Translate

Selasa, 28 April 2009

DIDIKKAN.UNTUK ORANG-ORANG YANG INGIN SEMPURNA


pembelajaran Tafsir:
Oleh. Saif Riza ABabil. SS.S.Hum

1.Al Fatihah 1 : Kenanglah jasa kebaikan dan pengorbanan orang lain kepada kita niscaya akan menimbulkan rasa hutang budi, kelembutan hati dan kasih sayang kepadanya.

2.Al Fatihah 2 : Bila kita dipuji segeralah ingat aib, dosa, maksiat dan kekurangan yang kita miliki agar kita tidak terkecoh, segeralah memuji Allah yang menutupinya.

3.Al Fatihah 3 : Tak usah ragu untuk mengasihi dan menyayangi sesama karena semua itu akan kembali pada diri kita, minimal kepuasan bathin bila ikhlas melakukannya.

4.Al Fatihah 4 : Ingatlah hidup hanya mampir. Akan datang saatnya kita meninggalkan apapun yang kita miliki dan cintai. Semakin siap, semakin bermakna hidup ini.

5.Al Fatihah 5 : Sungguh cemas dan berbahaya bila hidup di belantara dunia tak ada yang memandu, tapi sungguh tenang dan selamat bila selalu dibimbing Allah Pemilik Semesta.

6.Al Fatihah 7 : Orang yang diberi nikmat bukanlah yang bergelimang duniawi, tapi orang yang diberi kemampuan mengenal Allah, menapaki jalan yang diridhoi Allah dan ikhlas hatinya.

7.Al Baqarah 1-7 : Kekuatan keyakinan/keimanan bagai akar yang kokoh menghujam. Membuat pohon kehidupan akan tahan hempasan badai masalah dan tetap berbuah manfaat.

8.Al Baqarah 1-7 (b) : Iman yang lemah bagai akar yang rapuh akan membuat pohon kehidupan selalu goyah dan mudah roboh. Serta sulit berbuah manfaat bagi sesama.

9.Al Baqarah 1-7 (c) : Waspadalah bila kita sulit / tak suka menerima nasihat/peringatan . Ternyata Allah menggolongkan menjadi kaum yang ingkar tertutup hatinya. Naudzubillah.

10.Al Baqarah 8-13 : Hati-hati lah jangan sampai kita menganggap orang lain bodoh. Padahal kita bodoh dalam pandangan Allah. Jangan sampai merasa benar padahal salah. Itulah penyakit hati.

11.Al Baqarah 14-18 : hati-hati jangan sampai diri kita termasuk kaum munafik. Berkata tentang kebenaran tetapi hati mendustakan, kehidupan bagai dalam kegelapan, bisu, buta, tuli, hina.

12.Al Baqarah 19-22 : Lemah iman dan tak beriman amat takut akan kematian. Tutup mata dan telinga akan kebenaran. Kokoh iman tak takut kematian bahkan rindu jumpa Allah.

13.Al Baqarah 23-25 : Allah menantang kita untuk membuat ayat Qur’an. Kita tak pernah sanggup. Agar kita mantap, puas, sukses dan bahagia dengan bimbingan Al Qur’an.

14.Al Baqarah 26 : Perumpamaan nyamuk yang mencari makan, saat mencari dan setelah makan jiwanya selalu terancam. Kita harus bersyukur. Carilah rezeki dengan halal jangan lalai ibadah dan sedekah.

15.Al Baqarah 31 : Tiada satupun pengetahuan kecuali milik Allah. Tak satupun yang kita tau kecuali dengan ijin Allah. Semua itu untuk mengenal, mendekat, dan taat kepada Sang Pemberi.

16.Al Baqarah 33 : Allah Maha tau segala rahasia langit dan bumi. Allah mengetahui yang lahir dan tersembunyi. Karena segalanya adalah ciptaanNYA, segalanya adalah milikNya dan dalam genggamanNya.

17.Al Baqarah 35 : Apapun perintah yang Allah sukai, pastilah yang terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat kita. Tapi nafsu selalu menipu menampakkan indah sesuatu yang busuk.

18.Al Baqarah 36 : Hati-hati tabiat penasaran dan nafsu kita. Walau Allah memberi kenikmatan syurga bagi adam hawa namun tetap tergelincir oleh buah terlarang yang tak berharga.

19.Al Baqarah 37 : Maha Suci Allah, Dia menyaksikan dosa-dosa hamba-hambaNya. Dia yang menuntun dengan kalimat taubat. Dia pula yang memberi ampunan, Maha Agung kasih sayang Allah.

20.Al Baqarah 38 : Semua orang rindu rasa aman, bahagia, dan bebas dari kecemasan. Ternyata kuncinya adalah mengikuti petunjuk dari Yang Maha Tau Segalanya, tak bisa mengarang sendiri.

21.Al Baqarah 40 : Dua kunci menjadi orang yang dijamin dengan janji Allah yang pasti ditepati. Selalu mengingat-ngingat nikmat yang dianugerahkan Allah. Dan menepati janji kepada Allah.

22.Al Baqarah 44 : Hati-hatilah menyuruh orang lain tapi tak menyuruh diri. Selain akan menjatuhkan harga diri dan wibawa, Allah menggolongkan seperti orang yang tak berpikir.

23.Al Baqarah 45-46 : Ingat kunci pertolongan Allah adalah pada SABAR dan SHOLAT. Akan ringan bagi yang KHUSYU yaitu yang yakin akan pertemuan dengan Allah dan yakin kembali pada NYA.

24.Al Baqarah 48 : Allah memerintahkan kita menjaga diri karena syareatnya diri kita yang paling bertanggung jawab, tak ada yang membahayakan dan mencelakakan diri selain kelakuan sendiri.

25.Al Baqarah 57 : Maha Suci Allah yang tidak pernah mendzalimi hamba-hambaNya. Sesungguhnya penderitaan dan malapetaka adalah buah dari perbuatan kita, mendzalimi diri sendiri.

26.Al Baqarah 58 : Tiap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas adalah bagian dari syukur. Dan syukur akan mengundang karunia Allah lainnya. Perbanyaklah kebaikan dengan ikhlas.

27.Al Baqarah 59 : Fasik adalah tahu perintah Allah tapi tidak mau mengerjakannya bahkan melakukan yang tidak diperintahkan. Semua itu mengundang petaka bagi diri sendiri.

28.Al Baqarah 61 : Berhati-hatilah terhadap keinginan. Diperbudak keinginan akan menjerumuskan hidup dalam petaka. Kendalikan keinginan niscaya akan selamat dan bahagia.

29.Al Baqarah 62 : Kekuatan keimanan seorang mukmin yang gemar beramal sholeh, tidak diperdaya kekhawatiran dan kesedihan, karena yakin akan janji dan jaminan Allah.

30.Al Baqarah 74 : Sesungguhnya ada batu yang masih bercelah dan mengalirkan air karena takut pada Allah, tapi ada hati yang lebih keras membatu yang tak pernah tergetar pada Allah.

31.Al Baqarah 76-77 : Manusia bermuka dua adalah kaum munafik, di depan tampak beriman, di belakang dusta. Allah Maha Tahu yang Nampak dan yang tersembunyi.

32.Al Baqarah 78-79 : Allah amat murka pada yang sok tahu dan berbohong yang berkata ini dari Allah padahal bukan. Hati-hatilah jangan sampai mengada-ada atas nama Allah!

33.Al Baqarah 83-86 : Para pengingkar janji digolongkan kepada orang yang membeli kehidupan dunia dengan menjual kehidupan akhirat, mengutamakan yang akan sirna daripada yang kekal.

34.Al Baqarah 86 : Segala perbuatan mempermainkan agama/janji Allah, pastilah akan berbuah kehinaan, malapetaka, dan Allah tidak akan memberikan pertolonganNya.

35.Al Baqarah 87-91 : Waspada! Kedengkian betul-betul membutakan hati, tak bisa melihat dan mengakui kebenaran dari pihak lain, sehingga hidup dalam kegelapan dan kesesatan.

36.Al Baqarah 87-91(b) : Allah membagikan nikmat sesuka Allah kepada siapa saja yang Dia kehendaki, kedengkian kita hanya menjadi bencana bagi diri sendiri.

37.Al Baqarah 91 : Janganlah kebangsaan menghalangi mencari kebenaran, karena tiap bangsa adalah ciptaan Allah dan Allah memberi kebenaran lewat siapapun yang dia kehendaki.

38.Al Baqarah 94-95 : Alat ukur kecintaan kepada Allah adalah ingat mati. Pecinta Allah tak gentar bahkan rindu, tapi pecinta dunia amat takut dan tak ingin mati.

39.Al Baqarah 96 : Para pecinta dunia sangat tamak dan berharap berumur panjang karena keserakahannya. Para Pecinta Allah ingin umur panjang yang berkah untuk beramal shalih.

40.Sihir memang ada. Sihir adalah perbuatan syirik yang amat jahat dan hanya bisa terjadi atas izin Allah. Maka berlindunglah selalu kepada Allah.

41.Ciri kedengkian adalah tidak rela melihat orang lain senang, padahal Allah membagikan nikmat kepada siapa yang dikehendaki tak terhalang oleh kedengkian.

42.Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kewajiban kita adalah berbaik sangka kepadaNya dan mentaatiNya dengan ikhlas .

43.Sikap kepada pendengki adalah memaafkan dan membiarkan sampai Allah menentukan keputusanNya, jangan biarkan kedengkian orang lain mencuri waktu, hati, dan kemuliaan kita.

44.Al Baqarah 115 : Dan milik Allah timur dan barat kemanapun menghadap disitulah Allah, tiada tempat dimanapun kecuali Allah, mutlak dalam kekuasaan Allah.

45.Al Baqarah 117 : Tiada yang mustahil bagi Allah, “kun fayakun” bila Dia menghendaki sesuatu pasti akan terjadi. Maka jangan pernah putus asa dari pertolonganNya.

46.Al Baqarah 119 : Nabi Muhammad diutus sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, maka hendaknya dakwah Islam dapat membawa kebahagiaan dan mengingatkan dengan bijak.

47.Al Baqarah 125 : Nabi Ibrahim AS mengajari kita untuk membuat suatu yang monumental dan bermanfaat terus menerus seperti Ka’ bah. Maka tanamlah kebaikan yang langgeng manfaatnya.

48.Al Baqarah 127 : Agar hati ikhlas, kuncinya fokuskanlah fikiran kita agar apapun yang kita lakukan diterima Allah, saat awal, ketika, dan setelah beramal.

49.Al Baqarah 128 : Doa Nabi Ibrahim as untuk anak cucunya adalah isyarat bahwa tanggung jawab dan sukses orangtua adalah ketika diri dan keturunannya tunduk patuh kepada Allah.

50.Al Baqarah 130 : Masuk hutan tanpa peta, penunjuk arah adalah kebodohan, akan tersesat, dan sengsara sepanjang jalan, agama adalah petunjuk, kehidupan tanpa agama adalah kebodohan.

51.Al Baqarah 134 : Allah Maha Adil. Tak ada yang tertukar setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya dan seseorang tak akan memikul tanggung jawab yang tak dilakukannya.

52.Al Baqarah 143 : Allah memberi perintah dan larangan bukan karena Allah membutuhkan sesuatu dari hamba-hambaNya, melainkan sebagai ujian ketaatan dan keikhlasan bagi hamba-hambaNya.

53.Al Baqarah 154 : Ada orang masih hidup tapi dianggap mati karena sia-sia dan mendustakan kebenaran, tapi ada yang telah wafat tapi tetap hidup di sisi Allah, yaitu para Syuhada.

54.Al Baqarah 155 a : Hidup adalah perpindahan dari satu masalah ke masalah lain. Allah menguji kita agar semakin matang dan dekat denganNya bila kita menyikapi dengan tepat.

55.Al Baqarah 155 b : Yang paling menggelisahkan dalam hidup ini adalah takut kehilangan sesuatu : kedudukan, harta, jiwa, popularitas, dll padahal itu semua titipan Allah.

56.Al Baqarah 159 – 161 : Allah mengampuni manusia yang terlaknat sekalipun, kuncinya tobat sebelum ajal tiba dan segera mengadakan perbaikan serta mau menyampaikan kebenaran.


57.Al Baqarah 165 : Manusia akan diperbudak oleh yang dicintainya. Sebaik-baik kecintaan adalah kepada Allah, akan jadi mulia. Seburuk-buruk kecintaan adalah kepada selain Allah.

58.Al Baqarah 172 : Makan yang halal dan thoyib itu nikmat, yang lebih nikmat adalah mensyukuri yang ada dengan cara banyak memberi makan saudara kita yang lapar dengan hati ikhlas.

59.Al Baqarah 173 a : Allah mengharamkan bangkai, darah, babi dan yang disembelih tak atas nama Allah, untuk menguji keimanan, memilih ketaatan atau hanya memuaskan nafsu?

60.Al Baqarah 173 b : Dalam hidup ini aka nada ujian, situasi yang darurat, seperti bolehnya memakan yang diharamkan, TAPI bukan karena ingin menikmati atau menjadi berlebih-lebihan.

61.Al Baqarah 178-179 : Hukuman karena nafsu amarah akan cenderung dzolim dan mengundang kedendaman. Hukuman dengan dasar keadilan akan menimbulkan ketenangan dan hikmah.

62.Al Baqarah 180 : Perintah berwasiat adalah kearifan bertanggung jawab terhadap orang yang kita tinggalkan. Sebaik-baik peninggalan adalah mewariskan nama baik dan anak-anak yang soleh.

63.Al Baqarah 182 : Wasiat yang tak adil ibarat menyimpan bom waktu, yang akan meledak merusak kekeluargaan. Kasih sayang tak boleh membuat kita bersikap tidak adil.

64.Al Baqarah 183 : Puasa adalah KEMAMPUAN MENGENDALIKAN DIRI. Hidup terkendali akan terasa nikmat dan mudah mencapai tujuan tapi hidup tak terkendali pasti akan nelangsa dan celaka.

65.Al Baqarah 186 : Allah Maha Dekat, lebih dekat dari siapapun terdekat, tapi dekatnya Allah buka dengan jarak karena Dia tak serupa apapun. Kian kuat iman kian dekat.

66.Al Baqarah 187 : Allah menghalalkan ‘bercampur’ di malam-malam bulan Ramadhan. Allah Maha Mengerti keadaan hamba-hambaNya dan pasti semua aturanNya adalah untuk kebaikan kita.

67.Al Baqarah 188 : Mengambil dengan cara yang tak halal bagai mengambil air limbah, banyak tapi kotor, racun. Rizki halal bagai mata air yang jernih segar, menyehatkan.

68.Al Baqarah 194 : Islam mengizinkan membalas dengan tindakan serupa dan seimbang sebagai keadilan, tapi bila membalas dengan sikap yang lebih baik adalah lebih disukai Allah.

69.Al Baqarah 195 : Terlarang berbuat sesuatu yang menjatuhkan diri dalam kebinasaan karena diri ini adalah amanah Allah, berbuat yang merusak diri adalah mengkhianati amanah itu.

70.Al Baqarah 196 : Ibadah haji penuh pengorbanan harta, waktu, tenaga, pikiran tapi terasa nikmat. Ternyata apapun bila karena Allah akan terasa ringan dan nikmat.

71.Al Baqarah 197 : 3 larangan utama selama dijamu Allah dalam berhaji, RAFATS (berpikir kotor dan mesum), FASIK (tau tapi sengaja melanggar), JIDAL (berbantah-bantahan).

72.Al Baqarah 201 : Allah mengajarkan kita doa sapujagad sebagai TARGET HIDUP kita :
1. Kebaikan hidup dunia 2. Kebaikan akhirat 3. Dilindingi dari api neraka.Amin

73.Al Baqarah 204 : Ternyata ada manusia yang amat manis dimulut dan menarik tapi busuk di hati, yaitu kaum munafik. Waspadalah dengan selalu dekat dan berlindung kepada Allah.

74.Al Baqarah 205 : Ciri-ciri munafik lainnya adalah amat mudah merusak alam, tumbuhan, hewan, tak memiliki belas kasih dan tanggung jawab. Naudzubillah!

75.Al Baqarah 208 : Tak akan sempurna kenikmatan bila hanya paham sebagian. Begitu pula indah dan nikmatnya ISLAM tak terasa bagi yang tak masuk secara KAAFAH (total).

76.Al Baqarah 212 : Di antara tanda keingkaran (kekafiran): memandanga indah kehidupan dunia sehingga melupakan akhirat dan menganggap rendah/hina orang beriman.

77.Al Baqarah 213 a : Allah mengutus nabi-nabi sebagai PEMBERI KABAR GEMBIRA dan PEMEBERI PERINGATAN. Kata kuncinya : jadikan dakwah membawa kabar gembira sebagai langkah awal.

78.Al Baqarah 216 : Boleh jadi kita benci sesuatu tapi baik bagi Allah dan boleh jadi kita suka sesuatu tapi buruk bagi Allah. Allah Maha Tahu dan kita tidak tahu.

79.Al Baqarah 221 : Memilih jodoh hanya karena menarik tak menjadi jaminan kebahagiaan. Pilihlah yang paling kokoh imannya, yang terbukti dari ketaatan, akhlaq, dan kemanfaatan.

80.Al Baqarah 222 : Sesungguhnya Allah amat mencintai hambaNya yang banyak bertobat dan mensucikan diri, yaitu menyesali dosa-dosa, memohon ampunan dan menjauhi maksiat.

81.Al Baqarah 233a : Anjuran menyusui selama 2 tahun adalah ilmu Allah yang pasti terbaik untuk semua pihak, lahir maupun bathin, dan kesempurnaannya ada pada keikhlasan.

82.Al Baqarah 235 : Yakinilah Allah Maha Tahu segala lintasan dan isi hati kita. Maka MALUlah bila terlintas hal yang buruk atau berniat yang dilarang Allah.

83.Al Baqarah 237 : Sesungguhnya MEMAAFKAN itu lebih dekat kepada TAQWA. Dimaafkan itu nikmat tapi memaafkan jauh lebih nikmat, apalagi memberi maaf sebelum diminta.

84.Al Baqarah 238 : Khusyu’ dalam SHALAT akan tampak pula dalam keseharian. Khusyu’ artinya paham dan penuh perhatian kepada apa yang dilakukan, sungguh-sungguh, tenang, dan fokus.

85.Al Baqarah 245 : Barangsiapa yang memberikan pinjaman kepada Allah Pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran dengan banyak. Inilah janji Allah yang pasti benar.

86.Al Baqarah 250 : Doa menghadapi ancaman besar, “Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkan pendirian kami dan tolonglah dari kaum yang ingkar.

87.Al Baqarag 251 : Tabiat manusia pada umumnya mudah berbuat kerusakan. Allah lah yang menolak keganasan satu sama lainnya, maka cukuplah Allah sebagai Pelindung.

88.Al Baqarah 253 : Allah lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lain dari para RasulNYA. Jadi kemuliaan adalah hak ALLAH yang diberikan kepada yang dikehendaki.

89.Al Baqarah 254 : Kita berpacu dengan kesempatan. JANGAN TUNDA berbuat KEBAIKAN. Bila ajal datang maka kesempatan telah sirna dan tak akan pernah kembali lagi.

90.Al Baqarah 256 : Tak ada paksaan memasuki ISLAM. Tugas kita sebagai ummat Islam adalah menjadi bukti muslim yang baik dan membantu siapapun mendapat manfaat dari Islam.

91.Al Baqarah 257 : Kegelapan membuat segala tak pasti, cemas dan ragu. IMAN adalah CAHAYA, hidup kan mantap, nikmat kan jelas dan bahaya kan nampak agar dihindari.

92.Al Baqarah 260 : Nabi IBRAHIM AS makin yakin bukti kebesaran ALLAH. Maka untuk MEYAKINKAN keindahan Islam, kuncinya adalah berilah BUKTI dengan menjadi pribadi indah.

93.Al Baqarah 261 : Jaminan ALLAH terhadap yang bersedekah adalah seperti tanam 7 bulir yang tiap bulirnya keluar 100 biji. ALLAH benar-benar melipatgandakan rizki ahli sedekah.

94.Al Baqarah 262 : WASPADAlah terhadap penghapus keutamaan sedekah yaitu 1. MENYEBUT2 PEMBERIAN (riya/pamer) 2.MENYAKITI PERASAAN YANG DIBERIKAN SEDEKAH.

95.Al Baqarah 263 : PERKATAAN YANG BAIK dan PEMBERIAN MAAF lebih baik drpd SEDEKAH yang disertai sesuatu yg MENYAKITKAN perasaan. Sedekahlah dg sikap TERMULIA.

96.Al Baqarah 264 : Bagai batu licin ada tanah ditimpa hujan lebat maka jadilah bersih tak bersisa. Itulah tamsil bagi yang PAMER sedekah&menyakiti yang diberi.

97.Al Baqarah 265 : Bagai kebun yang disiram hujan, buahnya berlipat ganda, gerimispun tetap berbuah. Itulah permisalan DERMAWAN yang IKHLAS karena ALLAH semata.

98.Al Baqarah 267 : Allah menyuruh kita memberikan yang baik yang kitapun menyukainya, jangan memberikan yang buruk yang kitapun memicingkan mata tak menyukainya.

99.Al Baqarah 268 : Syaitan menakut2i dengan kemiskinan dan mengajak kikir. ALLAH menjanjikan ampunan dan kurnia melimpah dengan menjadi dermawan. Mau ikut mana?

100.Al Baqarah 269 : Manusia paling beruntung adalah yang dikaruniai HIKMAH, kepahaman tentang ALLAH, RASUL, Kebenaran Al Quran dan Hadis, serta makna dibalik tiap kejadian.

101.Al Baqarah 271 a: Menampakkan sedekah itu BAIK (dengan niat untuk dicontoh), MENYEMBUNYIKANnya itu LEBIH BAIK, lebih terpelihara dari riya. ALLAH Maha Menyaksikan.

102.Al Baqarah 271 b: ALLAH berjanji akan hapus dosa AHLI SEDEKAH yang ikhlas, yang yakin dan puas hanya ALLAH yang Maha Mengetahui apapun yang dikerjakan.

103.Al Baqarah 272 : Bukan kewajibanmu member mereka Hidayah. ALLAHlah yang memberi petunjuk. Tugas kita hanya menjadi bukti indahnya Islam dan memberi manfaat sebesar-besarnya.

104.Al Baqarah 280 : MENAGIH hutang dengan cara yang baik adalah kebaikan. MENANGGUHKAN sampai lapang lebih baik. MENGIKHLASKAN bila tak mampu adalah yang PALING ALLAH SUKAI.

105.Al Baqarah 281 : JAMINAN ALLAH; tak ada yang tertukar semuanya sempurna. Tiap amal akan kembali kepada pelakunya. ALLAH TAK BERBUAT ZOLIM merugikan hambaNya.

106.Al Baqarah 283 : Bila kita DIPERCAYA walaupun tak tertulis dan tak ada saksi, hendaklah kita SEMPURNAKAN JANJI dan AMANAT, ingat, ALLAH MAHA MENYAKSIKAN!

107.Al Baqarah 284 : Milik Allah segala yang di langit dan di bumi. Allah Maha Tahu yang tampak atau sembunyi di hati. Allah Maha Sempurna, Pembuat Perhitungan.

108.Al Baqarah 285 : CIRI MU’MIN : iman kepada ALLAH, malaikat-malaikatNYA, kitab-kitabNYA, Rasul-rasulNYA, tanpa membedakan satu dari yang lain & SAMI’NA WA ATHA’NA (kami dengar dan taat).

109.Al Baqarah 286 : Allah tak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya, Allah Maha Tahu keadaan kita lebih daripada kita sendiri. Berbaik sangka dan ikhtiarlah.

110.Al Baqarah 286b : Setiap orang mendapat pahala dari kebajikannya yang ia lakukan dan mendapat siksa dari kejahatan yang ia lakukan. Cukuplah HANYA KEBAIKAN yang kita LAKUKAN.

111.Ali Imran 4 : Al Furqon adalah pembeda yang haq dan bathil. Manusia beruntung adalah yang dapat membedakan dengan jelas yang benar dan salah, Langkah Mantap, hati tentram.

112.Ali Imran 5 : Sesungguhnya bagi Allah tak ada satupun yang tersembunyi. Jadilah selalu merasa DILIHAT, DISAKSIKAN ALLAH niscaya akhlaq akan terpelihara dan mulia.

113.Ali Imran 6 : Allah yang membentuk diri kita. Semua adil yang terbaik dalam pandanganNYA. Buruk dan cacat hanyalah pandangan nafsu kita saja. Semuanya ada hikmahnya.

114.Ali Imran 8 : Doa hidayah Ya Robbana, jangan jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah KAU beri hidayah, karuniakan rahmatMU. ENGKAUlah Pemberi Karunia.

115.Ali Imran 14: Allah MENGUJI dengan menjadikan indah dalam pandangan manusia : wanita, anak-anak, harta benda, kendaraan, tanah dll. Ingat hanya di sisi ALLAH sebaik-sebaik karunia.

116.Ali Imran 17 : Inilah diantara ciri-ciri ahli SURGA, orang yang SABAR, TUNDUK, Taat, Menafkahkan harta di jalan ALLAH dan yang memohon ampunan di waktu Sahur(Tahajjud).

117.Ali Imran 19 : Sesungguhnya agama disisi ALLAH hanyalah ISLAM = penyerahan diri sepenuhnya kepada ALLAH dan membawa rahmat bagi seisi alam, semestinya begitulah sikap sebagai muslim.

118.Ali Imran 20 : Kewajiban kita hanya MENYAMPAIKAN bukan memaksa, awali dengan diri menjadi BUKTI indahnya ISLAM lalu beri manfaat dari Islam dan pasrahkan kepada ALLAH.

119.Ali Imran 26a : Ya Allah Pemilik segala kekuasaan, Engkau beri Kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, Engkau ambil kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki.

120.Ali Imran 26b : Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki, Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki, hanya di tanganMu segala kebajikan, Allah Maha Kuasa.

121.Ali Imran 27 : Yakinlah bahwa hanya ALLAH yang menggilirkan siang dan malam, yang menghidupkan dan mematikan. ALLAH membagi rejeki kepada siapa yang IA kehendaki tanpa batas.

122.Ali Imran 28 : ALLAH melarang kita meninggalkan orang-orang beriman dan lebih memilih teman akrab, pemimpin, pelindung atau penolong dari orang-orang yang ingkar pada ALLAH.

123.Ali Imran 29 : Katakanlah jika kamu menyembunyikan atau menampakkan apa yang ada di hatimu, PASTI ALLAH tahu. Maka pastikan, jagalah kesucian HATI kita.

124.Ali Imran 30 : Akan dating HARI PENYESALAN, yang tiap orang ingin jauhi, hari ketika tiap perbuatan baik maupun buruk kembali kepada pelakunya dan mendapat balasannya.

125.Ali Imran 31-32 : TIADA KEBAHAGIAAN SEJATI TANPA CINTA KEPADA ALLAH, Bukti cinta kepada ALLAH adalah kesungguhan kita untuk KENAL dan TAAT pada ALLAH dan RASULNYA.

126.Ali Imran 35 : Janin adalah ciptaan ALLAH, niatkanlah memiliki keturunan menjadi hamba yang saleh dan senang berkhidmat kepada ummat, agar selalu bahagia dan bermanfaat.

127.Ali Imran 36 : Sangat wajar bila kita ingin anak laki-laki/perempuan, tapi tak wajar bila kecewa karena tak sesuai harapan, karena ALAH Maha Tahu yang terbaik bagi hambaNya.

128.Ali Imran 38 : Anak soleh adalah rizki yang tak ternilai, membawa manfaat dunia akhirat, raihlah dengan keteladanan dan kasih sayang orang tua, doakanlah terus dengan doa di ayat ini.

129.Ali Imran 40 : Istri Nabi Zakariya sudah tua dan mandul, namun akhirnya mengandung. Segalanya mudah bagi ALLAH. Janganlah berputus asa. Luruskan niat & sempurnakan ikhtiar.

130.Ali Imran 57 : Segala perbuatan baik, benar-benar akan kembali kepada pembuatnya dan disempurnakan ganjarannya, maka fokuslah dalam hidup ini untuk selalu berbuat kebaikan dengan ikhlas.

131.Ali Imran 59 : Penciptaan Adam AS tanpa Ayah, Ibu, Isa AS tanpa Ayah adalah mudah bagi Allah, kun fayakun! Maka janganlah berputus asa terhadap pertolonganNYA!OPTIMIS!

132.Ali Imran 60 : ALLAH MELARANG MENJADI MANUSIA RAGU, bila ragu kuncinya adalah STOP sejenak dan segera cari info yang BAL (Benar, Akurat, Lengkap) dan kerjakan dengan YAKIN.

133.Ali Imran 66 : Masih dianggap wajar berbantah-bantahan terhadap hal yang diketahui, tapi suatu kebodohan jika berbantah-bantahan terhadap yang tak diketahui/dipahami. Pahamilah.

134.Ali Imran 72 : Mencampuradukan yang hak dan bathil seperti mencampur susu dengan kotoran. Mari istiqomah dalam kebaikan karena kebaikan itu pula yang akan kembali kepada kita.

135.Ali Imran 73 : Sesungguhnya karunia itu hanya dari Allah. Sedangkan makhluk hanya cara bagi siapa yang dikehendakiNya. Maka cukuplah Allah tempat bergantung segala urusan.

136.Ali Imran 75 : Sikap yang baik adalah mengembalikan titipan/hutang utuh pada waktunya, sikap yang buruk adalah mengembalikan sesudah ditagih-tagih, karena ada niat jelek.

137.Ali Imran 77 : Waspada jangan mudah berjanji dan bersumpah, karena bila tak ditepati, akan mengundang kemurkaan Allah. Hilang kepercayaan sesama. Pastikan TEPATI JANJI.

138.Ali Imran 78 : Ada yang lisannya seperti yang membaca kebenaran sambil menambah-nambah seakan datang dari Allah, padahal berdusta, maka berlindunglah kepada Allah berlindunglah kepada Allah dari orang yang manis mulut.

139.Ali Imran 79 : Para Nabi tak mengajarkan untuk dikultuskan. Apalagi diri kita. Tak perlu ingin dihormati orang lain. Tapi inginkanlah selalu bisa MENGHORMATI yang lain.

140.Ali Imran 83 : RELA atau TERPAKSA segalanya pasti kembali kepada Allah, yang Maha Pencipta, lalu mengapa kita sombong, lalai dan mencari jalan selain agama ALLAH ?

141.Ali Imran 84 : Tak boleh membeda-bedakan para nabi. Semua diberi karunia beragam. Ambillah hikmah dan pelajaran dari tiap nabi, dan cukupkan nabi Muhammad sebagai penyempurna.

142.Ali Imran 91 : Orang yang mengingkari Allah sampai akhir hayatnya, takkan diterima walau menebus diri dengan emas sepenuh, segala amal kebaikan harus didasari keimanan.

143.Ali Imran 103 : HANYA ALLAH yang mempersatukan hati, dari awalnya bermusuhan menjadi bersaudara, menyelamatkan kita dari kesesatan. Maka tetap berpegang teguhlah kepada agama ALLAH.

144.Ali Imran 104 : Salah satu ciri KEBERUNTUNGAN dalam hidup adalah bila kita menjadi bagian dari golongan orang yang mampu menyeru kepada yang baik dan menolak yang mungkar.

145.Ali Imran 105 : Hati-hatilah, berselisih dan bercerai-berai sesudah mendapat petunjuk kebenaran yang jelas, jauh lebih dibenci Allah dibanding yang berselisih karena kebodohan.

146.Ali Imran 110 : Sesungguhnya kita dilahirkan menjadi UMMAT TERBAIK bila : BERIMAN teguh, selalu MENGAJAK kepada KEBENARAN dan berani untuk MENCEGAH KEMUNGKARAN.

147.Ali Imran 111 : Yakinlah penghinaan dan celaan manusia tak akan membawa mudharat sama sekali tanpa ijin Allah. Takutlah akan celaan penghinaan Allah kepada kita.

148.Ali Imran 112 : KEHINAAN akan menimpa dimana saja bila kita mengingkari janji baik kepada Allah, jua kepada sesama, PASTIKAN PANTANG KHIANATI JANJI apapun yang terjadi.

149.Ali Imran 118 : HATI-HATI dalam memilih teman akrab. Bila tak punya iman, sering memudharatkan. Senang menyusahkan. Mulut menyebarkan kebencian, hatinya lebih benci lagi.

150.Ali Imran 120 : PENDENGKI itu senang saat kita susah dan susah saat kita senang. Hadapi mereka dengan kesabaran dan ketakwaan niscaya tak akan membahayakan sedikitpun jua.

151.Ali Imran 122 : Semakin bersandar kepada selain Allah, semakin gelisah dan jauh dari pertolongan Allah. Ketenangan dan kemenangan hanya bila hati bulat bertawakkal kepada Allah.

152.Ali Imran 178 : Hati2lah terhadap kelapangan dan kemudahan yang membuat kian lalai dan maksiat kepada Allah. Semua itu menjadi tanda kemurkaan Allah, bukannya nikmat.

153.Ali Imran 180 : Janganlah menyangka kebakhilan itu baik, bahkan kekikiran itulah sumber malapetaka dunia akhiratnya. Keselamatan dan kebahagiaan hanya bagi DERMAWAN.

154.Ali Imran 185 : Tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, hidup di dunia hanya MAMPIR, segala yang ada hanya TITIPAN dan kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang menipu.

155.Ali Imran 186 : Kita pasti diuji atas harta dan diri dan akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hati, namun jika BERSABAR dan BERTAQWA, niscaya akan mendapat keutamaan.

156.Ali Imran 188 : waspada SENANG MEMBANGGA-BANGGAKAN YANG TELAH DIKERJAKAN dan SENANG DIPUJI TERHADAP SESUATU YANG BELUM DIKERJAKAN, benar-benar akan mengundang murka Allah.

157.Ali Imran 190-191 : CIRI yang Berakal : ingat terus menerus dan kagum kepada perbuatan Allah dalam segala situasi. Semakin lupa kepada Allah sesungguhnya makin kurang berakal.

158.Ali Imran 197 : Janganlah terkecoh melihat orang yang ingkar tapi tampak sukses duniawi. Sesungguhnya dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu. Taat pada Allah adalah sebaik-baik rizki.

159.Ali Imran 200 : Allah menyurh kita BERSABAR DAN MENGUATKAN KESABARAN serta SELALU SIAGA dalam menhadapi hidup ini agar beruntung mendapat pertolongan Allah.

160.AnNisa 1 : Gigihlah untuk menyambungkan dan memelihara hubungan silaturahmi. Kuncinya JANGAN MENYINGGUNG dan JANGAN MUDAH TERSINGGUNG, insyaAllah aman dan nyaman.

161.AnNisa 3 : ISLAM mengijinkan poligami dengan syarat-syarat tertentu karena bukan hal mudah dan agar tak mudharat, dibatasi 4, karena sebelum masa Rasul terbiasa lebih dari itu.

162.AnNisa 4 : Mas kawin adalah penghormatan dari pihak pria. Wajib ikhlas dan menjadi hak wanita istrinya. Namun kedermawanan istri akan menambah berkah dan indah.

163.An Nisa 7 : warisan orang tua adalah bonus dari karunia Allah dengan aturan yang adil menurut Alloh. Hati-hati lah, ketamakan akan merusak aturan Alloh dan memutuskan silaturahmi.

164.An Nisa 9 : Meninggalkan keturunan yang lemah adalah perbuatan yang dilarang Islam. Maka mampukan diri untuk meninggalkan keturunan yang memiliki kekuatan lahir bathin.

165.An Nisa 11-12 : Ini adalah ayat-ayat tentang pembagian waris. Harus diimani dengan benar. Alloh Maha Tahu keadaan makhluk yang diciptakanNya dan Maha Tahu yang terbaik.

166.An Nisa 17 : Orang yang berbuat dosa karena kejahilan (kebodohan) dan bersegera bertobat, niscaya Alloh mengampuninya. Alloh Maha Tahu dan Maha Bijaksana.

167.An Nisa 18 : TAUBAT yang tidak diterima adalah taubat orang yang berbuat kejahatan sampai saat ajal tiba barulah bertobat, dan yang mati dalam keingkaran kepada Alloh.

168.An Nisa 32 : DILARANG IRI terhadap orang lain karena ALLOH membagikan rizki kepada siapa yang dikehendaki. Iri dengki tak mengubah rizki orang selain menyengsarakan diri.

169.An Nisa 32b : ALLOH yang membagikan rizki. Pria dan wanita mendapat dari apa yang diusahakannya. Selalu iringi dengan doa karena ALLOH Maha Menhetahui segala sesuatu.

170.An Nisa 34 : Kaum laki-laki adalah pemimpin kaum perempuan, bukan untuk menguasai, namun pelayan kaumnya menjadi tauladan penuh tanggung jawab.

171.An Nisa 35 : Bila ada sengketa suami istri kirimlah hakam dari kedua pihak, bila keduanya berniat baik dan tulus, ALLOH akan memberi taufik memperbaiki keluarga tersebut.

172.An Nisa 36 : Inilah urutan prioritas dalam berbuat baik : orang tua, karib kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan jauh, teman sejawat, ibnu sabil.

173.An Nisa 37 : ALLOH TAK MENYUKAI orang sombong dan membangga-banggakan diri. Ciri-cirinya KIKIR dan menyuruh yang lain kikir, tak bersyukur dengan menyembunyikan karunia ALLAH.

174.An Nisa 40 : ALLOH TAK MENZOLIMI hambaNYA walau sebesar zarrah/atom. Kita sengsara buah dari kezoliman sendiri. Kebaikan sekecil apapun dilipat gandakan ganjarannya.

175.An Nisa 46 : MENDENGAR berarti hanya pekerjaan telinga. MENDENGARKAN adalah pekerjaan akal dan hati. Mendengar kebenaran tanpa hati tak mendengarkan apa-apa, tak manfaat.

176.An Nisa 48 : Alloh tak mengampuni dosa syirik, menyembah dan mengabdikan diri kepada (Tuhan) selain ALLOH, berupa benda, harta, pangkat, jabatan, popularitas, nafsu.

177.An Nisa 58 : Alloh menyuruh kita menyampaikan amanat kepada yang berhak dan selalu berlaku adil dalam situasi apapun. Itulah yang membuat kita menjadi bahagia dan mulia.

178.An Nisa 59 : Bagai ragu di hutan, segeralah baca peta atau tanya kepada ahlinya. Begitu pula bila kita ragu atau bermasalah kembalikanlah kepada Al Qur’an dan Sunnah Nabi.


179.An Nisa 61 : Diantara ciri munafikin, selain perkataan dan perbuatannya berbeda, hati mendustakan kebenaran mereka selalu berupaya menghalangi orang untuk mengenal kebenaran.

180.An Nisa 65 : Salah satu tanda keimanan adalah merujuk kepada sunnah/contoh Rosul dalam menyelesaikan perkara, tak keberatan dan ridho, yakin yang terbaik adalah Rosul.

181.An Nisa 74 : Orang yang menukar kehidupan dunia dengan akhirat akan lebih ringan menghadapi cobaan hidup. Orang yang amat cinta dunia akan berat menghadapi hidup ini.

182.Al Maidah 76 : Mengapa harus mengabdikan diri kepada selain Alloh karena pasti selain Alloh tak akan bisa membawa mudharat atau manfaat sedikitpun tanpa seizinNya.

183.Al Maidah 82 – 83 : Yang keras memusuhi adalah Yahudi dan musyrikin yang paling dekat dengan Mu’min adalah nasrani yang berlinangan air mata atas kebenaran dan ingin jadi saksi Al Qur’an.

184.Al Maidah 87 : JANGAN MENGHARAMKAN apa yang dihalalkan Alloh dan jangan melampaui batas, segalanya harus terukur proporsional, Alloh tak suka yang berlebihan dalam segala hal.

185.Al Maidah 91 : Minuman keras dan judi adalah sarana syetan untuk menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara manusia dan untuk menghalangi dari mengingat Alloh dan Sholat.

186.Al Maidah 92 : TUGAS ROSUL adalah menyampaikan kebenaran dengan terang, begitupun kita dalam berdakwah, menjadi teladan, bukti dan dapat menyampaikan Islam dengan jernih dan terang.

187.Al Maidah 94 : ALLOH MENGUJI DENGAN LARANGAN sama sekali bukan untuk Alloh tapi pasti untuk kebaikan kita sendiri dan bila kita langgar maka celaka dan rugi kita sendiri.

188.Al Maidah 99 : INGATLAH SELALU bahwa Alloh Maha Tahu atas yang dinyatakan dan disembunyikan maka pastikan tidak mencari ridlo manusia dengan menepis ridlo Alloh SWT.
189.Al Maidah 100 : YG BURUK dan MENCELAKAKAN SERING tampak baik dan menarik hati karena NAFSU maka waspadalah dan dekatlah pada Alloh agar pikiran jernih, jelas baik dan buruk.

190.Al Maidah 110 : Perintah syukur kepada Nabi Isa, sebuah nikmat hanya akan dinikmati bila disyukuri, sebaliknya nikmat tak akan ternikmati bagi yang tak tau bersyukur.

191.Al Maidah 118 : Doa Nabi Isa ‘Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hambaMu, jika engkau mengampuni mereka, sesungguhnya engkau Maha perkasa lagi Maha bijaksana.’

192.Al An’am 2 : HANYA ALLAH yang menentukan kematian/ajal kita dan hanya Dia yang tahu waktunya, maka slalu waspada, siap pulang dengan niat dan amal baik setiap saat.

193.Al An’am 3 : SADARI bahwa ALLOH BENAR-BENAR mengetahui segala yang dirahasiakan maupun yang terang-terangan, menyaksikan segala yang kita kerjakan, jaga diri, ALLAH akan menjaga kita.

194.Al An’am 8 : Kita dianjurkan untuk melakukan perjalanan karena banyak pelajaran & hikmah, sejarah peradaban yang taat & maksiat kepada Alloh, menambah yakin kepada janji Alloh.

195.Al An’am 13 : Milik Alloh segala yang ada pada siang dan malam, seluruhnya dalam kekuasaanNYA maka cukuplah Alloh sebagai pelindung kita, tak ada yang menimpa tanpa izinNya.

196.Al An’am 17 : Lari ke manapun, meminta pertolongan siapapun pasti sia-sia bila Alloh tak menolong, maka cukup hanya kepada Alloh kita bergantung, akan dating pertolonganNYA.

197.Al An’am 18 : ALLOH PENGUASA SETIAP HAMBANYA, siapapun kita harapkan dan siapapun yang kita takuti dalam genggaman Alloh cukuplak berharap dan berlindung kepada Alloh.

198.Al An’am 21 : TERMASUK MANUSIA ZALIM, orang yang dusta, mengada-ada dan mengatasnamakan Alloh sepanjang hayat tak akan beruntung, jujur itu lega, nikmat dan terhormat.

199.Al An’am 25 : MANUSIA MALANG, adalah yang bermata tapi tidak melihat kebenaran, bertelinga tapi tak mau dengar, tertutup hati untuk kebenaran tak ada arti hidup dalam SESAT.

200.Al An’am 29 : CIRI PENCINTA DUNIA sangat sibuk lahir bathinnya dengan duniawi belaka, tak peduli akherat, bousnya didunia pasti tak tenang, akherat celaka.

201.Al An’am 38 : Semua binatang di bumi, juga burung-burung yang terbang adalah umat seperti kita. Mereka bertasbih dengan cara mereka ingat dan takjub kepada ALLAH penciptanya.

menjawab pertanyaan saudara Mardiana

Wealaikum salam wr. wb
menjawab pertanyaan kamu yang bertanya kenapa harus saya membangun bila aku malah hancur
kenapa karna seorang wanita hingga saya tak punya semangat dan apa-apa lagi

seingkat saja !!
kamu boleh ambil foto-foto aku dengan adikku
tapi jangan.... gurau
kamu emang sahabat yang sangat peduli
apa boleh dikata itulah kenyataannya, kamu dengar dari siapa/
semoga kamu sehat saja ya, lama kita tak bertemu, tapi kenapa kamu baru muncul
tahu dari siapa email dan Blog ku?
ya itulah aku yang jiwa aku mulai tidak ada dan mapir tidak ada
mungkin tinggla 30% dan terus berkurang
aku suadah emncoba kembalikan pada posisi awal tapi tetap tidak bisa
bahkan malah tambah parah, sepertinya itulah takdirku dalam uji coba
tapi aku yakin Allah maha tahau membalas dan memberikan sesuatu yang terbaik
aku tulus kok kalau emang itu membuat dia bahagia
dia bukan kejam yang seperti kamu katakan, dia karena terpakasa saja
tak ada lagi pilihan untuk berbuat
aku tahu benar siapa dia
emang dia tak bisa ngaji sebagaimana yang kamu harapkan dan kata kamu dia tidak bisa
membantu di pesantren untuk mengjar
emang sih dia tak tahu kitab kuning tapi masih ada pelajar lain
kamu emnag hafal qur ana tapi aku yakin dia juga bisa
aku tahu kok kecerdasan dia
aku tahu pribadi dia
kau tahu tidak dari 7 kreteria yang harus di ujikan buat wanita sholehah dia sampai
6 tahap dan berasil lho dengan sempruna
emang sih pas pada tahap 7 tentang mental dan sifat -sifat tangap terhadap nyikapi dia sebuah masalah
lalu dia terpengaruh oleh konsep-konsep dan ide-ide dai teman-teman akrabnya
pada hal seandainya dia tahu apa yang ada padaku... senagaimana yang terjadi pada
kamu dulu.... aku yakin dia tak akan tega melepas akan aku
kita teruskan nanti
aku tunggu email kamu
iya aku janji
setiap pertanyaan kamu dan jaban aku pasti aku terbitkan di Blogku

Apa Narkoba Itu


APA YANG DISEBUT NARKOBA

Oleh : Saif Riza Urba Ningrum Ababil

Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :

• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.

• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.

Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:

• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.

Jenis Narkoba menurut efeknya

Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:

1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.

2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.

3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.

Penyalahgunaan Narkoba

Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.

Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:

  1. coba-coba
  2. senang-senang
  3. menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
  4. penyalahgunaan
  5. ketergantungan

Dampak penyalahgunaan Narkoba

Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.

Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.

Dampak Fisik:

1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi

2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah

3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim

4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru

5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur

6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual

7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)

8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya

9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian

Dampak Psikis:

1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah

2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga

3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal

4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan

5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

Dampak Sosial:

1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan

2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga

3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram

Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.

Bahaya bagi Remaja

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.

Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.

Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

Apa yang masih bisa dilakukan?

Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu

1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.

2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 - 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 - 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.

3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.

Cara Cepat dan Sukses Mumbuat Skirpsi

Oleh: Saif Riza.SS.Shum.S.Pd

Cara Cepat Menyusun Skripsi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis. Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar “lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi”.

Saya juga sering mendapat kiriman pertanyaan tentang bagaimana menyusun skripsi dengan baik dan benar. Ada juga beberapa yang menanyakan masalah teknis tertentu dengan skripsinya. Karena keterbatasan waktu, lebih baik saya jawab saja secara berjamaah di sini. Sekalian supaya bisa disimak oleh audiens yang lain.

Karena target pembacanya cukup luas dan tidak spesifik, maka tulisan ini akan lebih memaparkan tentang konsep dan prinsip dasar. Tulisan ini tidak akan menjelaskan terlalu jauh tentang aspek teknis skripsi/penelitian. Jadi, jangan menanyakan saya soal cara menyiasati internal validity, tips meningkatakan response rate, cara-cara dalam pengujian statistik, bagaimana melakukan interpretasi hasil, dan seterusnya. Itu adalah tugas pembimbing Anda. Bukan tugas saya.

Apa itu Skripsi

Saya yakin (hampir) semua orang sudah tahu apa itu skripsi. Seperti sudah dituliskan di atas, skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).

Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum “berhak” untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.

Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).

Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah “belajar meneliti”.

Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat.

Miskonsepsi tentang Skripsi

Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.

Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.

Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan

Siapkan Diri. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah persiapan dari diri Anda sendiri. Niatkan kepada Tuhan bahwa Anda ingin menulis skripsi. Persiapkan segalanya dengan baik. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.

Minta Doa Restu. Saya percaya bahwa doa restu orang tua adalah tiada duanya. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka dan anggota keluarga lainnya bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi. Kalau Anda tinggal di kos, minta pengertian dengan teman-teman lain. Jangan lupa juga untuk membuat komitmen dengan pacar. Berantem dengan pacar (walau sepele) bisa menjatuhkan semangat untuk menyelesaikan skripsi.

Buat Time Table. Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu time-consuming. Buat planning yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.

Berdayakan Internet. Internet memang membuat kita lebih produktif. Manfaatkan untuk mencari referensi secara cepat dan tepat untuk mendukung skripsi Anda. Bahan-bahan aktual bisa ditemukan lewat Google Scholar atau melalui provider-provider komersial seperti EBSCO atau ProQuest.

Jadilah Proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.

Be Flexible. Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Bisa saja skripsi anda sudah setengah jalan tetapi dosen pembimbing meminta Anda untuk mengganti topik. Tidak jarang dosen Anda tiba-tiba membatalkan janji untuk bimbingan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Terkadang Anda merasa bahwa kesimpulan/penelitian Anda sudah benar, tetapi dosen Anda merasa sebaliknya. Jadi, tetaplah fleksibel dan tidak usah merasa sakit hati dengan hal-hal yang demikian itu.

Jujur. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.

Siapkan Duit. Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada sponsorships). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Ironis kan?

Tahap-tahap Persiapan

Kalau Anda beruntung, bisa saja dosen pembimbing sudah memiliki topik dan menawarkan judul skripsi ke Anda. Biasanya, dalam hal ini dosen pembimbing sedang terlibat dalam proyek penelitian dan Anda akan “ditarik” masuk ke dalamnya. Kalau sudah begini, penulisan skripsi jauh lebih mudah dan (dijamin) lancar karena segalanya akan dibantu dan disiapkan oleh dosen pembimbing.

Sayangnya, kebanyakan mahasiswa tidak memiliki keberuntungan semacam itu. Mayoritas mahasiswa, seperti ditulis sebelumnya, harus bersikap proaktif sedari awal. Jadi, persiapan sedari awal adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.

Idealnya, skripsi disiapkan satu-dua semester sebelum waktu terjadwal. Satu semester tersebut bisa dilakukan untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal dan melakukan bimbingan informal.

Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.

Unsur kekinian juga perlu diperhatikan. Pertama, topik-topik baru lebih disukai dan lebih menarik, bahkan bagi dosen pembimbing/penguji. Kalau Anda mereplikasi topik-topik lawas, penguji biasanya sudah “hafal di luar kepala” sehingga akan sangat mudah untuk menjatuhkan Anda pada ujian skripsi nantinya.

Kedua, jurnal/paper yang terbit dalam waktu 10 tahun terakhir, biasanya mengacu pada referensi yang terbit 5-10 tahun sebelumnya. Percayalah bahwa mencari dan menelusur referensi yang terbit tahun sepuluh-dua puluh tahun terakhir jauh lebih mudah daripada melacak referensi yang bertahun 1970-1980.

Salah satu tahap persiapan yang penting adalah penulisan proposal. Tentu saja proposal tidak selalu harus ditulis secara “baku”. Bisa saja ditulis secara garis besar (pointer) saja untuk direvisi kemudian. Proposal ini akan menjadi guidance Anda selama penulisan skripsi agar tidak terlalu keluar jalur nantinya. Proposal juga bisa menjadi alat bantu yang akan digunakan ketika Anda mengajukan topik/judul kepada dosen pembimbing Anda. Proposal yang bagus bisa menjadi indikator yang baik bahwa Anda adalah mahasiswa yang serius dan benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan skripsi dengan baik.

Kiat Memilih Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang “benar-benar membimbing” skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan “melepas” dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.

Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih “enak” kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda.

Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?

Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) dosen senior, dan (2) dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.

Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:

  • Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis.
  • Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat.

Tapi, keuntungannya:

  • Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda.
  • Anda akan “tertolong” saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk “membantai” Anda.
  • Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A.

Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak “jaim” dan “sok” kepada mahasiswanya.

Tapi, kerugiannya, Anda akan benar-benar “sendirian” ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan “dihajar” cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.

Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing.

Format Skripsi yang Benar

Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.

Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.

Pengkajian Teori & Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.

Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.

Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.

Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.

Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda).

Beberapa Kesalahan Pemula

Ketidakjelasan Isu. Isu adalah titik awal sebelum melakukan penelitian. Isu seharusnya singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami. Isu harus menjelaskan tentang permasalahan, peluang, dan fenomena yang diuji. Faktanya, banyak mahasiswa yang menuliskan isu (atau latar belakang) berlembar-lembar, tetapi sama sekali sulit untuk dipahami.

Tujuan Riset & Tujuan Periset. Tidak jarang mahasiswa menulis “sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan” sebagai tujuan risetnya. Hal ini adalah kesalahan fatal. Tujuan riset adalah menguji, mengobservasi, atau meneliti fenomena dan permasalahan yang terjadi, bukan untuk mendapatkan gelar S1.

Bab I: Bagian Terpenting. Banyak mahasiswa yang mengira bahwa bagian terpenting dari sebuah skripsi adalah bagian pengujian hipotesis. Banyak yang menderita sindrom ketakutan jika nantinya hipotesis yang diajukan ternyata salah atau ditolak. Padahal, menurut saya, bagian terpenting skripsi adalah Bab I. Logikanya, kalau isu, motivasi, tujuan, dan kontribusi riset bisa dijelaskan secara runtut, biasanya bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya. (baca juga: Joint Hypotheses)

Padding. Ini adalah fenomena yang sangat sering terjadi. Banyak mahasiswa yang menuliskan terlalu banyak sumber acuan dalam daftar pustaka, walaupun sebenarnya mahasiswa yang bersangkutan hanya menggunakan satu-dua sumber saja. Sebaliknya, banyak juga mahasiswa yang menggunakan beragam acuan dalam skripsinya, tetapi ketika ditelusur ternyata tidak ditemukan dalam daftar acuan.

Joint Hypotheses. Menurut pendekatan saintifik, pengujian hipotesis adalah kombinasi antara fenomena yang diuji dan metode yang digunakan. Dalam melakukan penelitian ingatlah selalu bahwa fenomena yang diuji adalah sesuatu yang menarik dan memungkinkan untuk diuji. Begitu pula dengan metode yang digunakan, haruslah metode yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau keduanya terpenuhi, yakinlah bahwa skripsi Anda akan outstanding. Sebaliknya, kalau Anda gagal memenuhi salah satu (atau keduanya), bersiaplah untuk dibantai dan dicecar habis-habisan.

Keterbatasan & Kemalasan. Mahasiswa sering tidak bisa membedakan antara keterbatasan riset dan “kemalasan riset”. Keterbatasan adalah sesuatu hal yang terpaksa tidak dapat terpenuhi (atau tidak dapat dilakukan) karena situasi dan kondisi yang ada. Bukan karena kemalasan periset, ketiadaan dana, atau sempitnya waktu.

Kontribusi Riset. Ini penting (terutama) jika penelitian Anda ditujukan untuk menarik sponsor atau dibiayai dengan dana pihak sponsor. Kontribusi riset selayaknya dijelaskan dengan lugas dan gamblang, termasuk pihak mana saja yang akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, apa korelasinya dengan penelitian yang sedang dilakukan, dan seterusnya. Kegagalan dalam menjelaskan kontribusi riset akan berujung pada kegagalan mendapatkan dana sponsor.

Menghadapi Ujian Skripsi

Benar. Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination). Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan, grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.

Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.

Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang spesifik, baik konseptual maupun teknis.

Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.

Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik. Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.

Juga, ada baiknya beberapa malam sebelum ujian, digiatkan untuk berdoa atau menjalankan sholat tahajud di malam hari. Klise memang. Tapi benar-benar sangat membantu.

Jujur saja, saya (dulu) menyelesaikan skripsi dalam tempo 4 minggu tanpa ada kendala dan kesulitan yang berarti. Dosen pembimbing saya adalah seorang professor dengan jam terbang sangat tinggi. Selama berada dalam ruang ujian, kami lebih banyak berbicara santai sembari sesekali tertawa. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A.

Bukan. Bukan saya bermaksud sombong, tetapi hanya untuk memotivasi Anda. Kalau saya bisa, seharusnya Anda sekalian pun bisa.

Pasca Ujian Skripsi

Banyak yang mengira, setelah ujian skripsi segalanya selesai. Tinggal revisi, bawa ke tukang jilid/fotokopi, urus administrasi, daftar wisuda, lalu traktir makan teman-teman. Memang benar. Setelah Anda dinyatakan lulus ujian skripsi, Anda sudah berhak menyandang gelar sarjana yang selama ini Anda inginkan.

Faktanya, lulus ujian skripsi saja sebenarnya belum terlalu cukup. Sebenarnya Anda bisa melakukan lebih jauh lagi dengan skripsi Anda. Caranya?

Cara paling gampang adalah memodifikasi dan memperbaiki skripsi Anda untuk kemudian dikirimkan pada media/jurnal publikasi. Cara lain, kalau Anda memang ingin serius terjun di dunia ilmiah, lanjutkan dan kembangkan saja penelitian/skripsi Anda untuk jenjang S2 atau S3. Dengan demikian, kelak akan semakin banyak penelitian dan publikasi yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi bangsa ini.

Bukan apa-apa, saya cuma ingin agar bangsa ini bisa lebih cerdas dan arif dalam menciptakan serta mengelola pengetahuan. Sekarang mungkin kita memang tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi, dengan melakukan penelitian, membuat publikasi, dan seterusnya, bangsa ini bisa cepat bangkit mengejar ketertinggalan.

Jadi, menyusun skripsi itu sebenarnya mudah kan?

KAULAH HACAYAKU


Teruntuk Adiku Wahyu Setiaku

KAULAH CAHAYAKU

Rintik- rintik hujan disore ini menambah sepinya hati dingin angin menyapaku dalam gundah dan gemuruh perasaanku
Dalam gelap aku melangkah diiringi mendung dan kabut sunyi namun dari kejahuan kulihat cahaya walau hanya setitik namun mampu menuntunku menuju jalan terang

Wahai cahayaku.....!!!!! jangan biarkan gelap ini menguburku membalutku hingga kuterpuruk

Dengan bius-bius racun

Yang terus tak membuatku bangun
terangi jalanku dalam meraih bahagiaku
tuntun aku dalam meniti jalanku
temani aku dalam meraih mimpi-mimpiku

Senyummu Menggetarkan hatiku suaramu membuatku tak berdaya
entah apa yang kuinginkan ku hanya diam terpaku melihatmu yang aku bisa masih sayang padamu hati ini ingin dekapmu hati ini ingin ngapaimu tapi, apalah daya diri ini aku bukan milikmu

Aku milik Tuhan

Jika kau tidak cinta Tuhan

Akupun tak akan memberikan

Jika kau tak patuh Tuhan

Akupun akan melepas kasih sayang

Aku tahu kau cahayku

Tapi kau tak mengerti makna cahaya yang hakiki.

Akupun lari, akan aku biarkan cahaya ini
Oh….!!! Aku benar tak mengerti

Biarlah aku pertahankan

Seberkas cahaya diilir-ilir hati

Sebagai Bukti hanya cahaya Ilahi

Yang bisa membuatku abadi

Akulah milikimu yang abadi

Hanya untuk adikku Duwi

Kamu akan bisa lepas dan tuhanpu melepas bila kau benci pada Tuhanku

Paiton, 27 Peberuari 2009

SELAMAT ULANG TAHUN ADIKKU SYG

S. RIZA URBANINGRUM ABABIL

Musafir Hati ( KASIH YANG TERAWAT ) Selamat Ulang Tahun



MUSAFIR HATI

KASIH YANG TERAWAT

Oleh : saif Riza. SS/S.Hum.S.Pd


Petengahan Malam aku menyulam kasih sayang

Hingga pada keagungan

Sumpah janji terpatrikan

Hingga Al qur an saksi dan tali sebuah ikatan

Keistimewaan dan terjaganya al qur an akan menjaga kasih sayang kita untuk selamanya

Karena Allah pasti menepati setiap janjinya

Bila semuanya karenaNya Tuhanlah sang pembela

Aku!!!!!!!!! Menyapa waktu

Aku pun bersumpah demi waktu dhuha, dan apabila malam menutup senja

Aku akan terus menunggu hingga waktu yang sudah ditentukan oleh ibuku dan ibumu

Atau akan aku bawa hingga aku tak ada didunia hingga kau memikul beban dosa

Dosa akan sebuah janji dan sumpah pada Tuhannya

Sebagaimana yang kita ucapkan berkali-kali dalam setiap malam hari

Tahajuud kita adalah saksi abadi

Karena sudah sangat jelas dan ini realita kalau aku adalah milikmu untuk selamanya

Ingat ketika aku jelaskan kalau islam melarang pacaran

Kaupun bilang ya aku belum pernah pacaran akulah orang pertama yang ada dalam hidupmu

Dan kau mengajari dan memintaku untuk selamnaya menyayanggi Menjaganya baik-baik

jangan pernah ada orang lain lagi sabarlah menyangimu dan mengajarimu

akulah lelaki pertama yang ada dalam hidupmu

aku janji untuk menjaga kepercayaan dan amanah darimu untuk selamanya

bulan Meiku termenung, sholat malamku mengetuk indaraku

bertanya… dan terus bertanya

istikharahku menjawab!!! Sumpah dan janji itu akan dicoba

pasti dicoba ketanguhan dan kesabaran itu akan diajarkan

benarkah? Hanya padaMu ya Allah aku menyembah dan meminta pertolongan

di keramaian malam aku belari
juga angin menahanku terus maju
semakin lelah tapi takkan aku hentikan lariku
semakin sakit bila aku tak bergerak
rasanya alam ini sudah dalam gengamanku

aku merasa otakku bertambah dengan kehadiranmu aku jadi sang pemberani

dalam memperjuangkan kalimah-kalimah Tuhan dalam kebenaran

ketika kaupun bilang kekayaan adalah titipan

ketika kau milih miskin asalkan dicinta Tuhan

kau pilih apadanya asalkan kita terus bersama

kaupun milih hajji dari pada numpuk harta

semoga Allah mengabulkan kita


bertahan dari kenyataan namun takselamanya aku diam

takselamnaya aku termenung

silahkan kau pergi jauh

asalkan kau tetap pulang aku adalah rumah hatimu

bawa aku pergi kemana kau pergi
darahku mengalir terhenti ketika bayangmu menghantuiku

rasanya aku takmau bangun lagi dari tidurku ketika

akau hadir dalam mimpiku

berusaha meyakinkan akal sehatku
berfikir aku masi tetap milikimu
namun akan menyakitkan saat ingat dirimu tak disisi
dalam penantian kau dalam musafir hati
semakin hari aku tak bisa yakinkan akalku lagi
terbarkar hatiku menatap indah realita
menyongsong hari penuh lelah dan letih
kini aku akhiri kelelahan itu DENGAN AKU BICARA PADA ALLAH DAN ALAM INI

aku kan bersabar karna Allah telah berjanji untuk orang bersabar

tidur terjaga oleh bintang sang burung malampun mengetuk pintu batinku
membuatku lebih nyenyak dalam dikir-dikirku
aku tutupkan mata dan berdoa
agar aku dapat kembali berlari mengejar waktu AKU TERUS MENRINDUKANMU

SELAMAT ULANG TAHUN ADIKKU SAYANG

Besuk, 27 Pebruari 2009

S. RIZA URBANINGRUM ABABIL