Translate

Kamis, 11 Agustus 2016

LOWONGAN KERJA UNTUK JAWA TIMUR TAUN 2020

info kerja yang syarat-syaratnya beda dengan perusahaan manapun mungkin ini pertama perusahaan yang pertama di Indonesia AYO BEKERJA UNTUK ALLAH: DIBUKAN SAMPAI BULAN ROJAB 1441 H Penting Untuk Para Mental Tangguh Info ini Sampai di Benak Hatinya, Bagi Siswa Lulusan D1/D2/D3 dan Serjana.MANAJEMEN/ MARKETING EKONOMI, PERAWAT, BHS INDONESIA DAN REFRAFSI/ ASRO Progam ini Untuk menuju Ummat dan Bangsa yang Hebat sejahtera Dunia dan Akhirat, bismillahirrohamniirrohim. al hamdulillah jam 3 tadi sore kami dapt info kerja yang lengkap dengan syarat-syaratnya. semuga manfaat dan berkah refraksi kesehatan mata center jatim SAKINA FOUNDATION ( PT.SAHABAT KELUARGA INDONESIA ) . MENERIMA MITRA DAN KARYAWAN WANITA/PEREMPUAN MUSLIMAH, AWAL HANYA 4 MUSLIMAH ATAU MUSLIM SHOLEHAH SHOLEH. ( syarat-syarat BERBUSANA SYAR IYAH) SYARAT-SYARAT untuk perempuan. 1. MUSLIMAH YANG BERKAHLAK, JUJUR, AMANAH DAN DISIPLIN 2. SIAP BERPAKAIAN SESUAI SYARIAT ALLAH SWT 3. SIAP IKUTI ATURAN ALLAH DAN ATURAN PERUSAHAAN 4. SIAP DITRAINING HINGGA PINTAR DAN PROFESIONAL 5. SIAP MENGEGOOLKAN PROGRAM-PROGRAM SOSIAL DAN DAHWAH PERUSAHAAN 6. SIAP MENTAL YANG TIDAK PUTUS ASA 7. SIAP FOKUS DALAM MARKETTING TIDAK KERJA YG LAIN 8. PUNYA JIWA SOSIAL, DAKWAH DAN BERJIWA SUKSES 9. PUNYA IJAZAH TERKAHIR D1/D2/D3 MAKSIMAL S1 10. PUNYA KTP/SIM, KK KETERANGAN SEHAT DOKTER, SKCK ( BISA MENYUSUL SETELAH INTERVIEW DIBAWA ) 11. PUNYA KENDARAAN RODA DUA SENDIRI 12.FOTO 3X4 3 LEMBAR DLL 13. LAMARAN FASILITAS: 1. PENUHI TERGET SELAMA UJI COBA 6 BUAN TETAP DI GAJI 2. SEALAM DILAPANGAN BUAT JADWL DAN PRESENTASI DI BERI KARTU CARD ASISTEN REFRAKSI 3. DAPAT BONOS BILA TIAP HARI MASUK KERJA DISPLIN DAN PENUHI TARGET 4. PENDAPATKAN PEMBEKALAN DAN PELATIHAN SOSIALISASI PRESENTASI REFRAKSI KESEHATAN MATA ( MATERI D3 ) HINGGA BISA, PINTAR DAN PROFESIONAL. SEBAGAI ASITEN DAN DUTA 5. BAGI YANG HAFAL QUR AN 30 JUZ GAJINYA TENTUKAN SENDIRI no Hp penerimaan mitra dan karyawan baru 2020. NOMOR KANTOR CENTRAL 082337118969 YA ALLAH SUDAH KAMI SAMPAIKAN

Minggu, 29 Maret 2015

kesuksesan itu 100% bukan dari kita

oleh :
saif riza. jangan sombong kita bukanlah siapa-siap dan bukan apa-apa. “ Apakah manusia mengira dia cukup mengatakan, “Kami telah beriman”, sedangkan mereka tidak di uji “ ( Qs. al Ankabut : 2 ) Ujian Iman sangat banyak macamnya tergantung dari kualitas orang tersebut, Ujian yang Allah berikan kepada orang yang tingkat ke-imanan-nya diatas rata-rata ( para nabi dan rasul ) jelas beda dengan ujian iman yang orang awam rasakan. Setiap yang ingin naik kelas pasti harus melewati yang namanya ujian , makin berat ujian yang di berikan makin tinggi kelas orang tersebut. Kita bisa lihat cobaan yang menimpa Nabi Ayyub as, dimana Nabi Ayyub as dikenal sebagai orang yang amat sangat sabar terhadap segala macam musibah dan cobaan yang menimpa dirinya. Allah swt telah memberikan ijin kepada Iblis untuk menggoda dan berbuat apa saja terhadap nabi Ayyub as. tapi Nabi Ayyub as dapat melewati itu semua dengan sempurna. Begitu pun dengan Rasulullah saw, dalam tarikh kehidupan beliau ada masa dimana dikenal dengan ” Tahun kesedihan “ , Rasulullah saw mendapatkan cobaan yang teramat berat, dimana beliau harus kehilangan orang-orang yang sangat beliau sayangi, orang-orang yang selalu terdepan dalam menolong dakwah beliau, orang-orang yang selalu ada dan menghibur mana kalau beliau menghadapi tantangan dalam berdakwah, orang-orang yang selalu ada dan siap untuk mengusap air matanya , menguatkan punggungnya , dan membenarkannya manakala tak satu pun orang yang melihatnya. Kehilangan Khadijah dan paman beliau merupakan pukulan yang sangat menyakitkan, meluluh lantah kan cita-cita dan harapan,. Tapi beliau saw adalah seorang nabi dan rasul, seorang kekasih dari yang Maha Kasih ( Allah swt ) yang Allah swt hadirkan untuk di jadikan contoh bagi generasi pada masanya dan sesudahnya. Beliau dapat melewati ini dengan sempurna sehingga Allah swt hadiahkan sesuatu yang sangat istimewa untuk beliau dan juga untuk seluruh umatnya. Allah swt undang secara khusus Nabi saw untuk berjumpa dengan-Nya dimana malaikat Jibril sekalipun tak dapat untuk mendampinginya.. Allah undang Rasulullah saw untuk hadir ke singgasana tertinggi dari semesta ini lewat Isra dan Mikraj hingga sampai ke Sidhratul Muntaha, menyaksikan pohon nasib semesta. Lauh Mahfudz yang agung dan berubah-ubah warna daunnya setiap seperjuta detik. Dan yang lebih utama Allah saw memberikan hadia SHOLAT 5 WAKTU, untuk Rasulullah saw dan umatnya. Hadiah sebagai bayaran dari pencapaian kesabaran dalam melewati ujian. Sekarang Allah swt juga uji kita disetiap saat dan keadaan , tapi ujian yang Allah swt berikan tentu berbeda dengan yang para Nabi dan sahabat nabi terima. Tapi sayangnya banyak dari kita atau mungkin sebagian besar dari kita jatuh berguguran dalam menghadapi ujian yang menentukan sukses tidaknya kita di mata Allah swt dan Rasul-Nya. Ujian untuk mengukur sejauh mana rasa cinta kita terhadap Islam dan semua ajarannya. Ujian pertama di mulai ketika kita bangun dari tidur, apa yang pertama kali kita ingat ketika bangun dari tidur ???? Jika kita bangun dari tidur merasa di lihat dan di awasi oleh Allah swt , dan berdoa, “ Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami ( tidur ) dan kepada-Nya lah kami kembali ”. Maka dia sudah sukses saat itu. TAPI jika baru terjaga langsung ingat pekerjaan, makanan dan minuman atau anak istri, berarti dia telah gagal disisi Allah swt. begitu juga bila kita berada di sawah, ladang kita ingat ini milik Allah , bahwa Allah swt yang menumbuhkan , yang memelihara, semua datang dan diatur dari Allah swt, maka ia lulus dalam ujian tetapi mana kala ada di sawah , dan ladang lantas ia mengatakan , “ ini hasil usaha saya, saya yang memeliharanya dengan memberi pupuk dan mengatur airnya dengan pompa mesin. Jika saya tidak memberi air , tanamannya pasti akan mati”. Maka dia GAGAL dalam ujian iman, meskipun sawah ladangnya beribu-ribu hektar. Orang yang mendengar dan melihat kehebatan-kehebatan kerajaan dunia, lalu teringat kepada Allah swt, bahwa semua ini diatur oleh Allah swt maka dia telah sukses. Sebaliknya , bila ia takjub melihat dan mendengar kehebatan-kehebatan makhluk dan ia sibuk membicarakannya, maka ia telah gagal dalam ujian iman. Mana kehebatan Raja Rum dan Persia, Brawijaya, Majapahit, Jenghis Khan, Hitler panglima Nazi Jerman, dan Napoleon Bonaparte atau yang lebih klasik lagi Namrudz dan Fir’aun??? Atau masih mungkin masih ada Namrudz millennium atau Fir’aun di abad 21 ini ??? Orang-orang yang begitu melihat dan mendengar kehebatan makhluk dalam keadaan dan suasana apa saja langsung teringat kepada Allah swt , maka ia telah sukses dalam ujian iman. Allah swt pergilirkan siang dan malam, Dia pergilirkan kekuasaan antara bangsa-bangsa dan timbul tenggelamnya suatu umat adalah menurut hukum Allah swt. Orang yang merasa tidak di pelihara, diawasi, dan dilihat oleh Allah swt maka ia bukan hamba-Nya. Dan ujian iman yang terberat dan terakhir kelak pada saat kita SAKARATUL MAUT dimanaitu merupakan ujian yang sebenar-benarnya ujian dan merupakan puncaknya ujian karena sakaratul maut merupakan kunci yang menentukan kehidupan kita selanjutnya apakah sukses atau tidaknya. Semoga Allah selalu menjaga dan memberikan kekuatan kita agar bisa melewati ujian demi ujian dalam hidup ini hingga kelak pada puncaknya bertemu dengan-Nya. ya Allah biha ya Allah biha ya Allah bi khusnul khotimah ya Allah biha ya Allah biha ya Allah bi khusnul khotimah

Sabtu, 02 Agustus 2014

Membangun Mental Marketing Hebat dan Dahsyat

Catatan sebuah perjalanan: Oleh Saif Rizal.S.Hum
Taati Allah dan Rasulullah: Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu: Nabi, para shiddiqqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. An Nisaa'(4):69) Seorang wirausahawan/Penjual/Marketing itu seperti sebatang pohon singkong yang disimpan atau ditanam, di manapun dia akan tumbuh. Bagi seorang pengusaha, setiap saat dan tempat adalah peluang. Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya sebaik-baik penghasilan ialah penghasilan para pedagang yang mana apabila berbicara tidak bohong, apabila diberi amanah tidak khianat, apabila berjanji tidak mengingkarinya, apabila membeli tidak mencela, apabila menjual tidak berlebihan (dalam menaikkan harga), apabila berhutang tidak menunda-nunda pelunasan dan apabila menagih hutang tidak memperberat orang yang sedang kesulitan.” (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam Syu’abul Iman, Bab Hifzhu al-Lisan IV/221). Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi saw bersabda, “Pedagang yang senantiasa jujur lagi amanah akan bersama para nabi, orang-orang yang selalu jujur dan orang-orang yang mati syahid.” (HR Tirmidzi, Kitab al-Buyu’ Bab Ma Ja-a Fit Tijaroti no 1130). Manfaat Besar Berdagang 1. Menjadi amal saleh/bekal dunia akhirat. 2. Memiliki fleksibilitas waktu kerja. 3. Dapat mengatur sendiri besar kecilnya pendapatan (uang). 4. Lebih termotivasi dalam bekerja. 5. Berdampak jangka panjang (dapat dilanjutkan beberapa generasi/diwariskan). 6. Sumber penghasilan 7. Jalan silaturahim (relasi dan pelanggan). 8. Teruji kesabaran, ketangguhan, kegigihan, kesungguhan, kejujuran dan rasa syukur. 9. Hobi/kesenangan yang menghasilkan manfaat/uang. 10. Menjadi jalan manfaat bagi umat. 11. Sarana membangun kepercayaan diri dan dipercaya orang lain. 12. Sarana memperkokoh keyakinan. Membangun Mental dengan 7B 1. Beriman a. Yakin akan janji dan jaminan Allah Swt. Bila niat benar dan cara benar dalam berusaha. b. Yakin bahwa ada ‘potensi emas’ dalam diri yang harus digali. 2. Bermimpi a. Kekuatan semangat bagi seorang pebisnis adalah ‘mimpinya’. b. Bermimpi bisnis untuk 2AT. Yakni bertambah taat kepada Allah SWT dan Bertambah manfaat bagi sesama 3. Berani a. Berani memulai. b. Berani mengambil resiko. c. Berani berubah. 4. Berkreasi dengan ‘UU’ a. Unggul (unggul kualitas, unggul harga, unggul daya tahan, unggul dalam pelayanan). b. Unik (berbeda dengan yang lain). 5. Bekerja a. Menikmati setiap langkah dalam usahanya. b. Ulet, gigih, tangguh, dan pantang menyerah. 6. Berhitung a. Berhitung dalam perencanaan. b. Berhitung nilai manfaat/keuntungan bagi orang lain. c. Berhitung nilai manfaat/keuntungan bagi diri. 7. Berakhlak mulia a. Penyayang (menyayangi relasi dan pelanggan, jujur, amanah, tepat janji dan tidak sedikitpun terpikir untuk menzalimi relasi dan pelanggannya). b. Sabar dan syukur dengan perilaku relasi dan pelanggan. c. Tulus dalam melayani karena yakin ada takdir Allah dalam setiap transaksinya. Contoh Kasus Siapa saja yang diuntungkan oleh penjual cendol: 1. Pembeli. 2. Pembeli yang berniat sedekah. 3. Petani kelapa, yang angkut kelapa ke pasar, penjual kelapa. 4. Petani aren, pembuat gula aren, yang angkut gula aren, penjual gula aren. 5. Tukang parkir, petugas pasar, petugas kebersihan pasar. 6. Pedagang plastik, gelas, sedotan, sendok. 7. Pengrajin gerobak cendol. 8. Penjual cendol, istrinya, anaknya, mertuanya (kebetulan ikut di menantu). 9. Fakir miskin, anak yatim (penjual cendol istiqomah sedekah). Subhanallah, jika pedagang cendol tersebut berniat berjualan untuk memberi manfaat kepada umat karena Allah semata, insyaAllah akan terjamin rezekinya. “Siapa yang melepaskan suatu beban/kesulitan dari seorang muslim di dunia, Allah pasti akan melepaskan dari dirinya suatu beban/kesulitan di antara beban-beban di akhirat. Siapa saja yang menutupi aib seorang muslim di dunia, Allah pasti akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya.” (an-Nasa’i, ath-Thabrani dan al-Baihaqi). Waallahu a’lam Jadilah manusia yang Mental yang hebat dan kuat karena akan menjadikan manusia yang super hebat dimanapun berada dan dalam keadaan seperti apapun, tapi pekerja yang bagus, hebat dan keras akan mampu mudah cepat kropos dan mudah goyah bahkan mampu merusak system yang terbaik bila pembangunan mental belum benar dan bagus. Mental yang bagus adalah manusia yang selalu bertambah nilai keimanan dan keilmuannya. Dan ini hanya bisa didapat oleh manusia yang selalu mendapat hidayah dan taufiq dari Allah Swt.

Kamis, 31 Juli 2014

Meraih Sukses Bersama Allah

Membuka kembali memori yang hilang Meraih Sukses Bersama Allah Oleh Saif Rizal.S.Hum .Bahasa ini sudah saya tulis 12 tahun yang lalu, dan hampir sempat menjadi buku bacaan yang akan diterbitkan, namun melihat belum ada bukti pada penulis sendiri, malah penulis berkelut dengan pendidikan, bahkan pegang jabatan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah di bermacam sekolah, akhirnya tulisan ini menjadi sebatang kara dalam komputer usang, penulis memutuskan untuk meninggalkan sertivikasi, bahkan PNS yang sedang ada didepan, dalam keadaan membingungkan antara hati dan keinginan akhirnya penulis memutuskan menjadi pengusaha tak bermodal ditahun 2007 untuk membuktikan sesuatu. membutuhkan perjalan panjang yang melelahkan dan membutuhkan kesabaran. Meraih sukses sangat mungkin dan mudah untuk kita raih,,!! Bagaimana caranya? Caranya, jadikanlah Allah sebagai mitra sukses sejak melangkah dari awal perjalanan. Bukankah selama ini kita enggan menjadikan-Nya sebagai mitra sukses? Bahkan, kita terlalu percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki, ilmu dan pengalaman dikira adalah karya kita, kita tidak sadar yang dulunya tidak ada lalu di adakan. Kalaupun bermitra, kita akan mencari orang yang memiliki kekayaan yang banyak. Padahal, segala kekayaan berada di dalam genggaman Allah SWT. Dan yang lebih membahayakan lagi, kita bermitra Pihak rentener, Bank, dengan dukun/orang pintar/paranormal. Padahal, semua kekuatan hanyalah milik Allah SWT. Padahal tiadak ada kebaikan dicampur dengan sesuatu yang haram/dosa/maksiat. Yang jadi pertanyaan, bagaimanakah caranya menjadikan Allah Swt sebagai mitra sukses dan mitra kemenangan? Meraih Kesuksesan Harus wajib akhirat dan Dunia bahwa segala akibat itu timbulnya dari sebab atau permulaannya. Jika permulaannya itu baik maka akibatnya akan baik, sebaliknya jika permulaannya jelek maka akibatnya juga jelek. Demikian halnya, ketika kita memulai usaha meraih kesuksesan, hendaknya kita mengawalinya dengan baik. Kesuksesan dan kebahagian adanya di jalan Allah. Sesungguhnya kesuksesan yang dicari atau ditempuh dengan jalan yang bukan jalan-Nya hanya akan menghantarkan pada kehinaan, bahkan kenikmatan dan kebaikannya tidak bisa turun temurun bila jalan yang ditempuh jalan yang Allah tidak ridha. hal-hal yang perlu diperhatihkan sebelum meraih kesuksesan, antara lain: 1. Libatkan Allah! Jika kita ingin menjadikan Allah Swt sebagai mitra sukses dan mitra kemenangan, maka kita harus menjadi hamba yang baik, hidup lurus, sering berdoa, dan memohon kepada Allah serta melakukan amal-amal yang disukai-Nya. Niscaya Dia akan membukakan pintu-pintu pertolongan-Nya kepada kita. Jika hal itu sudah dilakukan, insya Allah, Allah akan senantiasa melibatkan diri-Nya dalam langkah sukses kita.( jangan menjadi manusia muslim yang imannya lemah dan kropos). Yang tidak kalah penting, pesembahkanlah kesuksesan dan kemenangan kita bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, yaitu untuk membantu sesama.(jadikan usaha kita sebagai jalan jihat ) 2. Menetapkan Tujuan/Niat Bisnis akan sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran begitu besar, sehingga jika tidak dilandasi tujuan yang jelas dan benar maka akan sia-sia, dan akan mudah rontok di tengah jalan. Tetapi jika niatnya benar, di samping akan bernilai ibadah, bisnis yang kita lakukan juga akan menjadi bagian dari jihad kita di jalan Allah Swt. Ketika kita sudah meluruskan niat, kemudian usaha kita berhasil, kesuksesan itu jangan membuat kita lupa diri atau sombong, tapi hendaknya kita lebih mendekatkan diri kepada Allah. Karena tanpa pertolongan dan perlindungannya kesuksesan mustahil bakal kita raih.(mantapkan diri sebagai agen Allah didunia ) 3. Memilih usaha yang benar Untuk menentukan atau memilih usaha yang akan kita jalani, hendaknya memilih usaha yang benar. Artinya, kita harus tahu bahwa usaha tersebut tidak melanggar hukum negara, apalagi hukum Allah Swt; baik di bidang pendidikan, produksi atau jasa, yang terpenting tidak melanggar hukum. Memilih atau menentukan usaha juga harus diperhitungkan dengan seksama, mengenai produk, tempat usaha, pendistribusian dan promosi mengenai usaha. Karena faktor ini sangat mempengaruhi berlangsungnya usaha yang kita akan jalani. 4. Dijalankan dengan orang-orang yang benar Terkadang kita tidak mempedulikan usaha yang kita jalankan dengan melibatkan orang-orang yang benar; baik dari permodalan ataupun orang-orang yang bekerja dan terlibat dalam usaha kita. Jangan sampai modal usaha yang kita dapatkan berasal dari hasil yang tidak benar, seperti hasil mencuri atau hasil korupsi. Begitu juga dengan orang-orang yang terlibat dalam usaha kita, janganlah orang-orang tersebut para pelaku maksiat dan orang yang fasik. Ini semua penting untuk mendapatkan keberkahan di dalam memulai dan mengembangkan usaha kita. 5. Berdoa Berdoa adalah wujud ketergantungan kita kepada Allah Swt. Kita dianggap sombong jika sampai kita tidak berdoa apalagi melupakan doa. Hal tersebut berarti kita tidak memerlukan pertolongan Allah. Berdoa, bukan sekadar pelengkap, melainkan faktor pendukung utama ketika kita mulai terjejak di dunia bisnis. Berdoalah di awal, di tengah dan di akhir kegiatan bisnis. Bagaimana agar semua usaha mampu membuka pintu rejeki yang halal dan bersih?? Untuk melakukan semua diatas ini dengan mudah, maka kita perlu paham dan mengerti tentang hidayah dan taufiq. Dan ini juga penting: kenalilah yang namanya Ujian, Cobaan dan Peringatan. Dan juga ini penting: cari pasangan Hidup yang bisa berusaha mengenal dan mampu melakukan perintah Allah SWT dengan baik.yang bisa bersabar, yang istikomah, yang cerdas dan amanah.

Jumat, 17 Mei 2013

SUKSES BERSAMA RASULULLAH SAW

BELAJAR SUKSES BERSAMA RASULULAH. OLEH : SAIF RIZA ABABIL.S.Hum. Sebagai nabi akhir zaman, peran Nabi Muhammad Saw sangatlah sempurna, tidak hanya sebagai negarawan, tetapi peranannya sebagai pemimpin umat dan penyebar agama. Sisi lain yang kurang mendapat sorotan adalah karir beliau sebagai saudagar (entrepreneur) Beliau mempunyai pengalaman yang pahit dilahirkan dalam keadaan yatim, ketika ayahnya sudah tiada. Pada usia enam tahun, dalam perjalanan kembali dari Yatsrib sesudah menengok makam ayahnya, Muhammad kembali kehilangan orangtua karena saat itu ibunya pun wafat. Bisa dibayangkan dalam usia enam tahun Muhammad sudah menjadi yatim piatu. Sampai usia delapan tahun 2 bulan beliau dibina dan dididik oleh kakeknya, Abdul Muthalib, seorang yang terpandang waktu itu. Usia itu sepeninggal kakeknya, diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Mulai saat itulah pemuda kecil Muhammad mulai mencari nafkah sendiri dengan menggembala kambing. Pada usia 12 tahun, Muhammad diajak oleh pamannya berdagang ke Syiria yang berjarak ribuan kilometer dari kota Makkah. Perjalanan yang begitu jauh yang ditempuh oleh seorang anak berusia 12 tahun tanpa menggunakan mobil ataupun pesawat sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang zaman sekarang. Sepulang dari Syiria, Muhammad sangat sering mengadakan bisnis sampai beliau dikenal di Jazirah Arab sebagai seorang pengusaha Muda yang sukses. Pendek kata, sebelum kenabian Rasulullah telah meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam melakukan transaksi bisnis secara adil. Kejujuran dan keterbukaan Rasulullah dalam melakukan transaksi perdagangan merupakan teladan bagi seorang pengusaha generasi selanjutnya. Beliau selalu menepati janji dan mengantarkan barang dagangan dengan standar kualitas sesuai dengan permintaan pelanggan sehingga tidak pernah membuat pelanggannya mengeluh atau bahkan kecewa. Reputasi sebagai pelanggan yang benar-benar jujur telah tertanam dengan baik. Sejak muda, beliau selalu memperlihatkan rasa tanggung jawabnya terhadap setiap transaksi yang dilakukan. Di usia 25 tahun, Muhammad menikah dengan Siti Khadijah dengan mahar 100 ekor unta muda. Saya kira, di Indonesia saat ini masih sulit kita dapati pemuda yang berani memberi mahar sebanyak atau setara dengan itu. Jadi kalau ada yang mengeluh karena terlahir dari orang miskin maka bandingkan dengan Muhammad yang terlahir tanpa ayah di sisinya. Ketika pendidikan rendah menjadi alasan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak pernah sekolah. Dan ketika ketiadaan modal menjadi halangan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak berbekal modal materi. Dengan begitu tidak ada satu alasan pun bagi kita untuk mengeluh. Sikap mandiri dan tidak bergantung pada orang lain adalah salah satu sikap yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur sejati. Kecerdasan emosional yang dimiliki Rasulullah juga sangat baik dalam membangun sebuah jaringan. Tidak tanggung-tanggung, rekanan bisnis Rasulullah adalah para pembesar-pembesar kaum Quraisy, yang juga merupakan teman kakeknya, Abdul Muthalib. Jaringan yang dipupuknya dengan kepercayaan. Kepercayaan yang bibitnya adalah kejujuran. Buahnya lebih hebat lagi. Saudagar wanita yang cantik lagi sukses, bernama Siti Khadijah, terpesona akan sikapnya yang kemudian menjadi istrinya. Ada dua prinsip utama yang patut kita contoh dari perjalanan bisnis Rasulullah Saw. Pertama, uang bukanlah modal utama dalam berbisnis, modal utama dalam usaha adalah membangun kepercayaan dan dapat dipercaya (al-amin). money is not number one capital in business, the number one capital is trust . Kedua, kompetensi dan kemampuan teknis yang terkait dengan usaha. Beliau mengenal dengan baik pasar-pasar dan tempat-tempat perdagangan di Jazirah Arab. Beliau juga mengetahui seluk beluk aktifitas perdagangan dan bahayanya riba sehingga beliau menganjurkan jual beli dan mehapuskan sistem riba. Prinsip-prinsip modern, seperti tujuan pelanggan dan kepuasan konsumen, pelayanan yang unggul, kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan yang sehat dan kompetitif semuanya telah menjadi gambaran pribadi dan etika bisnis Nabi Muhammad Saw. Semoga para pebisnis modern, dapat meneladaninya sehingga mereka bisa sukses dengan pancaran akhlak yang terpuji. Salam Alaika Ya Rasulullaah BERKAHI SEMUA LANGKAHKU, PERBUATANKU AGAR AKU SEMPURNA DALAM MENJALAKAN SEMUA PERINTAHMU DAN SUKSESAKAN AKU YA ALLAH SEBAGAIMANA RASLULLAH SUKSES

Kamis, 21 Februari 2013

PENOLAKAN KUNCI MENUJU SUKSES YANG SEBENARNYA

KITA HARUS SUKSES KARENA BANYAKNYA PENOLAKAN Saif Riza.AbabilSS.S.Hum Sebuah penolakan adalah tidak lebih dari sebuah langkah yang diperlukan dalam meraih sukses" buat antum semuanya yang setia dan teguh hatinya, orang beriman itu tidak akan pernah bersedih, sengsara apa lagi miskin dalam jiwa dan kehidupannya.maka janganlah kalah dengan orang-orang yang tidak beriman yang di bawah ini kami ceritakan nantinya kepada antum semuanya Jika Anda sedang menghadapi penolakan: lamaran pekerjaan yang ditolak, cinta yang ditolak, ide yang ditolak, bacalah dulu kisah singkat orang-orang di bawah ini. Orang-orang ini membuktikan, penolakan hanyalah bagian dari sebuah perjalanan kesuksesan: Ide mesin fotokopi Xerox pernah ditolak oleh 20 perusahaan. Baru setelah 7 tahun penolakan itu, mesin fotokopi ini bisa diterima. Alexander Graham Bell disuruh seorang bankir untuk menyingkirkan 'mainan itu'. Sang bankir menolak membeli 'mainan itu' dengan alasan tidak membutuhkannya. 'Mainan itu' adalah telepon. Sebanyak 33 penerbit telah menolak manuskrip Chicken Soup For The Soul. Para editornya percaya, kisah nyata pendek yang disusun oleh Jack Canfield dan Mark Victor Hansen ini tidak menjual. Kini, buku tersebut telah terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia dan diterbitkan dalam 54 bahasa. Sebuah organisasi yang terdiri dari para ahli mengatakan usaha Thomas Alfa Edison dalam menciptakan lampu listrik sebagai praktik ilmu pengetahuan yang sia-sia dan tak ada gunanya mendapatkan perhatian. Ide cerita Star Wars karya George Lucas pernah ditolak oleh studio-studio film ternama Hollywood dan setiap jaringan televisi Amerika Serikat. Tetapi kini film tersebut tercatat sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa dengan perolehan total sebesar $4.45 miliar. Belum lagi penghasilan dari penjualan merchandise-nya. Saudara-saudaraku dan temanku yang teguh hatinya, penolakan bukanlah akhir segalanya. Teruslah melangkah dan berjuang dengan keyakinan.MUDALNYA HANYA SABRA YANG TERBAIK. Sabar adalah akhlak yang sangat mulia. Ia menjadi hiasan para nabi untuk menghadapi berbagai tantangan dakwah yang menghadang. Berhias diri dengan sabar hanyalah akan membuahkan kebaikan. “Bersabarlah!” Demikian perintah Allah terhadap Rasul-Nya Muhammad r di dalam Al Qur`an. Hal ini menunjukkan betapa besar kedudukan sabar kaitannya dengan keimanan kepada Allah dan kaitannya dengan perwujudan iman tersebut dalam kehidupan dan terlebih sebagai pemikul amanat dakwah. Tentu jika Anda menyambut seruan tersebut niscaya Anda akan berhasil sebagaimana berhasilnya Rasulullah r, keberhasilan di dunia dan di akhirat. Allah berfirman: “Maka bersabarlah kamu sebagaimana bersabarnya orang-orang yang memiliki keteguhan dari para rasul.” (Al-Ahqaf: 35) Sabarnya Ulul ‘Azmi Siapakah yang dimaksud oleh Allah dengan ulul ‘azmi yang kita diperintahkan untuk mencontohnya? 1. Nabi Nuh u sebagai rasul yang pertama kali diutus ke muka bumi ini adalah salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada kaum yang pertama kali menumbuhkan akar kesyirikan di muka bumi. Tahukah Anda bagaimana besar tantangan yang dihadapi? Coba Anda renungkan ketika seseorang ingin mencabut sebuah pohon yang sangat besar yang akarnya telah menjalar ke segala penjuru, sungguh betapa berat pengorbanannya. Allah sendiri telah memberitahukan kepada kita dengan firman-Nya: “Dan demikianlah Kami menjadikan bagi setiap para nabi seorang musuh berupa setan baik dari kalangan manusia maupun jin.” (Al-An’am: 112) Yang pertama kali dari sederetan kaumnya yang menghadang dakwah beliau adalah keluarga yang paling dekat: anak dan isterinya. Dengan perjuangan yang panjang dan berat, beliau dengan kesabaran bisa meraih kemenangan di dunia dan di akhirat. Allah mengatakan tentang beliau: “Sesungguhnya dia adalah hamba-Ku yang bersyukur.” (Al-Isra`: 3) 2. Nabi Ibrahim u sebagai bapak orang-orang yang bertauhid juga merupakan salah satu ulul ‘azmi. Mendobrak keangkaramurkaan yang dilakukan oleh bapaknya sendiri dan kaumnya yang dipimpin oleh seorang raja yang dzalim. Bagaimanakah perasaan Anda jika Anda diusir dari belaian kasih sayang dan perlindungan bapak Anda? Bapaknya yang Allah jadikan sebagai penghadang dakwah beliau, berada di bawah cengkeraman raja yang mengaku diri sebagai tuhan. Dia harus menelan pil pahit angkara murka kaumnya yang dengan tega melempar Nabi Ibrahim u ke dalam kobaran api yang sangat dahsyat. Namun apa yang bisa mereka perbuat terhadap jasad beliau? Sia-sialah perbuatan mereka. Di sisi lain beliau harus juga menerima ujian yang lebih pahit yaitu amanat dari Allah untuk menyembelih putra yang disayangi dan diharapkan sebagai calon penerusnya. Bisakah Anda membayangkan hal yang demikian itu? Kesabaranlah yang menyelamatkan dari semua ujian dan cobaan yang menimpa beliau. 3 & 4. Nabi Musa u dan ‘Isa u adalah dua rasul yang diutus kepada Bani Isra`il dan sekaligus sebagai ulul ‘azmi. Tantangan yang dihadapi beliau berdua, tentu tidak jauh berbeda dengan para pendahulunya dari kalangan para rasul Allah. Siapa yang tidak mengenal Fir’aun si raja kufur yang menobatkan dirinya sebagai Rabb semesta alam, raja tak berperikemanusiaan yang membunuh anak-anak yang menurutnya akan bisa menggoyahkan tahta kekuasaannya? Kesabaranlah yang menjadi kuncinya sehingga beliau berdua dibebaskan dari segala bentuk tantangan dan ujian yang sangat dahsyat. 5. Nabi Muhammad r sebagai nabi penutup dan imam para rasul juga termasuk salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada semua umat yang berada di atas dekadensi moral, kejahiliyahan dan keberingasan. Tentu tantangan yang beliau hadapi tidak kalah hebat dengan para rasul pendahulu beliau. Para rasul pendahulu beliau hanya diutus kepada kaum tertentu sedangkan beliau diutus kepada seluruh umat. Ini menggambarkan betapa besar tantangan yang beliau harus hadapi. Allah menjadikan keluarganya yang dekat sebagai penjegal perjalanan dakwah beliau. Mereka tidak berbeda dengan kaum sebelumnya dalam memusuhi para rasul Allah. Kesabaranlah yang menjadi kunci semua perjuangan beliau. Anda pasti menginginkan keberhasilan dalam setiap usaha yang Anda lakukan. Maka dari itu jadikanlah seluruh para Nabi dan Rasul Allah sebagai suri teladan Anda dalam kesabaran sehingga Anda akan mendapatkan keberhasilan seperti apa yang mereka telah dapatkan. Adapun orang yang Allah telah berikan taufiq untuk bersabar ketika ditimpa ujian, sehingga dia menahan dirinya untuk tidak benci terhadap ketentuan tersebut baik dengan ucapan dan perbuatan dan berharap pahala dari Allah, dan dia mengetahui bahwa apa yang dia dapatkan dari pahala karena kesabaran tersebut atas musibah yang menimpanya, bahkan baginya ujian itu menjadi nikmat karena telah menjadi jalan terwujudnya sesuatu yang lebih baik, maka sungguh dia telah melaksanakan perintah Allah dan berhasil meraih ganjaran yang besar dari sisi-Nya.”

Selasa, 16 Oktober 2012

MENGENAL KESUKSESAN DIRI DENGAN TAHAJJUD

Saif Riza AbabilSS/S.Hum bismillahirrohmanirrohim Mari ajukan proposal kebutuhan lita dan masalah kita di waktu tahajjud. ingat saudara-saudaraku, banyak sekali surat-surat Allah buat kita dari segala macam segi kehidupan surat-surat itu Allah Paparkan dan dikhusukan buat manusia yang beriman, orang beriman itu tidak akan suah-tidak akan sedih, tidak akan menderita dan pastinya tidak akan miskin. oleh sebab itu buat kita yang beriman mari kita jaga dengan penjagaan yang terbaik atas semua perintah -perintah yang diwajibkan oleh Allah sekecil Apapun perintah itu jangan diremehkan apa lagi dilalaikan dan ditinggalkan, sebab itu akan berdampak dan berpengaruh besar buat fisik, dan jiwa kita yang ka berpengaruh langsung pada kehidupan dan masa depan kita.juga perhatikan perintah yang di anjurkan dan yang sunnahkan. mari kita mengenal diri kita lewat Istimewanya Tahajjud dengan mengenal manfaatnya tahajjud: Menjauhkan diri dari kelalaian hati. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak). Dibanggakan Allah di hadapan para malaikat. Al-Hasan Al-Bashry Rahimahullah mengatakan, “Apabila seorang hamba tidur lalu bangun untuk bersujud, Allah akan menghiasi mereka dengan malaikat. Dia berfirman: ‘Lihatlahpada hamba-Ku ini, ia beribadah kepada-Ku, merasa senang di sisi-Ku dan dia melakukan sujud.’” (Imam Ahmad, Az-Zuhud). Hati menjadi lapang dan bahagia. Atha Al-Khurasani Rahimahullah mengatakan, “Apabila seseorang melakukan qiyaamullail, maka pada waktu paginya akan merasa bahagia. Apabila tidak mengerjakannya, maka di waktu paginya akan menyesal dan hatinya gelisah.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam Al-Lail). Menyebabkan kemenangan dalam jihad melawan musuh. Ketika pasukan Romawi kalah melawan umat Islam, Hieraclius bertanya kepada para pasukannya, “Menurut kalian, apa yang menyebabkan kalian kalah?” Seorang tua dari pembesar Romawi menjawab, “Karena mereka mengerjakan shalat pada malam hari dna puasa pada siang hari.” (Ibnu Al-Qoyyim bin Asakir, tarikh Dimasyq, 1:143). Menyebabkan masuk surga. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orangorang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyaat 15-18). Meringankan lamanya berdiri pada hari kiamat. Ibnu Abbas ra berkata, ”Barangsiapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir, XXIII:20). Menghapus kejahatan dan mencegah perbuatan dosa. Diriwayatkan dari Abu Umamah Al-Bahili ra, ia mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Hendaklah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adlah kebiasaan orangorang saleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.’” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim) Menyebabkan doa terkabul. Diriwayatkan dari Amru bin Abasah ra, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Paling dekatnya Tuhan kepada hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Bila engkau mampu menjadi orang yang berdzikir (mengingat) kepada Allah pada waktu itu, lakukanlah.” (Diriwayatkan oleh At-Turmudzi). Mendatangkan kecintaan Allah. Diriwayatkan dari Abibarda ra, ia mengatakan Rasulullah bersabda: “Ada 3 macam manusia, Allah mencintai mereka, tersenyum kepada mereka dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk shalat), lalu Allah berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani). Menyebabkan muka berkilau dan bercahaya. Ada orang yang bertanya kepada Hasan Al-Basri ra: “Mengapa orang-orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?” Ia menjawab: “Karena mereka menyendiri bersama Tuhannya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail). Menangkal penyakit fisik. Abu Utsman Al-Khurasan Rahimahullah mengatakan “Qiyaamullail merupakan kehidupan bagi tubuh, cahaya bagi hati, sinar pada penglihatan, dan kekuatan pada anggota tubuh.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail). Selain kesebelas poin di atas, shalat tahajud juga dapat membersihkan jiwa, mendidik jiwa selalu bergantung kepada Allah, menyebabkan kita mendapatkan taufik, pertolongan, dan rahmat-Nya, menjadi penolong di hari kiamat, meringankan beban dan kesulitan besar, serta sejuta dan masih banyak lagi
keutamaan lainnya.

Selasa, 01 Mei 2012

JAMUR TIRAM PANGAN MASA DEPAN / JANGAN TINGGALKAN KESUKSESSAN

OLEH: SAIF RIZA.SS.S.Hum
Jamur adalah tanaman yang sudah banyak dibudidayakan untuk dimanfaatkan. Selama ini kita sudah sering melihat jamur dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Mulai dari restoran-restoran yang besar sampai ke rumah makan yang sederhana sudah menyajikan hidangan jamur sebagai santapan. Rasa jamur setelah dimasak juga cukup enak dan sudah dimodifikasi dalam berbagai macam bentuk penyajian baik jamur sebagai sup, digoreng, disambal dan lain sebagainya. Peluang bisnisnya juga cukup baik namun belum begitu tersebar di seluruh penjuru negeri. Selama ini kita banyak melihat jamur-jamur yang dapat dimanfaatkan itu seperti misalnya jamur tiram, banyak tumbuh di lingkungan sekitar namun dibiarkan begitu saja. Ada 2 kemungkinan mengapa ini terjadi yaitu ketidakpedulian terhadap pemanfaatan jamur dan ketidaktahuan dalam mengolah jamur sehingga memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi. Namun selain memiliki peluang yang masih cukup menjanjikan, ternyata dalam pemanfaatannya memiliki bermacam-macam tantangan, mulai dari tantangan dalam pengolahannya, pendistribusiannya dan juga tantangan di dalam pembudidayaannya. Tantangan dalam pengolahan yaitu bagaimana agar jamur ini dapat dikelola dengan sekreatif mungkin sehingga memiliki nilai jual dan nilai tawar yang tinggi. Kemudian tantangan dalam pendistribusiannya, yaitu bagaimana agar pemanfaatan jamur ini bisa tersebar di seluruh penjuru negeri yang harapannya memang semua orang dapat mengolah dan menjadikannya sebagai salah satu bahan pangan. Terakhir, tantangan dalam pembudidayaanya, yaitu bagaimana agar dalam mengusahakan pananaman dan perbanyakan jamur ini sendiri tidak terhambat oleh kontaminan, hama, penyakit maupun faktor-faktor abiotik seperti suhu, kelembaban, cahaya dan lain-lain. Akan tetapi, kesempatan untuk mengembangkannya masih terbuka lebar. Apalagi orang yang konsen dan mau mengembangkannya masih sedikit. Sudah banyak orang-orang yang sukses dengan budidaya jamur ini, misalnya saja Bapak Triono Untung Piryadi, Raja Jamur Tiram dari Cianjur dan juga Bapak Mudi di Yogyakarta. Banyak cerita sukses yang telah dilalui mereka dan perjuangan mereka dalam mengembangkannya. Poin pentingnya, kondisi iklim di Indonesia ternyata sangat mendukung untuk budidaya jamur tiram. Selain itu, pengusaha jamur tiram sendiri sampai sekarang masih sangat sedikit, padahal di pasar internasional jamur tiram sangat diminati. Selamat mencoba! (*) INILAH SEBENARNYA TANAMAN OBAT DAN PANGAN BERMANFAAT MENUJU INSAN YANG SEMPURNA DAN PENUH BAKTI. Jamur tiram adalah tanaman jamur yang sudah dikenal masyarakat dengan rasanya yang enak menyeruoai daging ayam. Selain itu jamur tiram juga memiliki khasiat , kegunaan lain yang bermanfaat bagi kesehatan . Kita lihat dulu kandungan gizi dari jamur tiram . Komposisi kimia yang terkandung tergantung jenis dan tempat tumbuhnya. Dari hasil penelitian, rata-rata jamur mengandung 19-35 persen protein. Dibanding beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen), ia berkadar protein lebih tinggi. Asam amino esensial yang terdapat pada jamur, sekitar ada sembilan jenis dari 20 asam amino yang dikenal. Yang istimewa 72 persen lemaknya tidak jenuh, jamur juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboflavine), niasin dan biotin. Selain elemen mikro, jamur juga mengandung berbagai jenis mineral, antara lain K, P, Ca, Na, Mg, dan Cu. Kandungan serat mulai 7,4-24,6 persen sangat baik bagi pencernaan. Jamur mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet. Hasil studi di Massachusett University menyimpulkan bahwa riboflavin, asam Nicotinat, Pantothenat, dan biotin (Vitamin B) masih terpelihara dengan baik meskipun jamur telah dimasak. Hasil penelitian dari Beta Glucan Health Center menyebutkan bahwa jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mengandung senyawa Pleuran (di Jepang, jamur tiram disebut Hiratake sebagai jamur obat), mengandung protein (19-30 persen), karbohidrat (50-60 persen), asam amino, vit B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (Niacin), B5 (asam panthotenat), B7 (biotin), Vit C dan mineral Calsium, Besi, Mg, Fosfor, K, P, S, Zn. Dapat juga sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan. Dengan kandungan yang tertera seperti diatas ,sudah tentu jamur tiram memiliki khasiat , manfaat dan kegunaan sebagai penghasil antioksidan ,antitumor, mengobati anemia ,anti kolesterol yang menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh Terdapat ribuan spesies Jamur di dunia ini. Ada Jamur yang merugikan dan menguntungkan bagi manusia. Jamur mempunyai nilai gizi tinggi terutama kandungan proteinnya (15-20 persen berat keringnya). Daya cernanya-pun tinggi (34-89 persen). Sifat nutrisi (kelengkapan asam amino) yang dimiliki oleh jamur lebih menentukan mutu gizinya. Jamur segar umumnya mengandung 85-89 persen air. Kandungan lemak cukup rendah antara 1,08-9,4 persen (berat kering) terdiri dari asam lemak bebas mono ditriglieserida, sterol, dan phoshpolipida. Karbohidrat terbesar dalam bentuk heksosan dan pentosan polimer karbohidrat dapat berupa glikogen, khitin dan sebuah polimer N-asetil glikosamin yang merupakan komponen struktural sel jamur. Khitin merupakan unsur utama serat jamur tiram putih. Jamur juga merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin dan asam askorbat. Vitamin A dan D jarang ditemukan pada jamur, namun dalam jamur tiram putih terdapat ergosterol yang merupakan prekursor vitamin D. Jamur umumnya kaya akan mineral terutama phosphor, mineral lain yang dikandung di antaranya kalsium dan zat besi. Berikut ini jenis dan manfaat jamur bagi manusia : *Jamur Tiram Putih berguna sebagai pencegah hipertensi, mencegah kanker dan mengandung lovastatin (penurun kolesterol). Para ahli di luar negeri telah berhasil mengekstrak Jamur Tiram Putih untuk mengambil senyawa aktif lovastatin. *Jamur lingzhi dipercaya dapat meningkatkan proses metabolisme dan menunda penuaan dini. Dari hasil riset peneliti Jepang, terbukti bahwa ganoderma mengandung 800 – 2000 ppm germanium organik, dimana 4 – 6 kali lebih kuat dari ginseng, selain itu Ganoderma Lucidum juga mengandung polisakarida yang bisa memperkuat system imun. Orang-orang Jepang dan Cina telah membuktikan hal ini, mereka telah mengkonsumsi Jamur ribuan tahun yang lampau. *Jamur Kuping sebagai anti kolesterol dan menetralkan senyawa toksik. Orang-orang Inggris percaya bahwa Jamur Kuping dapat menyembuhkan sakit tenggorokan . Khusus untuk jamur kuping, di samping banyak sekali kegunaannya di dalam susunan menu makanan sehari-hari yakni sebagai pengganti daging, sebagai sayuran, dan sebagai “bahan pengental” (karena mempunyai lendir), juga mempunyai fungsi lain sebagai bahan penetral. Di dalam menu orang Tionghoa sejak dulu kala hingga saat ini, masih ada kepercayaan bahwa lendir pada jamur kuping dapat berkhasiat untuk menetralkan senyawa berbahaya yang terdapat dalam makanan. Karena itu, tidak heran pada jenis makanan yang terdiri dari banyak bahan pangan, selalu ditambahkan jamur kuping. Tujuannya, menetralkan racun jika ada dalam salah satu bahan tadi. *Jamur Merang berguna sebagai pencegah anemia/ kurang darah, kanker dan darah tinggi. Jamur merang juga merupakan sumber dari beberapa macam enzim terutama tripsin yang berperan penting untuk membantu proses pencernaan. Jamur merang dapat juga dijadikan sebagai makanan pelindung karena kandungan vitamin B-kompleks yang lengkap termasuk riboflavin serta memiliki asam amino esensial yang cukup lengkap. *Jamur Shiitake berguna sebagai penghambat pertumbuhan tumor dan kanker sampai 72-92% Shiitake juga dikenal sebagai bahan pangan yang mempunyai potensi sebagai obat. Jamur ini dilaporkan mempunyai potensi sebagai antitumor dan antivirus karena mengandung senyawa polisakarida yang dikenal dengan sebutan lentinan. Shiitake juga dilaporkan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan aktivitas eritadenin yang dimilikinya. Kandungan asam glutamat pada shitake cukup tinggi. Asam amino tersebut berhubungan dengan cita rasa yang ditimbulkan sebagai penyedap makanan. Selain mempunyai kandungan asam glutamat yang tinggi, shiitake juga mengandung 5 ribu nukleotida dalam jumlah besar156,5 mg/100 gram. Manfaat lain jamur bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut: 1. Menurunkan kolesterol darah. 2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 3. Mengatasi gangguan pencernaan dan hati. 4. Kaya vitamin dan mineral serta protein. 5. Melancarkan peredaran darah. 6. Menghambat virus HIV-AIDS. BAGI YANG MAU BUKA USAHA BUDIDAYA INI, KAMI SIAP MEMBANTU KAMI MENYEDIAKAN BIBITNYA, DAN BAGI YANG MAU HANYA MENKONSUMSI SENDIRI ATAU LAGI BUKA WARUNG ATAU MANJADI AGEN PENJUALAN JAMUR TERSEBUT, KAMIPUN SIAP MEMBANTUNYA. 100% JAMUR TIRAM ANNABA' ( AN NAJWAH ABABIL ) SIAP MEMBANTU BILA MAU BERUBAH LEBIH BAIK. HARAGA PERLOG BIBIT JAMUR TERBAIK YANG TIDAK BANYAK KADAR AIRNYA, BILA SAMPAI 5000 LOG KAMI MEMBERI HARGA 3000 DIANTAR KE TEMPATNYA UNTUK KAWASAN JATIM.ATAU ANDA BISA HUB KAMI DI 081235674799 MARI APA YG KITA KERJAKAN NIATKAN UNTUK IBADAH DAN MEMBANTU SESAMA. 3

Rabu, 21 Maret 2012

KEDUDUKAN DAN HAK PEREMPUAN DALAM ISLAM



SEBAGAI KAJIAN WANITA DALAM HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM STT NJ

OLEH SAIF RIZA.SS/S.Hum

SEBAGAI KONSEP MENUJU MENJAGA KESEMPURNAAN WANITA

Sebagai rujukan prinsip dasar masyarakat Islam, Al-Qur’an menunjukkan bahwa pada dasarnya kedudukan laki-laki dan perempuan adalah sama.[1] Keduanya diciptakan dari satu nafs (living entity), di mana yang satu tidak memiliki keunggulan terhadap yang lain. Atas dasar itu, prinsip Al-Qur’an terhadap hak kaum laki-laki dan perempuan adalah sama, di mana hak istri adalah diakui secara adil (equal) dengan hak suami. Dengan kata lain, laki-laki memiliki hak dan kewajiban atas perempuan, dan kaum perempuan juga memiliki hak dan kewajiban terhadap kaum laki-laki. Itulah mengapa Al-Qur’an dianggap memiliki pandangan yang revolusioner terhadap hubungan kemanusiaan, yakni memberikan keadilan hak antara laki-laki dan perempuan. Terlebih jika dikaitkan dengan konteks masyarakat pra-Islam yang ditransformasikannya.[2]
Ajaran Al-Qur’an tentang perempuan umumnya merupakan bagian dari usaha Al-Qur’an untuk menguatkan dan memperbaiki posisi sebagian atau kelompok lemah dalam kehidupan masyarakat Arab pra-Islam. Apa yang menjadi tujuan pokok Al-Qur’an tentang perempuan adalah menghilangkan bagian-bagian yang memperlakukan perempuan secara kejam.[3]
Kedudukan perempuan dalam pandangan ajaran Islam tidak sebagaimana diduga atau dipraktikkan oleh sementara masyarakat. Ajaran Islam pada hakikatnya memberikan perhatian yang sangat besar serta kedudukan terhormat kepada perempuan.[4] Pemahaman ajaran Islam menyangkut perempuan dapat dilihat dari dua segi, yaitu segi asal penciptaannya dan segi hak-haknya dalam berbagai bidang.
1. Asal Penciptaan Perempuan
Konsep tentang asal penciptaan perempuan merupakan isu yang sangat penting dan mendasar untuk dibahas, karena konsep kesetaraan dan ketidak-setaraan laki-laki dan perempuan berakar dari konsep penciptaan ini.[5] Al-Qur’an memang tidak menyebutkan secara terperinci mengenai asal-usul penciptaan perempuan. Namun, Al-Qur’an menolak pandangan-pandangan yang membedakan (lelaki dan perempuan) dengan menegaskan bahwa keduanya berasal dari satu jenis yang sama dan bahwa dari keduanya secara bersama-sama Tuhan mengembangbiakkan keturunannya, baik yang lelaki maupun yang perempuan.[6]
Mengenai penafsiran Surah an-Nisa’ [4] ayat 1, Riffat Hasan (yang pemikirannya sejalan dengan Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha) berpendapat bahwa Adam dan Hawa diciptakan secara serempak dan sama dalam substansinya, sama pula dalam caranya. Jadi, bukan Adam diciptakan terlebih dahulu dari tanah, baru kemudian Hawa dari tulang rusuk Adam.[7]
Di samping itu, Riffat Hasan juga menolak riwayat hadis yang menceritakan asal-usul penciptaan perempuan yang dipahami oleh hampir keseluruhan umat Islam secara keliru bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk Adam. Sebab, pemahaman ini kemudian mengesankan kerendahan derajat kemanusiaan perempuan dibandingkan dengan lelaki. Namun, cukup banyak ulama yang telah menjelaskan makna sesungguhnya dari hadis tersebut.
Tulang rusuk yang bengkok harus dipahami dalam pengertian majazi (kiasan), dalam arti bahwa hadis tersebut memperingatkan para lelaki agar menghadapi perempuan dengan bijaksana. Sebab, ada sifat, karakter, dan kecenderungan perempuan yang tidak sama dengan lelaki, di mana bila tidak disadari akan dapat mengantar kaum lelaki untuk bersikap tidak wajar. Mereka tidak akan mampu mengubah karakter dan sifat bawaan perempuan. Kalaupun mereka berusaha, akibatnya akan fatal, sebagaimana fatalnya meluruskan tulang rusuk yang bengkok.[8]
Kemudian, Al-Qur’an juga mengikis pandangan masyarakat yang mengantar kepada perbedaan antara lelaki dan perempuan. Al-Qur’an mengecam mereka yang bergembira dengan kelahiran seorang anak lelaki tetapi bersedih bila memperoleh anak perempuan.
“Dan, apabila seorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan, hitam-merah padamlah wajahnya dan dia sangat bersedih (marah). Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya itu. (Ia berpikir) apakah ia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup). Ketahuilah, alangkah buruk apa yang mereka tetapkan itu.” (Q.S. an-Nahl [16]: 58-59).
Dengan demikian, terlihat bahwa Al-Qur’an mendudukkan perempuan pada tempat yang sewajarnya serta meluruskan segala pandangan yang salah dan keliru yang berkaitan dengan kedudukan dan asal-usul penciptaannya.
2. Hak-hak Perempuan
Sebagaimana kita ketahui bahwa masih ada sebagian umat Islam yang berlaku zalim dengan melarang perempuan menikmati haknya dalam memperdalam pengetahuan agama, berperan di dunia kerja, dan pergi ke masjid-masjid untuk beribadah atau belajar, padahal itu semua diperbolehkan oleh Islam. Ada juga yang memaksakan perempuan untuk menikah dengan laki-laki yang tidak disukainya, bahkan mewajibkan perempuan terpenjara di dalam rumah seumur hidupnya.[9]
Namun, di balik fenomena tersebut, masih ada fenomena lain yang menarik, sebagian umat Islam menolak mentah-mentah sikap kaku dan tidak manusiawi tersbut. Di antara hak-hak yang dimiliki oleh kaum perempuan menurut pandangan ajaran Islam adalah sebagai berikut.
a. Hak-hak Perempuan dalam Bidang Politik
Jika diteliti dalam Al-Qur’an, ada beberapa ayat yang dapat dijadikan dalil bahwa perempuan memiliki peluang yang sama dengan laki-laki untuk berperan dalam wilayah publik, sebagaimana halnya mereka berperan dalam wilayah domestik.[10] Salah satu ayat yang sering kali dikemukakan oleh para pemikir Islam dalam kaitan dengan hak-hak politik kaum perempuan adalah yang tertera dalam Surah at-Taubah [9] ayat 71 yang berisi gambaran tentang kewajiban melakukan kerja sama antara lelaki dan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan yang dilukiskan dengan kalimat menyuruh mengerjakan yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar. Dengan demikian, setiap lelaki muslim dan perempuan muslimah hendaknya mampu mengikuti perkembangan masyarakat agar masing-masing mereka mampu melihat dan memberikan saran (nasihat) dalam berbagai bidang kehidupan.[11]
Di sisi lain, ayat Al-Qur’an yang juga dijadikan dasar oleh banyak ulama untuk membuktikan adanya hak berpolitik bagi setiap lelaki dan perempuan adalah Surah asy-Syura [42] ayat 38. Di dalamnya terkandung salah satu prinsip pengelolaan bidang-bidang kehidupan secara bersama, termasuk kehidupan politik, yaitu dengan syuuraa (musyawarah). Artinya, setiap warga masyarakat dalam kehidupan bersamanya dituntut untuk senantiasa mengadakan musyawarah.
Atas dasar ini, dapat dikatakan bahwa setiap lelaki ataupun perempuan memiliki hak tersebut, karena tidak ditemukan satu ketentuan agama pun yang dapat dipahami melarang keterlibatan perempuan dalam bidang kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam bidang politik. Bahkan sebaliknya, sejarah Islam menunjukkan betapa kaum perempuan terlibat dalam berbagai bidang kemasyarakatan tanpa kecuali.[12]
Kenyataan sejarah menunjukkan, ada sekian banyak kaum wanita yang terlibat dalam soal-soal politik praktis. Misalnya, Ummu Hani. Ia dibenarkan sikapnya oleh Nabi Muhammad saw. ketika memberikan jaminan keamanan kepada sementara orang musyrik (jaminan keamanan merupakan salah satu aspek bidang politik). Bahkan, Aisyah r.a. terlibat bersama sekian banyak sahabat Nabi dalam beberapa hal serta kepemimpinannya dalam peperangan yang dikenal dalam sejarah Islam dengan nama Perang Jamal atau Perang Unta (656 M), menunjukkan bahwa beliau bersama para pengikutnya itu menganut paham kebolehan keterlibatan perempuan dalam politik praktis sekalipun.[13]
b. Hak-hak Perempuan dalam Memilih Pekerjaan
Perempuan dalam pandangan Islam mempunyai hak untuk bekerja di segala bidang pekerjaan yang legal, sebagaimana laki-laki juga mempunyai hak bekerja di segala bidang pekerjaan yang legal.[14] Kalau kita kembali menelaah keterlibatan perempuan dalam pekerjaan pada masa awal Islam, maka tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa Islam membenarkan mereka aktif dalam berbagai aktivitas. Para wanita boleh bekerja dalam berbagai bidang, di dalam ataupun di luar rumahnya, baik secara mandiri maupun bersama orang lain, dengan lembaga pemerintah ataupun swasta, selama pekerjaan tersebut dilakukannya dalam suasana terhormat dan sopan, selama mereka dapat memelihara agamanya, serta dapat menghindari dampak-dampak negatif dari pekerjaan tersebut terhadap diri dan lingkungannya.[15]
Pekerjaan dan aktivitas yang dilakukan oleh perempuan pada masa Nabi cukup beraneka ragam, sampai-sampai mereka terlibat secara langsung dalam peperangan, bahu-membahu dengan kaum lelaki. Di samping itu, para perempuan pada masa Nabi saw. aktif pula dalam berbagai bidang pekerjaan. Ada yang bekerja sebagai perias pengantin, seperti Ummu Salim binti Malhan yang merias antara lain Shafiyah bin Huyay, istri Nabi Muhammad saw. Ada juga yang menjadi perawat atau bidan, dan lain sebagainya. Dalam bidang perdagangan, nama istri Nabi yang pertama, Khadijah binti Khuwailid, tercatat sebagai seorang yang sangat sukses. Kemudian, istri Nabi saw., Zainab binti Jahsy, juga aktif bekerja sampai pada menyamak kulit binatang, dan hasil usahanya itu beliau sedekahkan. Raithah, istri sahabat Nabi yang bernama Abdullah bin Mas’ud, sangat aktif bekerja, karena suami dan anaknya ketika itu tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarga ini. Al-Syifa’, seorang perempuan yang pandai menulis, ditugaskan oleh Khalifah Umar r.a. sebagai petugas yang menangani pasar kota Madinah.[16]
Demikian sedikit gambaran yang terjadi pada masa Rasulullah saw. dan sahabat beliau menyangkut keikutsertaan perempuan dalam berbagai bidang usaha dan pekerjaan. Tentu saja tidak semua bentuk dan ragam pekerjaan yang terdapat pada masa kini telah ada pada masa Nabi saw. Namun, pada akhirnya para ulama menyimpulkan bahwa perempuan dapat melakukan pekerjaan apa pun selama ia membutuhkannya atau pekerjaan itu membutuhkannya serta selama norma-norma agama dan susila tetap terpelihara.

RUJUKAN, PSIKOLOGI QUR AAN
FIQIH WANITA
SEJARAH WANITA-WANITA TERBAIK DALAM ISLAM

Senin, 27 Februari 2012

KERAJINAN FANEL TERBAIK DAN ONLINE










asalamualaikum....
sauara-sauaraku dan sahabat-sahabtku di bangsa ini.
jika pemimpinmu, jika wakil dan jabat di sekitarmu yang kamu percaya dalam lima tahun agar mengurus dan mengentaskan kemiskinan, penganguran, mereka harus mengurus dan merubah masrakat miskin, terbelakang dan bodoh dll, dengan program-program yang mereka banggakan dan mereka konsep dan janji-janjikan, kenyataanya apa yang mereka program dan perbuat adalah merupakan peti harta yang harus mereka isi sendiri agar mereka kaya raya degan program-programnya agar pajak yang rakyat keluarkan tidak kembali kepada rakyat tapi masik pada upeti mereka sendiri. ini fakta yang ada, oleh sebab itu janganlah tergantung kepada mereka biarlah mereka berkata, berjanji dan berbuat se enaknya, mari kita berkreasi dan mampu merubah kehidupan kita, orang lain dan bisa berbuat baik dengan hasil karaya dan keringat kit, itu lebih mulia dari pada pejabat, DPR, MPR BAHKAN DARI PRESINDEN SEKALIPUN. ANDA AKAN LEBIH TERHORMAT DI HADAPAN ALLAH SWT.
jika anda mau berbisnis kerajinan, mau menjual mau jadi agen dll
kami saat ini mencoba buat lapangan kerja buat masyarakat terutama anak-anak sekolah yang sudah pulang sekolah agar dia punya tabungan untuk masa depan mereka dan maandiri pada akhirnya, sehingga kami mengumpulakn pada mereka untuk belajar, membuat kerajinan, seperti gantungan kunci BROSS dari kain fanel,fiqora dari pelapah pisang, daun dan pasir juga lain sebaginya.
hubunggi kami jika anda ingin menjadi agen dengan niat ibadah.
di no. 081235674799.harga sangat murah harta partai. gantungan kunci, gantungan,HP/TAS juga Bros dari harga 800, 1500 dan 2500. karya kreasi tangan-tangan anak-anak ajaib

Selasa, 20 Desember 2011

AL QUR AN ALAT KOMUNIKASI DALAM MEMBERI EFEK PENGARUH PADA MAHLUK

SAIF RIZAL ABABIL.SS.S.Hum Banyak orang islam memilih konsep atau teori hidup dengan berpegang bahkan membanggakan konsep orang kafir dalam berfikir dan ambil keputusan, pada kebanyakan mereka banyak gagalnya dalam banyak hal padahal teori yang mereka gunakan hanya untuk dirinya bukan untuk orang banyak, kita ummat islam punya landasan dan konsep yang sangat sempurna dan sudah disempurnakan oleh pencipta kita dan alam semesta, apa itu :"? adalah al Qur an dan Rasulullah SAW dengan hadits ucapan dan perbuatannya, sejak manusia diciptakan sampai sekarang ini belum ada yang menandinginya dalam segala hal lini kehidupan, dalam berdagang, berdakwah, dalam politic, dalam berperang, dalam memimpin dalam mendidik dalam keluarga dalam bermacam stratgi dll. kenapa kita tidak mau berjuang untuk mempelarinya dan memilikinya? pada hal ini sudah sah diwariskan kekita?, kekuatan dasar manusia dalam segala hal adalah komuniksi dan tingkah laku yang di kemas dengan nama ahlakul karimah, bicara yang mampu memberi efek positif mampu merubah kehidupan diri dan orang lain bahkan mampu menghidupkan orang yang mau mati, apalagi buat orang yang sehat, komunikasi yang baik mampu merubah orang yang sistem syarafnya yang rusak, gila jadi normal. Dalam perspektif Islam, komunikasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia karena segala gerak langkah kita selalu disertai dengan komunikasi. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi yang islami, yaitu komunikasi berakhlak al-karimah atau beretika. Komunikasi yang berakhlak al-karimah berarti komunikasi yang bersumber kepada Al-Quran dan hadis (sunah Nabi). Dalam Al Qur’an dengan sangat mudah kita menemukan contoh kongkrit bagaimana Allah selalu berkomunikasi dengan hambaNya melalui wahyu. Untuk menghindari kesalahan dalam menerima pesan melalui ayat-ayat tersebut, Allah juga memberikan kebebasan kepada Rasulullah untuk meredaksi wahyu-Nya melalui matan hadits. Baik hadits itu bersifat Qouliyah (perkataan), Fi’iliyah (perbuatan), Taqrir (persetujuan) Rasul, kemudian ditambah lagi dengan lahirnya para ahli tafsir sehingga melalui tangan mereka terkumpul sekian banyak buku-buku tafsir. Komunikasi sangat berpengaruh terhadap kelanjutan hidup manusia, baik manusia sebagai hamba, anggota masyarakat, anggota keluarga dan manusia sebagai satu kesatuan yang universal. Seluruh kehidupan manusia tidak bisa lepas dari komunikasi. Dan komunikasi juga sangat berpengaruh terhadap kualitas berhubungan dengan sesama. Komunikasi Islam adalah proses penyampaian pesan-pesan keislaman dengan menggunakan prinsip-prinsip komunikasi dalam Islam. Dengan pengertian demikian, maka komunikasi Islam menekankan pada unsur pesan (message), yakni risalah atau nilai-nilai Islam,dan cara (how),dalam hal ini tentang gaya bicara dan penggunaan bahasa (retorika). Pesan-pesan keislaman yang disampaikan dalam komunikasi Islam meliputi seluruh ajaran Islam, meliputi akidah (iman), syariah (Islam), dan akhlak (ihsan).Soal cara (kaifiyah), dalam Al-Quran dan Al-Hadits ditemukan berbagai panduan agar komunikasi berjalan dengan baik dan efektif. Kita dapat mengistilahkannya sebagai kaidah, prinsip, atau etika berkomunikasi dalam perspektif Islam. Etika Komunikasi Dalam Alqur’an dan Hadits Soal cara (kaifiyah), dalam Al-Quran dan Al-Hadits ditemukan berbagai panduan agar komunikasi berjalan dengan baik dan efektif. Kita dapat mengistilahkannya sebagai kaidah, prinsip, atau etika berkomunikasi dalam perspektif Islam. Kaidah, prinsip, atau etika komunikasi Islam ini merupakan panduan bagi kaum muslim dalam melakukan komunikasi, baik dalam komunikasi intrapersonal, interpersonal dalam pergaulan sehari hari, berdakwah secara lisan dan tulisan, maupun dalam aktivitas lain. AL-QURAN Dalam berbagai literatur tentang komunikasi Islam kita dapat menemukan setidaknya enam jenis gaya bicara atau pembicaraan (qaulan) yang dikategorikan sebagai kaidah, prinsip, atau etika komunikasi Islam, yaitu: Qaulan Sadida (perkataan yang benar, jujur) QS. An Nisa ayat 9 وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraannya)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar (qaulan sadida)”. Qaulan Baligha (tepat sasaran, komunikatif, to the point, mudah dimengerti) QS. An Nisa ayat 63 أُولَئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُلْ لَهُمْ فِي أَنْفُسِهِمْ قَوْلا بَلِيغًا “Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka Qaulan Baligha –perkataan yang berbekas pada jiwa mereka”. Qaulan Ma’rufa (perkataan yang baik) QS. Al Ahzab ayat 32 يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya] dan ucapkanlah Qaulan Ma’rufa –perkataan yang baik.” Qaulan Karima (perkataan yang mulia) QS. Al Isra’ ayat 23 وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا كَرِيمًا “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan jangan engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perktaan yang baik”. Dari ayat tersebut jelas bahwa kita diperintahkan untuk mengucapkan perkataan yang baik atau mulia karena perkataan yang baik dan benar adalah suatu komunikasi yang menyeru kepada kebaikan dan merupakan bentuk komunikasi yang menyenangkan. Qaulan Layyinan (perkataan yang lembut) QS. Thaha ayat 43-44 اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى فَقُولا لَهُ قَوْلا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun karena benar-benar dia telah melampaui batas. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut”. Dari ayat tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Qaulan Layina berarti pembicaraan yang lemah-lembut, dengan suara yang enak didengar, dan penuh keramahan, sehingga dapat menyentuh hati maksudnya tidak mengeraskan suara, seperti membentak, meninggikan suara. Siapapun tidak suka bila berbicara dengan orang-orang yang kasar. Rasullulah selalu bertuturkata dengan lemah lembut, hingga setiap kata yang beliau ucapkan sangat menyentuh hati siapapun yang mendengarnya. Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, yang dimaksud layina ialah kata kata sindiran, bukan dengan kata kata terus terang atau lugas, apalagi kasar. Ayat di atas adalah perintah Allah SWT kepada Nabi Musa dan Harun agar berbicara lemah-lembut, tidak kasar, kepada Fir’aun. Dengan Qaulan Layina, hati komunikan (orang yang diajak berkomunikasi) akan merasa tersentuh dan jiwanya tergerak untuk menerima pesan komunikasi kita. Dengan demikian, dalam komunikasi Islam, semaksimal mungkin dihindari kata-kata kasar dan suara (intonasi) yang bernada keras dan tinggi. Allah melarang bersikap keras dan kasar dalam berdakwah, karena kekerasan akan mengakibatkan dakwah tidak akan berhasil malah ummat akan menjauh. Dalam berdoa pun Allah memerintahkan agar kita memohon dengan lemah lembut, “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lemahlembut, sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas,” (Al A’raaf ayat 55) Qaulan Maysura (perkataan yang ringan) QS. Al Isra’ ayat 28 وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَةٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُلْ لَهُمْ قَوْلا مَيْسُورًا ”Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhannya yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka Qaulan Maysura –ucapan yang mudah”. dari beberapa ayat ini menunjukan bahwa yang mampu merubah pikiran dan hati agar cendrung percaya, yakin dan bisa berbuat baik adalah allah Swt, kumunikasi yang mampu memberi efek perubahan adalah yang memiliki landasa ilmu dan tauhid yang bersumber pada pencipta alam semesta Hadis Hadts nabi Di dalam hadits Nabi juga ditemukan prinsip-prinsip etika komunikasi, bagaimana Rasulullah saw mengajarkan berkomunikasi kepada kita. Berikut hadits-hadits tersebut: 1. qulil haqqa walaukana murran (katakanlah apa yang benar walaupun pahit rasanya) 2. Kedua, falyakul khairan au liyasmut (katakanlah bila benar kalau tidak bisa, diamlah). 3. Ketiga, laa takul qabla tafakur (janganlah berbicara sebelum berpikir terlebih dahulu). 4. Keempat, Nabi menganjurkan berbicara yang baik-baik saja, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya, “Sebutkanlah apa-apa yang baik mengenai sahabatmu yang tidak hadir dalam pertemuan, terutama hal-hal yang kamu sukai terhadap sahabatmu itu sebagaimana sahabatmu menyampaikan kebaikan dirimu pada saat kamu tidak hadir”. 5. Kelima, selanjutnya Nabi saw berpesan, “Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang…yaitu mereka yang memutar balikan fakta dengan lidahnya seperti seekor sapi yang mengunyah-ngunyah rumput dengan lidahnya”. Pesan Nabi saw tersebut bermakna luas bahwa dalam berkomunikasi hendaklah sesuai dengan fakta yang kita lihat, kita dengar, dan kita alami. Prinsip-prinsip etika tersebut, sesungguhnya dapat dijadikan landasan bagi setiap muslim, ketika melakukan proses komunikasi, baik dalam pergaulan sehari-hari, berdakwah,pendidikan, berpolitic bernegara maupun aktivitas-aktivitas lainnya Sesungguhnya komunikasi merupakan sistem dalam tubuh dan kehidupan manusia. Dalam proses komunikasi hendaklah kita memperhatikan etika-etika dengan baik agar komunikasi tersebut bisa berjalan dengan lancar dan efektif. Dengan harapan apa yang disampaikan mudah diterima dan mendapat respon yang baik pula. Etika-etika tersebut antara lain: dengan perkataan yang benar, mulia, lemah lembut, ringan dan mudah dimengerti. Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan dengan sangat detail bagaimana komunikasi yang baik. Hal tersebut bisa kita lihat di al-quran dan hadits. Secara garis besar, komunikasi yang baik menurut ajaran islam adalah seperti site map di bawah ini. solusi islam sangatlah sempurna beda dengan solusi yang tidak berlandasan tauhid, lebih pada mempengaruhi, sihir yang membuat rusak pada otak lawan komunikasi. beda dengan psikology bahasa yang digunakan oleh Al qur an.bertirik pada rahmatul lilalamin.

Kamis, 18 Agustus 2011

CARA MENYEMBUHKAN BERMACAM PENYAKIT

BISMILLAHIROHMANIROHIM.
ALLHU AKBAR, ALHUMMAHSHOLLI ALAAMUHAMMAD ALHUMMAH SHOLLI ALAIHI WESALIM
fakta nyata semakin zaman berkembang semakin besar pengaruh materialistis pada diri manusia, sehingga banyak tuntuntutan hidup yang harus di bayar mahal, begitu juga kesehatan dan lain sebagainya, dengan tidak tenangnya jiwa dan jasat manusia ini karena banyaknya tuntutan materi menyebakan banyaknya penyakit yang muncul dalam diri tubuhnya, apa lagi di tambah dengan makanan-makanan yang mengandung kimia dan haram, wajarlah sehingga banyak kedokteran yang tidak mampu menyembuhkan dan menyelesaikan permasalahan penyakit di abad modrn ini, kecangihan bukanlah jaminan, bagi orang beriman doa sebelum minum obat adalah kewajiban. oleh sebab itu perlunya jiwa kembali penyerahan diri kepada penciptanya yaitu Allah SWT.
Allah yang maha pengasih dan penyayang tidak akan menurunkan penyakit tidak ada obatnya, penyakit datang disebakan oleh kesalahan diri dan karena dengki mahluk yang lain, apa itu manusia atau jin dan sebangsanya.
setiap penyakit ada obatnya, tergantung doa dan usaha keyakina orang tersebut dalam menyembuhkan dirinya, bahkan kata rasulullah dirimu adalah dokter buat dirimu sendiri.
al Qur an adalah penyembuh dan penawar bermacam penyakit, jika manusia itu mengetahuinya.
enegri positif yg ada pada manusia mampu mentransfer jarak jauh buat menyembuhkan saudara yg lain yg jauh dimana saja.
kalau buatan manusia seperti komputer, internet HP dll, mampu menyentuh dan menguhubungi manusia yg lain yg ada dimana saja, pada hal itu benda mati yg dibuat oleh manusia itu sendiri, bagaimana dengan manusia yang Allah SWt buat tidak adakah kemapuan lebih dari itu?? tentunya bisa lebih berlipat-lipat ganda.
transefer energi dan tenaga positif yg ada pada manusia adalah sesuatu yang pasti bisa, tinggal bagaimana manusia mengali kelebihan dirinya yang Allah berikan kepadanya.insa'Allah jika manusia yakin atas kesembuhannya, insa'allah kami bisa membantu membuka pintunya, sebab jangan tungu hidayah itu datang atau jangan tunggu kesembuhan itu datang, tapi jemputlah hidayah itu dan kesembuhan itu. Allah mempunyai 100 asma'ulusna dan allah berikan pada manusia 99% yg berguna buat kehidupan manusia dunia dan kahiratnya.

Minggu, 07 Agustus 2011

PENGOBATAN SUNNAH NABI RUQIYAH, BEKAM CENTER DAN PSIKKOLOGI QUR AN

media dakwah dizaman serba canggih : BISMILLAHIR RAHMANIRAHIM.ASSLAMUALAIKUM WR.WB.kami persembahkan buat segenap umat manusia, dalam mencari sebuah kesembuhan bermacam penyakit seperti Setruke, hipertensi ( darah tinggi ), diabetes ( kencing manis ) asam urat, dan lain sebagainya.
oleh sebab itu dengan kerendahan hati semoga atas ijin Allah SWT niat kami dalam ridhannya. amin.insa'Allah bisa memberikan yang terbaik buat yang membutuhkan.cal center atau 02216561599, DAN MAAF NO HP KAMI YANG 081235674799 BELUM KAMI URUS KARENA KEMAREN HILANG. Paiton Kab. Probolinggo Jatim.YANG HARUS DILAKUKAN ketika medis kedokteran tak mampu dan bahkan mulai tebak tebakan dalam pengobatan, apa lagi di analisa alat-alat cangih tak mampu menemukan maka segera lakukan rukiyah syar'i yang telah dicontohkan oleh rasulullah SAW. segera lakukan terapi qur ani, baik secara psikologi ataupun secara merukiyyah atau membacakan ayat-ayat al qur an, ini tidak hanya mampu rohaini dan pesilogi seseoarang tapi juga mamPU bisa jadi terapi medis, ingat sabda rasulullah semua penyakit itu ada obatnya.penyakit itu muncul dan terjadi banyak penyebabnya, diantaranya karena reaksi tubuh sendiri, karena ganguan dari mahluk baik jin ataupun manusia, juga karena dosa-dosa diri sendiri.kami sarankan kepada masyarakat muslim sekali-kali jangan lari dan mencari kesembuhan pada para dikun dan para normal apa lagi pada dukun tebak tebakan, itu membahayakan masadepan dunai dan akhirat anda sendiri, cobalah larfi dan kembali pada jalan Allah yang sudah rasulullah contohkan, SAKIT DAN SEMBUH TANPA IJIN ALLAH TIDAK AKAN PERNAH TERJADI, kami juga menyediakan daun dan bibit pohon bidara yang banyak di sebut dalam al qur an yang bis dijaikan media rukiyah syar'iyah, selain sangat ditakuti oleh bangsa jin sebagimana buah kurma ajwa, bidara juga banyak hasiatnya diantaranya mampu menjaga kebersihan tubuh, kebeningan wajah jauh dari jerawat juga masih banyak lagi. lihat berapa hadits tasullauh ini Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Bukhary-Muslim tentang kisah Tsumamah bin Utsal radhiyallahu ‘anhu yang sengaja mandi[2] kemudian menghadap kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam. b. Hadits Qois bin A’shim radhiyallahu ‘anhu : أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ أُرِيْدُ الإِسْلاَمَ فَأَمَرَنِيْ أَنْ أَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ “Saya mendatangi Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam maka Nabi memerintahkan kepadaku untuk mandi dengan air dan daun bidara”. (HR. Ahmad 5/61, Abu Daud no. 355, An-Nasa`i 1/91, At-Tirmidzy no. 605 dan dishohihkan oleh Al-Albany dalam Shohih At-Tirmidzy 1/187). Hadits Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma tentang orang yang jatuh dari ontanya dan meninggal, Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda : اغْسِلُوْهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوْهُ فِي ثَوْبَيْنِ. “Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara dan kafanilah dengan dua baju”. (HR. Bukhary-Muslim). Hadits Ummu ‘Athiyah tatkala anak Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam meninggal, beliau bersabda : اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ سَبْعًا أَوْ أَكْثَرَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ “Mandikanlah dia tiga kali atau lima atau tujuh atau lebih jika kalian melihatnya dengan air dan daun bidara”. (HR. Bukhary-Muslim). hadits ‘Aisyah bahwasanya Asma` bintu Syakal bertanya kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam tentang mandi Haid, maka Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam menjawab : تَأْخُذُ إِحْدَاكُنَّ مَاءَهَا وَسِدْرَهَا فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُوْرَ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتُدْلِكُهُ دَلْكًا شَدِيْدًا حَتَى يَبْلُغَ شُؤُوْنَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا الْمَاءَ ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطَهَّرُ بِهَا. فَقَالَتْ أَسْمَاءُ : وَكَيْفَ أَتَطَهَّرُ بِهَا ؟ فَقَالَ : سُبْحَانَ الله تَطَهَّرِيْنَ بِهَا. فَقَالَتْ عَائِشَةُ : كَأَنَّهَا تَخْفَى ذَلِكَ تَتَبَّعِيْنَ أَثَرَ الدَّمِ. “Hendaklah salah seorang di antara kalian mengambil air dan daun bidara kemudian bersuci dengan sempurna kemudian menyiram kepalanya dan menyela-nyelanya dengan keras sampai ke dasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan air. Kemudian mengambil sepotong kain (atau yang semisalnya-pent.) yang telah diberi wangi-wangian kemudian dia bersuci dengannya. Kemudian Asma` bertanya lagi : “Bagaimana saya bersuci dengannya?”. Nabi menjawab : “Subhanallah, bersuci dengannya”. Kata ‘Aisyah : “Seakan-akan Asma` tidak paham dengan yang demikian, maka ikutilah (cucilah) bekas-bekas darah (kemaluan)”. (HSR. Muslim) Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Bukhary-Muslim tentang kisah Tsumamah bin Utsal radhiyallahu ‘anhu yang sengaja mandi[2] kemudian menghadap kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam. b. Hadits Qois bin A’shim radhiyallahu ‘anhu : أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ أُرِيْدُ الإِسْلاَمَ فَأَمَرَنِيْ أَنْ أَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ “Saya mendatangi Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam maka Nabi memerintahkan kepadaku untuk mandi dengan air dan daun bidara”. (HR. Ahmad 5/61, Abu Daud no. 355, An-Nasa`i 1/91, At-Tirmidzy no. 605 dan dishohihkan oleh Al-Albany dalam Shohih At-Tirmidzy 1/187). Kitab Jenazah Bab Ke-9: Disunnahkan Memandikan dengan Hitungan Ganjil Ummu Athiyah r.a. (seorang wanita Anshar yang turut berbai’at, yang datang ke Bashrah untuk mencari anak nya, tetapi tidak menemukannya 2/74) berkata, “Rasulullah masuk kepada kami ketika kami sedang memandikan putri beliau seraya bersabda, ‘Mandikanlah dengan siraman yang ganjil, yaitu tiga kali, lima kali (tujuh kali), atau lebih banyak dari itu-jika kamu memandang perlu-dengan menggunakan air dan daun bidara. Berilah kapur barus di akhir kalinya.’ Beliau bersabda kepada kami ketika kami hendak memandikannya, ‘Mulailah dengan anggota badan bagian kanan dan anggota-anggota wudhunya. Jika telah selesai, maka beritahukanlah aku.’ Ketika kami telah selesai, kami memberi tahu beliau. Lalu, beliau memberikan sarung beliau kepada kami seraya bersabda, ‘Pakaikanlah (sarung ini) kepada nya.’ (Dan beliau tidak menambah dari itu, dan aku tidak mengetahui putri beliau yang mana dia itu). Kami sisir dia (dan dalam satu riwayat: lalu kami ikat rambutnya) tiga ikatan. (Dan dalam satu riwayat: Ummu Athiyah berkata, ‘Mereka uraikan rambutnya, kemudian mereka mandikan, lalu mereka ikat menjadi tiga.) (Sufyan berkata, ‘Pada dua ubun-ubunnya dan dua tanduknya.’ 2/75). Lalu, kami letakkan rambutnya ke belakang.” (Dan Ayyub memperkirakan agar memakaikan pakaian beliau kepadanya. Begitulah Ibnu Sirin memerintahkan agar mayat wanita dikenakan padanya pakaian dan tidak dipakaikan sarung padanya). Bab Ke-20: Memberikan Harum-haruman kepada Mayat Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Mengenai orang yang terjatuh dari kendaraannya kemudian meninggal, mandikanlah ia dengan air dan daun bidara, dan kafankanlah dengan dua lapis kainnya.” Muttafaq Alaihi. 4:yakni dengan kedua pakaian ihramnya. Saat itu ia sedang wuquf di Arafah pada haji wada’. Kelanjutan sabda beliau adalah: Janganlah kamu membalsamnya dan jangan menutupi kepalanya, karena sesungguhnya Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat sebagai orang yang bertalbiyah). Didala Al-Quran pohon bidara disebutkan di beberapa ayat: 56. AL WAAQI’AH (HARI KIAMAT) ayat 28 berada di antara pohon bidara yang tak berduri, 34. SABA‘ (NEGERI SABA) Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr / bidara . 53. AN NAJM (BINTANG (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Itulah beberapa hadits dan ayat Al-Quran yang didalamnya menyebutkan daun bidara maupun pohon bidara daun biara yang dirukiyah manfaat dan kedahsatannya akan lebih besar. karena tanpa dirukiyah saja bidara ini sudah punya hasiat diantaranya : Ciri-ciri daun dari pohon bidara berbentuk lingkaran atau elips kecil serta berwarna hijau dengan permukaan yang mengkilap. Seluruh sisi daun mempunyai garis-garis daun yang tampak sangatlah jelasnya. Berikut manfaat pengobatan daun bidara bagi kesehatan dan kecantikan : 1. Menyembuahkan pilek, influenza, dan HIV/AIDS Daun bidara memiliki kandungan senyawa antibakterial, hingga sangatlah efisien untuk menyembuhkan penyakit disebabkan bakteri maupun virus, sebagaimana pilek, influenza, flu babi, flu burung serta malahan HIV/AIDS. 2. Antioksidan yang tinggi Daun bidara memiliki kandungan senyawa antioksidan yang sangatlah tinggi, kandungan inilah yang sangatlah efisien untuk melindungi kesehatan badan kita dari beragam jenis penyakit. 3. Menyembuahkan berbagai penyakit lambung Daun bidara dapat menyembuhkan penyakit lambung, diantaranya tukak lambung, maag serta malahan kanker lambung. 4. Menyembuhkan penyakit perkembangan jaringan abnormal Daun bidara sangatlah bermanfaat untuk menghindar serta menyembuhkan penyakit perkembangan jaringan abnormal, sebagaimana kanker, tumor, kista serta masih banyak lagi. 5. Menghindar serta menyembuhkan penyakit kardiovaskuler Dapat menghindar serta menyembuhkan penyakit kardiovaskuler yang sangatlah beresiko. 6. Menyembuhkan permasalahan mulut Daun bidara sangatlah bermanfaat untuk menyembuhkan permasalahan mulut, sebagaimana sariawan, bibir pecah-pecah, gusi berdarah serta masih banyak lagi. 7. Melakukan perbaikan sel Daun bidara sangatlah bermanfaat untuk melakukan perbaikan beberapa sel organ yang alami rusaknya, hingga organ itu bisa bekerja dengan cara optimal. 8. Menangani permasalahan kewanitaan Daun bidara yang masih muda serta fresh sangatlah bermanfaat untuk menangani permasalahan kewanitaan, sebagaimana keputihan, haid tak normal serta masih banyak lagi. 9. Menangani permasalahan kewanitaan Kandungan mineral kalsium yang sangatlah tinggi pada daun bidara, jadi bakal sangatlah efisien untuk memperkuat serta menangani permasalahan kewanitaan. 10. Menyembuhkan demam Daun bidara sangatlah berguna untuk menyembuhkan demam panas maupun dingin, baik pada orang dewasa maupun anak-anak balita. 11. Mengatasi bisul dan ambeien Daun bidara sangatlah bermanfaat untuk menangani bisul maupun ambeien pada dubur. 12. Menangani ejakulasi awal atau lemah syahwat Daun bidara sangatlah bermanfaat untuk menangani ejakulasi awal atau lemah syahwat. 13. Mengatasi peradangan Manfaat daun bidara untuk kulit sangatlah efisien untuk menangani peradangan pada ruang kulit maupun organ pada badan. 14. Menghindar diabetes Kandungan senyawa yang diketemukan dalam daun bidara kering nyatanya juga dapat membuat perlindungan badan dari rusaknya system penyusunan kandungan gula. Perihal ini pula yang mengakibatkan penggunaan daun bidara kering untuk penyembuhan diabetes dapat dibuktikan ampuh. Diabetes dapat berlangsung lantaran badan tidak dapat mengatur kandungan gula dalam darah, rusaknya system insulin pada badan bakal mengakibatkan menyebabkan dapat sebagian kemungkinan penyakit lain sebagaimana ginjal serta jantung. Daun bidara kering yang dikonsumsi sebagaimana teh dapat menstabilkan kandungan gula dalam darah serta mengatur system perlindungan pada penyusunan produksi insulin. 15. Menangani tanda-tanda depresi Manfaat daun bidara nyatanya juga efisien untuk menangani rasa kuatir yang kerap nampak sebagai tanda-tanda depresi. Senyawa yang dihasilkan dari ekstrak daun bidara dapat memberi dampak nyaman. 16. Memudahkan luka bakar Manfaat daun bidara untuk menyembuhkan luka bakar pertama kalinya di dapatkan di India. Daun bidara yang masih fresh dapat memberi dampak dingin pada kulit yang terbakar. Selain itu senyawa yang ada pada daun bidara dapat menghindar luka bakar jadi sisa pada kulit. Jadi, bila alami luka bakar kecil serta masih dapat diobati sendiri, jadi carilah sebagian lembar daun bidara fresh yang masih hijau. Bersihkan bersih serta tempelkan pada kulit yang terserang luka bakar. 17. Mempercepat pengobatan luka Luka yang karena sebab jatuh, lecet, luka gores nyatanya dapat juga sembuh dengan menggunakan daun bidara. Senyawa anti inflamasi dalam daun bidara, dapat menjadikan kulit yang terluka lebih cepat sembuh. Daun bidara dipakai sebagai obat luka yaitu daun bidara kering yang telah di proses jadi bubuk. Campur daun bidara dengan sedikit air sampai jadi pasta selepas itu berikan di bagian yang terluka. 18. Menjaga kulit kering Kulit muka yang kering kerap mengakibatkan rasa tidak yakin diri. Selain itu kulit kering lebih tampak kusam serta tidak tertangani. Untuk menangani permasalahan ini jadi, dapat menggunakan masker dari daun bidara, langkahnya : Leburkan daun bidara yang masih hijau serta segar Campur dengan sedikit air Pakai masker ini ke sisi muka, tangan ataupun kaki Masker dapat juga digabung dengan madu atau perasan jeruk lemon Bersihkan dengan air hangat serta berikanlah pelembab sesuai sama jenis kulit Lihat hasilnya selepas 3 sampai 4 kali penggunaan 19. Dapat meremajakan beberapa sel kulit baru Untuk Anda yang mau senantiasa tampil awet muda serta terlepas dari penuaan dini, jadi daun bidara bisa wujudkan itu seluruhnya. Manfaat daun bidara untuk kecantikan sangatlah besar sekali. kandungan nutrisi pada daun herbal satu ini diakui dapat meningkatkan pergantian beberapa sel kulit baru dengan cara optimal. Hingga menjadikan Anda bakal tampil awet muda serta terlepas dari beragam masalah kesehatan kulit. 20. Menangani permasalahan lingkaran hitam mata Daun bidara dengan cara efisien dapat menangani permasalahan jerawat serta lingkaran hitam di bagian mata. Untuk menjaga kecantikan dengan daun bidara dapat memakainya jadi masker, langkahnya : Leburkan daun bidara jadi bubuk Lalu campur dengan air sampai jadi masker Gunakan masker dengan cara rata ke sisi wajah Biarlah sebagian ketika sampai kering Basuh muka dengan air hangat selepas seluruhnya susunan masker kering Untuk memperoleh hasil optimal jadi dapat memakinya dengan teratur sepanjang 2 x dalam satu minggu. 21. Bisa tingkatkan kesehatan serta kesuburan rambut Daun herbal tradisional satu ini dapat sangatlah berguna untuk kesehatan serta kecantikan rambut. dari mulai melembabkan rambut, menguatkan rambut, menghindar kerontokan, menghitamkan rambut serta masih banyak lagi. untuk memperoleh seluruhnya manfaat daun bidara untuk rambut itu, Anda dapat menghaluskan daun ini serta memakai sebagai hair mask selepas mandi atau keramas. 22. Menyembuhkan jerawat Khususnya untuk remaja yang kerap mengeluhkan banyak jerawat di muka mereka, lainnya itu daun bidara ini bisa kurangi minyak dari kulit muka untuk yang berwajah senantiasa berminyak.
Dan saya menganggap pohon bidara adalah pohon paling unik, karena dapat kita temui baik di alam dunia maupun alam akhirat.
wessalam.wb.wb.