam genggaman Allah SWT. Dan yang lebih membahayakan lagi, kita bermitra Pihak rentener, Bank, dengan dukun/orang pintar/paranormal. Padahal, semua kekuatan hanyalah milik Allah SWT. Padahal tiadak ada kebaikan dicampur dengan sesuatu yang haram/dosa/maksiat. Yang jadi pertanyaan, bagaimanakah caranya menjadikan Allah Swt sebagai mitra sukses dan mitra kemenangan? Meraih Kesuksesan Harus wajib akhirat dan Dunia bahwa segala akibat itu timbulnya dari sebab atau permulaannya. Jika permulaannya itu baik maka akibatnya akan baik, sebaliknya jika permulaannya jelek maka akibatnya juga jelek. Demikian halnya, ketika kita memulai usaha meraih kesuksesan, hendaknya kita mengawalinya dengan baik. Kesuksesan dan kebahagian adanya di jalan Allah. Sesungguhnya kesuksesan yang dicari atau ditempuh dengan jalan yang bukan jalan-Nya hanya akan menghantarkan pada kehinaan, bahkan kenikmatan dan kebaikannya tidak bisa turun temurun bila jalan yang ditempuh jalan yang Allah tidak ridha. hal-hal yang perlu diperhatihkan sebelum meraih kesuksesan, antara lain: 1. Libatkan Allah! Jika kita ingin menjadikan Allah Swt sebagai mitra sukses dan mitra kemenangan, maka kita harus menjadi hamba yang baik, hidup lurus, sering berdoa, dan memohon kepada Allah serta melakukan amal-amal yang disukai-Nya. Niscaya Dia akan membukakan pintu-pintu pertolongan-Nya kepada kita. Jika hal itu sudah dilakukan, insya Allah, Allah akan senantiasa melibatkan diri-Nya dalam langkah sukses kita.( jangan menjadi manusia muslim yang imannya lemah dan kropos). Yang tidak kalah penting, pesembahkanlah kesuksesan dan kemenangan kita bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, yaitu untuk membantu sesama.(jadikan usaha kita sebagai jalan jihat ) 2. Menetapkan Tujuan/Niat Bisnis akan sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran begitu besar, sehingga jika tidak dilandasi tujuan yang jelas dan benar maka akan sia-sia, dan akan mudah rontok di tengah jalan. Tetapi jika niatnya benar, di samping akan bernilai ibadah, bisnis yang kita lakukan juga akan menjadi bagian dari jihad kita di jalan Allah Swt. Ketika kita sudah meluruskan niat, kemudian usaha kita berhasil, kesuksesan itu jangan membuat kita lupa diri atau sombong, tapi hendaknya kita lebih mendekatkan diri kepada Allah. Karena tanpa pertolongan dan perlindungannya kesuksesan mustahil bakal kita raih.(mantapkan diri sebagai agen Allah didunia ) 3. Memilih usaha yang benar Untuk menentukan atau memilih usaha yang akan kita jalani, hendaknya memilih usaha yang benar. Artinya, kita harus tahu bahwa usaha tersebut tidak melanggar hukum negara, apalagi hukum Allah Swt; baik di bidang pendidikan, produksi atau jasa, yang terpenting tidak melanggar hukum. Memilih atau menentukan usaha juga harus diperhitungkan dengan seksama, mengenai produk, tempat usaha, pendistribusian dan promosi mengenai usaha. Karena faktor ini sangat mempengaruhi berlangsungnya usaha yang kita akan jalani. 4. Dijalankan dengan orang-orang yang benar Terkadang kita tidak mempedulikan usaha yang kita jalankan dengan melibatkan orang-orang yang benar; baik dari permodalan ataupun orang-orang yang bekerja dan terlibat dalam usaha kita. Jangan sampai modal usaha yang kita dapatkan berasal dari hasil yang tidak benar, seperti hasil mencuri atau hasil korupsi. Begitu juga dengan orang-orang yang terlibat dalam usaha kita, janganlah orang-orang tersebut para pelaku maksiat dan orang yang fasik. Ini semua penting untuk mendapatkan keberkahan di dalam memulai dan mengembangkan usaha kita. 5. Berdoa Berdoa adalah wujud ketergantungan kita kepada Allah Swt. Kita dianggap sombong jika sampai kita tidak berdoa apalagi melupakan doa. Hal tersebut berarti kita tidak memerlukan pertolongan Allah. Berdoa, bukan sekadar pelengkap, melainkan faktor pendukung utama ketika kita mulai terjejak di dunia bisnis. Berdoalah di awal, di tengah dan di akhir kegiatan bisnis. Bagaimana agar semua usaha mampu membuka pintu rejeki yang halal dan bersih?? Untuk melakukan semua diatas ini dengan mudah, maka kita perlu paham dan mengerti tentang hidayah dan taufiq. Dan ini juga penting: kenalilah yang namanya Ujian, Cobaan dan Peringatan. Dan juga ini penting: cari pasangan Hidup yang bisa berusaha mengenal dan mampu melakukan perintah Allah SWT dengan baik.yang bisa bersabar, yang istikomah, yang cerdas dan amanah.

Jumat, 17 Mei 2013

SUKSES BERSAMA RASULULLAH SAW

BELAJAR SUKSES BERSAMA RASULULAH. OLEH : SAIF RIZA ABABIL.S.Hum. Sebagai nabi akhir zaman, peran Nabi Muhammad Saw sangatlah sempurna, tidak hanya sebagai negarawan, tetapi peranannya sebagai pemimpin umat dan penyebar agama. Sisi lain yang kurang mendapat sorotan adalah karir beliau sebagai saudagar (entrepreneur) Beliau mempunyai pengalaman yang pahit dilahirkan dalam keadaan yatim, ketika ayahnya sudah tiada. Pada usia enam tahun, dalam perjalanan kembali dari Yatsrib sesudah menengok makam ayahnya, Muhammad kembali kehilangan orangtua karena saat itu ibunya pun wafat. Bisa dibayangkan dalam usia enam tahun Muhammad sudah menjadi yatim piatu. Sampai usia delapan tahun 2 bulan beliau dibina dan dididik oleh kakeknya, Abdul Muthalib, seorang yang terpandang waktu itu. Usia itu sepeninggal kakeknya, diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Mulai saat itulah pemuda kecil Muhammad mulai mencari nafkah sendiri dengan menggembala kambing. Pada usia 12 tahun, Muhammad diajak oleh pamannya berdagang ke Syiria yang berjarak ribuan kilometer dari kota Makkah. Perjalanan yang begitu jauh yang ditempuh oleh seorang anak berusia 12 tahun tanpa menggunakan mobil ataupun pesawat sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang zaman sekarang. Sepulang dari Syiria, Muhammad sangat sering mengadakan bisnis sampai beliau dikenal di Jazirah Arab sebagai seorang pengusaha Muda yang sukses. Pendek kata, sebelum kenabian Rasulullah telah meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam melakukan transaksi bisnis secara adil. Kejujuran dan keterbukaan Rasulullah dalam melakukan transaksi perdagangan merupakan teladan bagi seorang pengusaha generasi selanjutnya. Beliau selalu menepati janji dan mengantarkan barang dagangan dengan standar kualitas sesuai dengan permintaan pelanggan sehingga tidak pernah membuat pelanggannya mengeluh atau bahkan kecewa. Reputasi sebagai pelanggan yang benar-benar jujur telah tertanam dengan baik. Sejak muda, beliau selalu memperlihatkan rasa tanggung jawabnya terhadap setiap transaksi yang dilakukan. Di usia 25 tahun, Muhammad menikah dengan Siti Khadijah dengan mahar 100 ekor unta muda. Saya kira, di Indonesia saat ini masih sulit kita dapati pemuda yang berani memberi mahar sebanyak atau setara dengan itu. Jadi kalau ada yang mengeluh karena terlahir dari orang miskin maka bandingkan dengan Muhammad yang terlahir tanpa ayah di sisinya. Ketika pendidikan rendah menjadi alasan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak pernah sekolah. Dan ketika ketiadaan modal menjadi halangan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak berbekal modal materi. Dengan begitu tidak ada satu alasan pun bagi kita untuk mengeluh. Sikap mandiri dan tidak bergantung pada orang lain adalah salah satu sikap yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur sejati. Kecerdasan emosional yang dimiliki Rasulullah juga sangat baik dalam membangun sebuah jaringan. Tidak tanggung-tanggung, rekanan bisnis Rasulullah adalah para pembesar-pembesar kaum Quraisy, yang juga merupakan teman kakeknya, Abdul Muthalib. Jaringan yang dipupuknya dengan kepercayaan. Kepercayaan yang bibitnya adalah kejujuran. Buahnya lebih hebat lagi. Saudagar wanita yang cantik lagi sukses, bernama Siti Khadijah, terpesona akan sikapnya yang kemudian menjadi istrinya. Ada dua prinsip utama yang patut kita contoh dari perjalanan bisnis Rasulullah Saw. Pertama, uang bukanlah modal utama dalam berbisnis, modal utama dalam usaha adalah membangun kepercayaan dan dapat dipercaya (al-amin). money is not number one capital in business, the number one capital is trust . Kedua, kompetensi dan kemampuan teknis yang terkait dengan usaha. Beliau mengenal dengan baik pasar-pasar dan tempat-tempat perdagangan di Jazirah Arab. Beliau juga mengetahui seluk beluk aktifitas perdagangan dan bahayanya riba sehingga beliau menganjurkan jual beli dan mehapuskan sistem riba. Prinsip-prinsip modern, seperti tujuan pelanggan dan kepuasan konsumen, pelayanan yang unggul, kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan yang sehat dan kompetitif semuanya telah menjadi gambaran pribadi dan etika bisnis Nabi Muhammad Saw. Semoga para pebisnis modern, dapat meneladaninya sehingga mereka bisa sukses dengan pancaran akhlak yang terpuji. Salam Alaika Ya Rasulullaah BERKAHI SEMUA LANGKAHKU, PERBUATANKU AGAR AKU SEMPURNA DALAM MENJALAKAN SEMUA PERINTAHMU DAN SUKSESAKAN AKU YA ALLAH SEBAGAIMANA RASLULLAH SUKSES

Kamis, 21 Februari 2013

PENOLAKAN KUNCI MENUJU SUKSES YANG SEBENARNYA

KITA HARUS SUKSES KARENA BANYAKNYA PENOLAKAN Saif Riza.AbabilSS.S.Hum Sebuah penolakan adalah tidak lebih dari sebuah langkah yang diperlukan dalam meraih sukses" buat antum semuanya yang setia dan teguh hatinya, orang beriman itu tidak akan pernah bersedih, sengsara apa lagi miskin dalam jiwa dan kehidupannya.maka janganlah kalah dengan orang-orang yang tidak beriman yang di bawah ini kami ceritakan nantinya kepada antum semuanya Jika Anda sedang menghadapi penolakan: lamaran pekerjaan yang ditolak, cinta yang ditolak, ide yang ditolak, bacalah dulu kisah singkat orang-orang di bawah ini. Orang-orang ini membuktikan, penolakan hanyalah bagian dari sebuah perjalanan kesuksesan: Ide mesin fotokopi Xerox pernah ditolak oleh 20 perusahaan. Baru setelah 7 tahun penolakan itu, mesin fotokopi ini bisa diterima. Alexander Graham Bell disuruh seorang bankir untuk menyingkirkan 'mainan itu'. Sang bankir menolak membeli 'mainan itu' dengan alasan tidak membutuhkannya. 'Mainan itu' adalah telepon. Sebanyak 33 penerbit telah menolak manuskrip Chicken Soup For The Soul. Para editornya percaya, kisah nyata pendek yang disusun oleh Jack Canfield dan Mark Victor Hansen ini tidak menjual. Kini, buku tersebut telah terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia dan diterbitkan dalam 54 bahasa. Sebuah organisasi yang terdiri dari para ahli mengatakan usaha Thomas Alfa Edison dalam menciptakan lampu listrik sebagai praktik ilmu pengetahuan yang sia-sia dan tak ada gunanya mendapatkan perhatian. Ide cerita Star Wars karya George Lucas pernah ditolak oleh studio-studio film ternama Hollywood dan setiap jaringan televisi Amerika Serikat. Tetapi kini film tersebut tercatat sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa dengan perolehan total sebesar $4.45 miliar. Belum lagi penghasilan dari penjualan merchandise-nya. Saudara-saudaraku dan temanku yang teguh hatinya, penolakan bukanlah akhir segalanya. Teruslah melangkah dan berjuang dengan keyakinan.MUDALNYA HANYA SABRA YANG TERBAIK. Sabar adalah akhlak yang sangat mulia. Ia menjadi hiasan para nabi untuk menghadapi berbagai tantangan dakwah yang menghadang. Berhias diri dengan sabar hanyalah akan membuahkan kebaikan. “Bersabarlah!” Demikian perintah Allah terhadap Rasul-Nya Muhammad r di dalam Al Qur`an. Hal ini menunjukkan betapa besar kedudukan sabar kaitannya dengan keimanan kepada Allah dan kaitannya dengan perwujudan iman tersebut dalam kehidupan dan terlebih sebagai pemikul amanat dakwah. Tentu jika Anda menyambut seruan tersebut niscaya Anda akan berhasil sebagaimana berhasilnya Rasulullah r, keberhasilan di dunia dan di akhirat. Allah berfirman: “Maka bersabarlah kamu sebagaimana bersabarnya orang-orang yang memiliki keteguhan dari para rasul.” (Al-Ahqaf: 35) Sabarnya Ulul ‘Azmi Siapakah yang dimaksud oleh Allah dengan ulul ‘azmi yang kita diperintahkan untuk mencontohnya? 1. Nabi Nuh u sebagai rasul yang pertama kali diutus ke muka bumi ini adalah salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada kaum yang pertama kali menumbuhkan akar kesyirikan di muka bumi. Tahukah Anda bagaimana besar tantangan yang dihadapi? Coba Anda renungkan ketika seseorang ingin mencabut sebuah pohon yang sangat besar yang akarnya telah menjalar ke segala penjuru, sungguh betapa berat pengorbanannya. Allah sendiri telah memberitahukan kepada kita dengan firman-Nya: “Dan demikianlah Kami menjadikan bagi setiap para nabi seorang musuh berupa setan baik dari kalangan manusia maupun jin.” (Al-An’am: 112) Yang pertama kali dari sederetan kaumnya yang menghadang dakwah beliau adalah keluarga yang paling dekat: anak dan isterinya. Dengan perjuangan yang panjang dan berat, beliau dengan kesabaran bisa meraih kemenangan di dunia dan di akhirat. Allah mengatakan tentang beliau: “Sesungguhnya dia adalah hamba-Ku yang bersyukur.” (Al-Isra`: 3) 2. Nabi Ibrahim u sebagai bapak orang-orang yang bertauhid juga merupakan salah satu ulul ‘azmi. Mendobrak keangkaramurkaan yang dilakukan oleh bapaknya sendiri dan kaumnya yang dipimpin oleh seorang raja yang dzalim. Bagaimanakah perasaan Anda jika Anda diusir dari belaian kasih sayang dan perlindungan bapak Anda? Bapaknya yang Allah jadikan sebagai penghadang dakwah beliau, berada di bawah cengkeraman raja yang mengaku diri sebagai tuhan. Dia harus menelan pil pahit angkara murka kaumnya yang dengan tega melempar Nabi Ibrahim u ke dalam kobaran api yang sangat dahsyat. Namun apa yang bisa mereka perbuat terhadap jasad beliau? Sia-sialah perbuatan mereka. Di sisi lain beliau harus juga menerima ujian yang lebih pahit yaitu amanat dari Allah untuk menyembelih putra yang disayangi dan diharapkan sebagai calon penerusnya. Bisakah Anda membayangkan hal yang demikian itu? Kesabaranlah yang menyelamatkan dari semua ujian dan cobaan yang menimpa beliau. 3 & 4. Nabi Musa u dan ‘Isa u adalah dua rasul yang diutus kepada Bani Isra`il dan sekaligus sebagai ulul ‘azmi. Tantangan yang dihadapi beliau berdua, tentu tidak jauh berbeda dengan para pendahulunya dari kalangan para rasul Allah. Siapa yang tidak mengenal Fir’aun si raja kufur yang menobatkan dirinya sebagai Rabb semesta alam, raja tak berperikemanusiaan yang membunuh anak-anak yang menurutnya akan bisa menggoyahkan tahta kekuasaannya? Kesabaranlah yang menjadi kuncinya sehingga beliau berdua dibebaskan dari segala bentuk tantangan dan ujian yang sangat dahsyat. 5. Nabi Muhammad r sebagai nabi penutup dan imam para rasul juga termasuk salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada semua umat yang berada di atas dekadensi moral, kejahiliyahan dan keberingasan. Tentu tantangan yang beliau hadapi tidak kalah hebat dengan para rasul pendahulu beliau. Para rasul pendahulu beliau hanya diutus kepada kaum tertentu sedangkan beliau diutus kepada seluruh umat. Ini menggambarkan betapa besar tantangan yang beliau harus hadapi. Allah menjadikan keluarganya yang dekat sebagai penjegal perjalanan dakwah beliau. Mereka tidak berbeda dengan kaum sebelumnya dalam memusuhi para rasul Allah. Kesabaranlah yang menjadi kunci semua perjuangan beliau. Anda pasti menginginkan keberhasilan dalam setiap usaha yang Anda lakukan. Maka dari itu jadikanlah seluruh para Nabi dan Rasul Allah sebagai suri teladan Anda dalam kesabaran sehingga Anda akan mendapatkan keberhasilan seperti apa yang mereka telah dapatkan. Adapun orang yang Allah telah berikan taufiq untuk bersabar ketika ditimpa ujian, sehingga dia menahan dirinya untuk tidak benci terhadap ketentuan tersebut baik dengan ucapan dan perbuatan dan berharap pahala dari Allah, dan dia mengetahui bahwa apa yang dia dapatkan dari pahala karena kesabaran tersebut atas musibah yang menimpanya, bahkan baginya ujian itu menjadi nikmat karena telah menjadi jalan terwujudnya sesuatu yang lebih baik, maka sungguh dia telah melaksanakan perintah Allah dan berhasil meraih ganjaran yang besar dari sisi-Nya.”

Selasa, 16 Oktober 2012

MENGENAL KESUKSESAN DIRI DENGAN TAHAJJUD

Saif Riza AbabilSS/S.Hum bismillahirrohmanirrohim Mari ajukan proposal kebutuhan lita dan masalah kita di waktu tahajjud. ingat saudara-saudaraku, banyak sekali surat-surat Allah buat kita dari segala macam segi kehidupan surat-surat itu Allah Paparkan dan dikhusukan buat manusia yang beriman, orang beriman itu tidak akan suah-tidak akan sedih, tidak akan menderita dan pastinya tidak akan miskin. oleh sebab itu buat kita yang beriman mari kita jaga dengan penjagaan yang terbaik atas semua perintah -perintah yang diwajibkan oleh Allah sekecil Apapun perintah itu jangan diremehkan apa lagi dilalaikan dan ditinggalkan, sebab itu akan berdampak dan berpengaruh besar buat fisik, dan jiwa kita yang ka berpengaruh langsung pada kehidupan dan masa depan kita.juga perhatikan perintah yang di anjurkan dan yang sunnahkan. mari kita mengenal diri kita lewat Istimewanya Tahajjud dengan mengenal manfaatnya tahajjud: Menjauhkan diri dari kelalaian hati. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak). Dibanggakan Allah di hadapan para malaikat. Al-Hasan Al-Bashry Rahimahullah mengatakan, “Apabila seorang hamba tidur lalu bangun untuk bersujud, Allah akan menghiasi mereka dengan malaikat. Dia berfirman: ‘Lihatlahpada hamba-Ku ini, ia beribadah kepada-Ku, merasa senang di sisi-Ku dan dia melakukan sujud.’” (Imam Ahmad, Az-Zuhud). Hati menjadi lapang dan bahagia. Atha Al-Khurasani Rahimahullah mengatakan, “Apabila seseorang melakukan qiyaamullail, maka pada waktu paginya akan merasa bahagia. Apabila tidak mengerjakannya, maka di waktu paginya akan menyesal dan hatinya gelisah.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam Al-Lail). Menyebabkan kemenangan dalam jihad melawan musuh. Ketika pasukan Romawi kalah melawan umat Islam, Hieraclius bertanya kepada para pasukannya, “Menurut kalian, apa yang menyebabkan kalian kalah?” Seorang tua dari pembesar Romawi menjawab, “Karena mereka mengerjakan shalat pada malam hari dna puasa pada siang hari.” (Ibnu Al-Qoyyim bin Asakir, tarikh Dimasyq, 1:143). Menyebabkan masuk surga. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orangorang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyaat 15-18). Meringankan lamanya berdiri pada hari kiamat. Ibnu Abbas ra berkata, ”Barangsiapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir, XXIII:20). Menghapus kejahatan dan mencegah perbuatan dosa. Diriwayatkan dari Abu Umamah Al-Bahili ra, ia mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Hendaklah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adlah kebiasaan orangorang saleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.’” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim) Menyebabkan doa terkabul. Diriwayatkan dari Amru bin Abasah ra, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Paling dekatnya Tuhan kepada hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Bila engkau mampu menjadi orang yang berdzikir (mengingat) kepada Allah pada waktu itu, lakukanlah.” (Diriwayatkan oleh At-Turmudzi). Mendatangkan kecintaan Allah. Diriwayatkan dari Abibarda ra, ia mengatakan Rasulullah bersabda: “Ada 3 macam manusia, Allah mencintai mereka, tersenyum kepada mereka dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk shalat), lalu Allah berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani). Menyebabkan muka berkilau dan bercahaya. Ada orang yang bertanya kepada Hasan Al-Basri ra: “Mengapa orang-orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?” Ia menjawab: “Karena mereka menyendiri bersama Tuhannya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail). Menangkal penyakit fisik. Abu Utsman Al-Khurasan Rahimahullah mengatakan “Qiyaamullail merupakan kehidupan bagi tubuh, cahaya bagi hati, sinar pada penglihatan, dan kekuatan pada anggota tubuh.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail). Selain kesebelas poin di atas, shalat tahajud juga dapat membersihkan jiwa, mendidik jiwa selalu bergantung kepada Allah, menyebabkan kita mendapatkan taufik, pertolongan, dan rahmat-Nya, menjadi penolong di hari kiamat, meringankan beban dan kesulitan besar, serta sejuta dan masih banyak lagi
keutamaan lainnya.